Perusahaan Jepang Kembali Minta Maaf: Kawasaki Heavy Industries Akui Pemalsuan Data Lebih dari 30 Tahun, Menyeret Ratusan Kapal dan Kapal Selam
Kementerian Pertahanan Jepang mengumumkan pada Jumat pekan lalu bahwa Kawasaki Heavy Industries akan...
Kementerian Pertahanan Jepang mengumumkan pada Jumat pekan lalu bahwa Kawasaki Heavy Industries akan dikenai larangan mengikuti tender pengadaan selama 2,5 bulan.
Pada hari yang sama, Kawasaki merilis laporan tambahan terkait kasus manipulasi data uji mesin kapal. Dalam laporan tersebut, perusahaan mengakui bahwa mesin kapal selam yang diproduksi untuk Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (Japan Maritime Self-Defense Force/JMSDF) juga terseret, khususnya dalam bentuk pemalsuan data efisiensi bahan bakar.
Kawasaki menyatakan bahwa pada mesin kapal selam untuk JMSDF, data pengujian performa konsumsi bahan bakar terbukti dipalsukan, dan praktik pelanggaran ini berlangsung selama lebih dari 30 tahun.
Sebelumnya, pada Agustus 2024, Kawasaki juga pernah mengakui adanya tindakan tidak semestinya berupa pengubahan data uji mesin kapal, dengan total mesin kapal yang terdampak mencapai 673 unit.
Hasil penyelidikan menunjukkan, seluruh 25 kapal selam aktif yang saat ini dioperasikan JMSDF menggunakan mesin produksi Kawasaki. Perusahaan sebelumnya bersikeras bahwa produknya tidak memiliki masalah keselamatan apa pun.
Namun, setelah diverifikasi, terungkap bahwa dalam periode 1988 hingga 2021, sebanyak 66 mesin kapal selam yang diserahkan Kawasaki kepada Kementerian Pertahanan semuanya mengandung pemalsuan data konsumsi bahan bakar.
Laporan investigasi Kementerian Pertahanan menyebutkan bahwa pada tahap uji coba, tingkat konsumsi bahan bakar yang terukur pada sebagian besar kasus tidak memenuhi standar yang ditetapkan militer. Laporan itu juga menyoroti dugaan adanya kolusi lintas departemen internal perusahaan untuk menutup-nutupi pemalsuan tersebut dalam jangka panjang.
Menanggapi temuan ini, Presiden Direktur Kawasaki, Yasuhiko Hashimoto, membungkuk meminta maaf dalam konferensi pers dan menyampaikan pernyataan penyesalan. Ia menegaskan perusahaan akan memperkuat langkah korektif dan pencegahan guna memulihkan kepercayaan publik, serta mempertimbangkan sanksi disipliner bagi pihak terkait. Larangan tender ini dijadwalkan berlaku mulai Jumat ini hingga 11 Maret tahun depan.
Di sisi lain, terkait detail hukuman dalam skandal suap, Kementerian Pertahanan juga mengumumkan hasil penindakan: dari 11 personel JMSDF yang terlibat, tiga bintara yang bertugas di basis pemeliharaan dan suplai kapal—serta mengawasi kontrak dengan perusahaan galangan—dijatuhi sanksi skorsing.
Sementara itu, delapan personel kapal selam lain (gabungan yang masih aktif dan yang sudah pensiun) dikenai pemotongan gaji selama satu bulan: empat orang dipotong 1/6 gaji, tiga orang gajinya diturunkan 10%, dan satu awak kapal—setelah pemotongan 20%—telah mengajukan pengunduran diri.
Sebagai salah satu produsen peralatan pertahanan inti Jepang, kombinasi skandal pemalsuan data konsumsi bahan bakar dan suap, ditambah sanksi larangan tender, menjadi pukulan berat bagi reputasi Kawasaki Heavy serta lini bisnis pertahanannya.
Menariknya, dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan-perusahaan Jepang memang kerap terseret kasus pemalsuan. Di industri otomotif, Toyota, Mazda, Yamaha, Honda, dan Suzuki dilaporkan terlibat dalam pemalsuan kolektif pada proses sertifikasi mesin. Sementara itu, operator kereta penumpang terbesar Jepang, East Japan Railway Company, serta raksasa industri Keio Heavy Industries juga ikut tersandung kontroversi pemalsuan yang mengguncang industri.
Sejumlah warganet pun menyindir, “Semangat ketukangan Jepang kini berubah menjadi ‘semangat membungkuk’,” dan menilai reputasi industri Jepang perlahan terkikis oleh rentetan skandal pemalsuan yang terus bermunculan.
Helikopter Mi-8 yang Hilang Dikonfirmasi Jatuh di Timur Jauh Rusia, Tim SAR Dikerahkan
Kementerian Darurat Rusia mengonfirmasi bahwa helikopter Mi-8 yang sebelumnya dilaporkan hilang di wilayah Timur Jauh telah jatuh di Krai Khabarovsk. Helikopter tersebut membawa lima orang, terdiri dari tiga awak dan dua teknisi. Tim penyelamat sedang menuju lokasi kecelakaan.
Football News: Xi’an Gelar Lagi Turnamen Tim Nasional Setelah 9 Tahun – Liga Profesional dan Stadion Modern Segera Menyusul
Pekan ini, Kualifikasi Piala Asia U23 resmi dimulai, dan Timnas U22 Tiongkok akan berlaga di Xi’an. ...
Warisan Sang Elang: Putri Pilot Tempur yang Bangkit dari 2 Kemenangan dalam 18 Laga hingga Meledak Lewat Siaran Langsung Bergaya Abstrak
Pada 19 Oktober waktu Beijing, pemain Go wanita terkenal, Zhan Ying, tampil dalam wawancara eksklusi...
Di Bawah Bayang Tarif Trump, “Gratis Pengembalian” Mulai Hilang
Dari Amazon hingga Zara, ritel AS mulai kenakan biaya pengembalian Label “Free Returns” perlahan men...
Roy Chiu tak pernah menyangka, baru tiga hari setelah pernikahan, Tiffany Hsu sudah dibanjiri fitnah hanya karena satu foto
Pernikahan megah di Mandarin Oriental Taipei pada 28 November tampaknya akan menjadi momen paling be...
Siapa Pabrikan Mobil Terkuat di 2026? Kami Merangkum 13 Merek yang Layak Diunggulkan—serta yang Perlu Diwaspadai karena Tertinggal
Baru saja melewati 2025, industri otomotif China terlihat jelas memasuki babak baru. Setelah beberap...
Sushiro Melaju Menuju Kemenangan Tanpa Perlawanan
Di saat banyak merek kuliner nyaris “mengecil” dan memilih serba hati-hati agar tidak jadi sasaran k...
Kabar Beredar: TSMC Dikabarkan Akan Pangkas 15% Kapasitas Proses Matang di Fab 14 dalam Tiga Tahun ke Depan
IT Home melaporkan pada 24 Januari bahwa lembaga riset Counterpoint, pada Kamis pekan ini, memperkir...
Pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026 Picu Gelombang Kritik karena Nuansa “Janggal”, Sorotan Penonton Tertuju pada Gerak Bibir Penyanyi Kelas Dunia
Seorang penyanyi kelas dunia yang tampil di upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026 Milano–Cor...
Kara Hui Ying-hung Wajah Dijahit 89 Jahitan, Lebih dari 100 Luka di Tubuh — “Ratu Laga” Resmi Umumkan Pensiun
Aktris senior Hong Kong Kara Hui, yang dikenal sebagai “ratu film laga” di industri perfilman Hong K...
Jin BTS Raih Keuntungan Lebih RM23 Juta Hasil Penjualan Rumah Mewah di Seoul
(Seoul, 1 Ogos) Anggota BTS, Jin, sekali lagi menjadi perhatian selepas dilaporkan meraih keuntungan...