Ringgit melonjak tajam — siapa yang paling diuntungkan?
(KUALA LUMPUR, 26) Seiring ringgit terus menguat terhadap dolar AS—naik sekitar 2,3% sejak awal tahu...
(KUALA LUMPUR, 26) Seiring ringgit terus menguat terhadap dolar AS—naik sekitar 2,3% sejak awal tahun—analis menilai ada kelompok saham yang berpotensi menjadi pemenang. Perusahaan berorientasi ekspor yang banyak membeli bahan baku dari luar negeri, serta emiten dengan porsi utang besar dalam denominasi dolar AS, diperkirakan menjadi pihak yang paling diuntungkan.
Analis Public Investment Bank menyebut investor sedang mengalihkan dana dari pasar maju ke ekonomi berkembang yang tumbuh lebih cepat dan memiliki disiplin fiskal yang lebih kuat, dan Malaysia termasuk yang diuntungkan. Ia menambahkan, setelah ringgit menembus level psikologis 4,00 dan menyentuh level tertinggi lebih dari tujuh tahun, arus dana asing ke pasar Malaysia diperkirakan akan semakin jelas.
Menurutnya, prediktabilitas kebijakan Malaysia dan pertumbuhan ekonomi yang stabil telah menarik investor internasional ke aset keuangan Malaysia, terutama obligasi pemerintah. Didukung arus dana asing, ringgit menguat lebih dari 10% terhadap dolar AS sepanjang 2025 dan tren penguatan tersebut berlanjut pada 2026.
Dari sisi strategi pemilihan saham, analis mengunggulkan dua kelompok: (1) perusahaan yang sangat bergantung pada input impor, dan (2) perusahaan dengan utang besar dalam denominasi dolar AS. Penguatan ringgit meningkatkan daya beli sehingga biaya impor dalam mata uang lokal turun dan margin berpotensi melebar. Di sisi lain, ringgit yang lebih kuat juga membantu meringankan beban pembayaran utang berdenominasi dolar.
Menariknya, analis mengamati bahwa sebelumnya penguatan ringgit sering diiringi pelemahan indeks KLCI. Namun belakangan, meningkatnya arus dana asing membuat indeks ikut naik seiring penguatan ringgit—berbeda dari pola historis.
Media Internasional Rilis 100 Atlet Terhebat Sepanjang Sejarah: Messi di Posisi ke-3, Satu-satunya Pesepak Bola di Top 10 — Ronaldo ke-14, Pelé ke-18
Persaingan abadi antara Messi dan Ronaldo kembali menjadi sorotan dunia sepak bola! Baru-baru ini, m...
Simon Yam, at 70, Stuns the Crowd with His Agility After Tripping and Swiftly Getting Back on His Feet
Hong Kong, 23 — Acara “VIRTUOSE: The Art of Haute Couture 2025” yang dipersembahkan oleh Asosiasi Pe...
Negara Paling Diidamkan Wisatawan Dunia Diumumkan: Jepang Kembali Raih Gelar Juara Setelah 10 Tahun
(Singapura, 24) Sebuah penerbangan dari Hong Kong menuju Singapura mengalami insiden kecil menjelang...
Model AI Alibaba, Lingguang dan Qwen, terus memuncaki peringkat — apa sebenarnya kekuatan utama yang mereka miliki?
Ekosistem AI Alibaba sedang naik daun di Tiongkok. Setelah Qwen diluncurkan pada 17 November, aplika...
Shenhua Tancap Gas! Kontrak “Super” 3 Tahun Amankan Mesin Gol 23 Gol—Lima Kekuatan Shanghai, Beijing, Shandong & Yunnan Siap Berebut Gelar, Chengdu Rongcheng Berjuang Hindari Degradasi
Shanghai Shenhua kembali harus menelan kekecewaan setelah dua musim beruntun nyaris meraih gelar Lig...
Mantan Direktur Tenis Meja Shanghai: Wang Manyu Naik Kelas Setelah Pelatih Baru, Sun Yingsha vs Wang Manyu Siap untuk Olimpiade LA
Pada 20 Januari, mantan direktur Pusat Tenis Meja Shanghai, Duan Xiang, membahas rivalitas sengit an...
Bank Sentral Terus Menambah Cadangan Emas Selama 15 Bulan Berturut-turut, Memancarkan Sinyal Penting ke Pasar
Jurnalis: Tang Jing, 21st Century Business Herald Pada 7 Februari, data statistik yang dirilis oleh ...
Dalam waktu hanya 6 menit, timnas China kebobolan 2 gol dan lini pertahanan langsung runtuh. Menghadapi tekanan kuat dari Kamerun, pertahanan terlihat seperti “patung diam,” sementara di pinggir lapangan Shao Jiayi hanya bisa berdiri dengan tangan di pinggang, tampak tak berdaya.
(Melbourne, 31 Maret) Timnas China kalah 0-2 dari Kamerun dalam laga persahabatan FIFA di Stadion Re...
Piala Dunia Makau: 6 Wakil China Lebih Dulu Lolos ke 16 Besar, Wen Ruibo dan Kuai Man Menang Sempurna
Pada 1 April, Piala Dunia tenis meja di Makau menyaksikan dua pemain Tiongkok kembali lolos ke 16 be...
Balikkan keadaan di detik terakhir! Smith catat 36+8+8 bawa Shenzhen Leopards menang tipis atas Beijing Royal Fighters raih 9 kemenangan beruntun, Riller cetak 45 poin nyaris jadi penentu
Pada 4 April, pertandingan CBA berlangsung dramatis saat Shenzhen Leopards menang tipis 104-103 atas...