2026年9月10日

Hitung Mundur Menuju “KTT Trump-Putin”: Trump Berangkat ke Alaska, Putin Kunjungi Timur Jauh Sebelum Pertemuan

Pada 15 Agustus waktu Beijing, Gedung Putih mengumumkan bahwa Presiden AS Donald Trump berangkat dar...

Pada 15 Agustus waktu Beijing, Gedung Putih mengumumkan bahwa Presiden AS Donald Trump berangkat dari Washington pada pagi hari menuju Anchorage, Alaska, untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan puncak yang sangat dinantikan, “KTT Trump-Putin.” Pihak Rusia menyebutkan bahwa sebelum pertemuan, Putin akan terlebih dahulu mengunjungi Magadan di wilayah Timur Jauh Rusia untuk melakukan inspeksi.

Trump Akan Memberi Sambutan dengan Kehormatan Tertinggi

Menurut NBC, pertemuan akan diadakan di Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson di Anchorage. Trump akan secara pribadi menyambut Putin di lokasi pertemuan dan telah menyiapkan karpet merah di pangkalan militer tersebut sebagai bentuk penghormatan diplomatik tertinggi.

Jadwal resmi Gedung Putih:

  • Berangkat: 15 Agustus pukul 6:45 pagi waktu Washington (18:45 waktu Beijing) — Trump meninggalkan Gedung Putih menuju Anchorage
  • Pertemuan: Pukul 11:00 waktu setempat (03:00 waktu Beijing, 16 Agustus) — Trump dan Putin menghadiri agenda bilateral
  • Meninggalkan Anchorage: Pukul 17:45 waktu setempat (09:45 waktu Beijing, 16 Agustus)

Agenda Utama: Krisis Ukraina

Penasihat Presiden Rusia Yuri Ushakov sebelumnya menyatakan bahwa kedua pemimpin akan terlebih dahulu mengadakan pertemuan tatap muka, diikuti dengan pembicaraan lanjutan bersama delegasi masing-masing, dengan fokus utama menyelesaikan krisis Ukraina.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa pada 15 Agustus, Putin akan memeriksa produksi industri di Magadan, menyebutnya sebagai “inspeksi komprehensif” terhadap wilayah tersebut. Ia menegaskan bahwa presiden tidak pernah melewatkan kesempatan untuk menangani urusan daerah selama kunjungan resmi. Setelah inspeksi, Putin akan menuju Alaska untuk membahas hubungan Rusia-AS.

Rusia: Tidak Akan Berspekulasi Sebelum Pertemuan

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan pada 14 Agustus bahwa Moskow tidak akan berspekulasi tentang hasil pertemuan sebelum dimulai. Lavrov menegaskan bahwa posisi Rusia sudah jelas dan akan disampaikan kepada pihak AS dengan argumen yang kuat.

Ia menambahkan bahwa selama kunjungan utusan khusus AS untuk urusan Timur Tengah, Amos Hochstein, ke Rusia baru-baru ini, kedua pihak telah membuat kemajuan besar, dan Rusia berharap dapat melanjutkan “dialog yang sangat konstruktif” ini dalam pertemuan puncak.

Lavrov dan Duta Besar Rusia untuk AS Anatoly Antonov telah tiba di Anchorage untuk menghadiri pertemuan. Seiring semakin dekatnya jadwal kedua pemimpin, dunia menantikan dialog penting ini yang berpotensi memengaruhi situasi global secara signifikan.

接著讀