Gelar Asia ke-4 Malam Ini? Timnas China Pernah Juara 3 Kali—Gao Hongbo Raih Sepatu Emas, Wang Dalei Jadi MVP
Pada pukul 23.00 waktu Beijing, 24 Januari, Timnas Tiongkok U23 akan menghadapi Jepang dalam duel kr...
Pada pukul 23.00 waktu Beijing, 24 Januari, Timnas Tiongkok U23 akan menghadapi Jepang dalam duel krusial untuk memulai langkah besar menuju gelar Piala Asia U23. Jika sukses, mereka akan menambah lembar baru dalam sejarah—karena sebelumnya, tim nasional putra Tiongkok di berbagai kelompok usia sudah tiga kali menjuarai kompetisi tingkat Asia.
Gelar pertama datang pada tahun 1985. Saat itu, tim muda Tiongkok di bawah arahan pelatih kepala Zhang Zhicheng terbang ke Uni Emirat Arab untuk berlaga di ajang Kejuaraan Remaja Asia (format turnamen kala itu sangat ringkas, hanya diikuti empat tim). Di lini depan, penyerang berusia 19 tahun, Gao Hongbo, menjadi tumpuan utama, bersama nama-nama yang juga dikenal para penggemar seperti Li Hui dan Gong Lei.
Perjalanan mereka mulus: menang tipis 1–0 atas UEA, bermain imbang 2–2 melawan Arab Saudi, lalu menutup fase pertandingan dengan kemenangan 2–1 atas Thailand. Rekor tak terkalahkan—dua menang dan satu imbang—mengantarkan Tiongkok meraih gelar juara sekaligus tiket ke Kejuaraan Dunia Junior. Ini juga menjadi kali pertama sepak bola putra Tiongkok menjuarai turnamen Asia di level mana pun. Gao Hongbo tampil luar biasa dengan memborong seluruh lima gol timnya dan mengamankan Sepatu Emas.
Gelar kedua hadir pada 1992 di Piala Asia U16 yang digelar di Arab Saudi. Skuad Tiongkok U16 saat itu dihuni pemain-pemain yang kelak menjadi andalan tim senior, seperti Qu Shengqing, Li Xiaopeng, dan Yu Genwei—dua nama terakhir bahkan kemudian tampil di panggung Piala Dunia. Pada fase grup, Tiongkok menang 1–0 atas Thailand, menang 1–0 atas Qatar, dan imbang 1–1 melawan UEA untuk finis sebagai juara grup. Li Xiaopeng menjadi penentu di dua laga awal, masing-masing mencetak gol kemenangan.
Di babak gugur, performa mereka makin meyakinkan. Pada semifinal, Tiongkok mengalahkan Arab Saudi 4–1, dengan Yu Genwei mencetak dua gol. Di final, mereka kembali bertemu Qatar; Li Xiaopeng kembali mencatatkan namanya di papan skor. Setelah bermain imbang 2–2 hingga 120 menit, Tiongkok akhirnya menang 6–5 lewat adu penalti untuk merebut gelar U16 Asia pertama mereka dan memastikan tiket ke Piala Dunia U16.
Gelar ketiga diraih pada 2004, ketika Piala Asia U16 berlangsung di Jepang. Generasi tersebut dihuni sederet pemain yang kemudian dikenal luas di level senior, seperti Wang Dalei, Yang Xu, Yu Dabao, Deng Zhuoxiang, dan Li Xuepeng. Di fase grup, Tiongkok mengalahkan Thailand 2–1, menang 2–1 atas Korea Utara, dan kalah 1–3 dari Jepang—namun tetap lolos sebagai pemuncak grup.
Pada perempat final, gol Zhu Yifan membawa Tiongkok menang 1–0 atas Oman. Lalu di semifinal, mereka tampil dominan dengan kemenangan 3–0 atas Iran: Yang Xu membuka skor, sementara Huang Jie mencetak dua gol. Di final, Tiongkok kembali menang tipis 1–0 atas Korea Utara untuk mengunci gelar juara dan meraih tiket ke Piala Dunia U16. Wang Weilong mencetak gol satu-satunya di laga puncak, sementara kiper Wang Dalei dinobatkan sebagai MVP turnamen.
Menariknya, pada 2004 itu pula sepak bola putra Tiongkok sempat membidik “treble” di Asia, tetapi akhirnya harus puas nyaris saja. Di final Piala Asia, sebuah keputusan handball yang kontroversial menjadi titik balik, dan Tiongkok kalah 1–3 dari Jepang. Di final Kejuaraan Remaja Asia, mereka kembali harus mengakui keunggulan Korea Selatan dengan skor 0–2 dan finis sebagai runner-up.
Kini, 22 tahun berselang, sepak bola putra Tiongkok kembali menatap peluang untuk meraih gelar Asia keempat—dan kali ini, sorotan tertuju pada Timnas U23. Apakah mereka bisa menorehkan sejarah malam ini saat menghadapi Jepang? Kita tunggu bersama.
Trik Hebat Wang Ziru! Ubah Pengaturan HP, Hilangkan Iklan Pop-up App?
16 November, pendiri ZEALER Wang Ziru membagikan tips mengejutkan saat livestream untuk mengatasi ma...
Jumlah Gerai MINISO Tembus 8.000 di Seluruh Dunia; Laba Bersih Kuartal III Naik 12%
(Hong Kong, 21)MINISO, perusahaan ritel gaya hidup dan mainan tren yang terdaftar di Hong Kong, mela...
Moutai Tembus RMB 180 Miliar: Langkah Strategis Tinggalkan Sistem Distribusi
Baru dua bulan menjabat, Ketua Maotai, Chen Hua, kembali meluncurkan langkah besar yang langsung men...
Lima klub top Liga Super Tiongkok sebagian besar telah memastikan pelatih kepala mereka
pelatih Australia Aloisi akan memimpin Chengdu Rongcheng, sedangkan pelatih Inggris Montgomery ditun...
Negosiasi membuahkan hasil: AS memangkas tajam tarif untuk 13 merek pasta
(Roma, 2 Jan) Pemerintah Italia pada Kamis menyatakan bahwa Amerika Serikat memutuskan untuk menurun...
Terbang Menjauh dari Bumi Hampir Setengah Abad, Ia Masih Terus Mengirimkan Sinyal Pulang
Voyager 1—wahana antariksa terjauh yang pernah dibuat manusia—pernah diprediksi akan benar-benar “me...
Vivian Hsu Terkejut Saat Kepala Shower Tiba-tiba Meledak Semburan Air Sangat Kuat, Hampir Melukai Tulang Rusuk
(Taipei, 11) Artis asal Taiwan, Vivian Hsu, baru-baru ini mengalami kejadian mengerikan yang nyaris ...
Kota Kedua di China dengan GDP 5 Triliun Yuan — Beijing Menyusul Shanghai
Pada 2025, dua kota besar China menorehkan tonggak ekonomi: GDP Shanghai mencapai 5,67 triliun yuan,...
Miliarder Vietnam Janji Bonus Fantastis Jika Menang Lawan Korea, Pelatih Pusing
Sebelum semifinal U23 Asia melawan China, dua pengusaha Vietnam menjanjikan hadiah besar: jika tim m...
Meta Reality Labs PHK Ribuan Karyawan, Musim Dingin VR Tiba?
27 Januari, Meta melalui Reality Labs melakukan pemutusan hubungan kerja besar-besaran, memangkas 10...
Hentikan 4 kekalahan beruntun! Piala FA: Chelsea FC menang telak 7-0 atas tim League One dan lolos semifinal, Estevao Willian cetak gol dan assist
Pada perempat final Piala FA, 5 April, Chelsea tampil luar biasa dengan menghancurkan Port Vale 7-0 ...