2026年9月10日

Gelar Asia ke-4 Malam Ini? Timnas China Pernah Juara 3 Kali—Gao Hongbo Raih Sepatu Emas, Wang Dalei Jadi MVP

Pada pukul 23.00 waktu Beijing, 24 Januari, Timnas Tiongkok U23 akan menghadapi Jepang dalam duel kr...

Pada pukul 23.00 waktu Beijing, 24 Januari, Timnas Tiongkok U23 akan menghadapi Jepang dalam duel krusial untuk memulai langkah besar menuju gelar Piala Asia U23. Jika sukses, mereka akan menambah lembar baru dalam sejarah—karena sebelumnya, tim nasional putra Tiongkok di berbagai kelompok usia sudah tiga kali menjuarai kompetisi tingkat Asia.

Gelar pertama datang pada tahun 1985. Saat itu, tim muda Tiongkok di bawah arahan pelatih kepala Zhang Zhicheng terbang ke Uni Emirat Arab untuk berlaga di ajang Kejuaraan Remaja Asia (format turnamen kala itu sangat ringkas, hanya diikuti empat tim). Di lini depan, penyerang berusia 19 tahun, Gao Hongbo, menjadi tumpuan utama, bersama nama-nama yang juga dikenal para penggemar seperti Li Hui dan Gong Lei.

Perjalanan mereka mulus: menang tipis 1–0 atas UEA, bermain imbang 2–2 melawan Arab Saudi, lalu menutup fase pertandingan dengan kemenangan 2–1 atas Thailand. Rekor tak terkalahkan—dua menang dan satu imbang—mengantarkan Tiongkok meraih gelar juara sekaligus tiket ke Kejuaraan Dunia Junior. Ini juga menjadi kali pertama sepak bola putra Tiongkok menjuarai turnamen Asia di level mana pun. Gao Hongbo tampil luar biasa dengan memborong seluruh lima gol timnya dan mengamankan Sepatu Emas.

Gelar kedua hadir pada 1992 di Piala Asia U16 yang digelar di Arab Saudi. Skuad Tiongkok U16 saat itu dihuni pemain-pemain yang kelak menjadi andalan tim senior, seperti Qu Shengqing, Li Xiaopeng, dan Yu Genwei—dua nama terakhir bahkan kemudian tampil di panggung Piala Dunia. Pada fase grup, Tiongkok menang 1–0 atas Thailand, menang 1–0 atas Qatar, dan imbang 1–1 melawan UEA untuk finis sebagai juara grup. Li Xiaopeng menjadi penentu di dua laga awal, masing-masing mencetak gol kemenangan.

Di babak gugur, performa mereka makin meyakinkan. Pada semifinal, Tiongkok mengalahkan Arab Saudi 4–1, dengan Yu Genwei mencetak dua gol. Di final, mereka kembali bertemu Qatar; Li Xiaopeng kembali mencatatkan namanya di papan skor. Setelah bermain imbang 2–2 hingga 120 menit, Tiongkok akhirnya menang 6–5 lewat adu penalti untuk merebut gelar U16 Asia pertama mereka dan memastikan tiket ke Piala Dunia U16.

Gelar ketiga diraih pada 2004, ketika Piala Asia U16 berlangsung di Jepang. Generasi tersebut dihuni sederet pemain yang kemudian dikenal luas di level senior, seperti Wang Dalei, Yang Xu, Yu Dabao, Deng Zhuoxiang, dan Li Xuepeng. Di fase grup, Tiongkok mengalahkan Thailand 2–1, menang 2–1 atas Korea Utara, dan kalah 1–3 dari Jepang—namun tetap lolos sebagai pemuncak grup.

Pada perempat final, gol Zhu Yifan membawa Tiongkok menang 1–0 atas Oman. Lalu di semifinal, mereka tampil dominan dengan kemenangan 3–0 atas Iran: Yang Xu membuka skor, sementara Huang Jie mencetak dua gol. Di final, Tiongkok kembali menang tipis 1–0 atas Korea Utara untuk mengunci gelar juara dan meraih tiket ke Piala Dunia U16. Wang Weilong mencetak gol satu-satunya di laga puncak, sementara kiper Wang Dalei dinobatkan sebagai MVP turnamen.

Menariknya, pada 2004 itu pula sepak bola putra Tiongkok sempat membidik “treble” di Asia, tetapi akhirnya harus puas nyaris saja. Di final Piala Asia, sebuah keputusan handball yang kontroversial menjadi titik balik, dan Tiongkok kalah 1–3 dari Jepang. Di final Kejuaraan Remaja Asia, mereka kembali harus mengakui keunggulan Korea Selatan dengan skor 0–2 dan finis sebagai runner-up.

Kini, 22 tahun berselang, sepak bola putra Tiongkok kembali menatap peluang untuk meraih gelar Asia keempat—dan kali ini, sorotan tertuju pada Timnas U23. Apakah mereka bisa menorehkan sejarah malam ini saat menghadapi Jepang? Kita tunggu bersama.

接著讀