2026年9月10日

Pemain Jepang terdiam 21 detik saat diminta menilai tim China—pelatih berbisik mengingatkan: “Tetap hormat.”

Final Piala Asia U23 sudah di depan mata, dan baik China maupun Jepang sama-sama bersiap menghadapi ...

Final Piala Asia U23 sudah di depan mata, dan baik China maupun Jepang sama-sama bersiap menghadapi pertarungan sengit. Pada Jumat sore, pelatih kepala Jepang U23, Go Oiwa, bersama bek Ren Umeki, hadir dalam konferensi pers resmi jelang laga. Di sesi tersebut, reaksi Umeki saat diminta menilai China menjadi sorotan dan cukup mengejutkan banyak pihak.

Jepang melaju ke partai puncak dengan performa yang sangat meyakinkan: 12 gol tercipta hanya dalam lima pertandingan. Menjelang final, sebagian besar media dan sejumlah bandar taruhan pun nyaris kompak menjagokan Jepang sebagai kandidat terkuat juara. Di internal tim, nuansa optimistis juga sangat terasa. Dalam berbagai wawancara, pemain Jepang umumnya menyatakan target mereka jelas—harus membawa pulang trofi.

Namun, rasa percaya diri yang terlampau tinggi ini tampaknya menimbulkan tanda tanya: apakah Jepang benar-benar sudah mempelajari kekuatan China dengan serius? Dalam konferensi pers kemarin, ketika seorang jurnalis menanyakan bagaimana Umeki menilai penampilan China, sang pemain terlihat langsung kebingungan. Wajahnya sempat tampak canggung, dan ia seperti tidak tahu harus menjawab apa—seolah-olah ia belum memiliki gambaran yang jelas tentang tim China.

Setelah terdiam hampir 13 detik, Umeki mendekatkan mulut ke mikrofon, bersiap memberi jawaban, tetapi tetap kesulitan merangkai kata. Melihat situasi itu, pelatih Go Oiwa segera turun tangan untuk meredakan suasana. Dengan suara pelan, ia mengingatkan Umeki: “Saat menghadapi China, tetaplah menghormati, dan jalankan gaya bermain kita.”

Mendengar arahan tersebut, Umeki mengangguk berkali-kali, lalu tersenyum dan menjawab pertanyaan wartawan. “Pertama-tama, kami akan menjaga sikap hormat saat menghadapi China,” ujarnya. “Kami berharap bisa memainkan sepak bola kami sendiri.” Secara total, sejak pertanyaan diajukan hingga ia mulai menjawab, Umeki membutuhkan sekitar 21 detik.

Sementara itu, kapten Jepang, Rion Ichihara, juga menunjukkan kepercayaan diri tinggi dalam wawancara dengan media Jepang. “Saya rasa kami tidak akan kalah,” katanya. “Kami punya hasrat yang sangat kuat untuk menjadi juara, dan kami akan benar-benar menguasai bola.”

接著讀