2026年9月10日

Wong Cho-lam membawa seluruh keluarganya pindah kembali ke Hong Kong demi putrinya, ingin memberi anak kehidupan yang lebih stabil; sebelumnya ia pernah tinggal di Tiongkok daratan dan sering berpindah-pindah tempat.

Di usia 46 tahun, entertainer Hong Kong Wong Cho-lam (Wang Zulan) kerap dianggap sebagai salah satu ...

Di usia 46 tahun, entertainer Hong Kong Wong Cho-lam (Wang Zulan) kerap dianggap sebagai salah satu mantan artis TVB yang kariernya berkembang paling pesat dalam beberapa tahun terakhir. Meski tidak mengandalkan “visual ala idola” atau postur tinggi besar, ia menonjol lewat kemampuan, kreativitas, dan performa di acara hiburan. Setelah dikenal di Hong Kong, ia juga berhasil memperluas pasar ke Tiongkok daratan dan menjadi sosok yang cukup populer di sana. Beberapa tahun lalu, ia sempat pindah bersama keluarga ke daratan demi karier, lalu belakangan kembali menetap di Hong Kong—walau pusat pekerjaannya masih banyak berada di daratan. Artinya, kini ia tinggal di Hong Kong namun rutin bekerja di Tiongkok daratan.

Dalam wawancara bersama Chiu Hiu-sun di program Red Chat Room, Wang menjelaskan alasan utama kepulangan keluarganya ke Hong Kong adalah demi dua putrinya agar memiliki kehidupan yang lebih stabil. Saat masa pandemi, ia membawa istri dan anak-anak pindah ke daratan karena peluang kerja di Hong Kong menurun, sementara ia sendiri sudah lebih dulu membangun jaringan dan pasar di daratan. Dengan pindah bersama, keluarga bisa tetap bersama dan tidak repot bolak-balik dengan aturan karantina.

Namun, tinggal di daratan membuat mereka tidak menetap di satu kota saja, melainkan berpindah-pindah mengikuti jadwal pekerjaan. Bagi orang dewasa, hal ini mungkin tidak terlalu masalah, tetapi bagi anak-anak, pergantian kota dapat mengganggu proses membangun pertemanan. Wang mengungkap bahwa ia dan istrinya menyadari dampaknya ketika melihat putrinya mulai kehilangan harapan untuk memiliki teman karena sering pindah. Merasa hal itu tidak ideal bagi tumbuh kembang anak, mereka memutuskan kembali ke Hong Kong agar anak-anak bisa menjalani rutinitas yang lebih stabil dan membangun lingkar pertemanan. Kini, melihat kedua putrinya punya teman-teman sendiri, Wang merasa lega.

Keputusan kembali ke Hong Kong tentu ada konsekuensinya: anak-anak lebih stabil, tetapi Wang harus “mengorbankan” kemudahan kerja. Karena kariernya masih berfokus di daratan, ia harus sering bepergian bolak-balik, yang melelahkan namun dianggap sebagai pilihan paling seimbang. Dalam wawancara, ia juga menyebut dirinya mengelola bisnis “industri budaya”, dengan puluhan artis ternama di bawah manajemen, dan jika digabung dengan talenta baru yang sedang dibina, totalnya bisa mencapai sekitar 200 orang. Ia mengatakan biaya gaji bulanan saja melebihi satu juta. Selain itu, ia juga merambah usaha lain seperti bisnis kuliner dan membangun brand pribadi yang disebut berjalan cukup sukses.

Mengenai perjalanan karier, Wang adalah lulusan Hong Kong Academy for Performing Arts dan bergabung dengan TVB pada 2004. Walau bukan tipe “bintang pria yang dipromosikan besar-besaran”, ia bisa bersinar lewat bakat, termasuk kemampuan imitasi dan keterampilan vokal. Sekitar 2008–2010, kariernya di Hong Kong mencapai masa puncak, salah satunya lewat program Fuk Luk Sau yang membuat namanya makin dikenal. Setelah itu, ia tampil di acara imitasi populer di Tiongkok daratan, Your Face Sounds Familiar versi Tiongkok, dan makin dikenal luas—membuka jalan bagi perkembangan kariernya di daratan.

Dalam kehidupan pribadi, kisah cintanya juga berjalan relatif stabil. Ia mulai berpacaran dengan mantan Miss Chinese International, Leanne Li (Li Yanan), pada 2009. Perbedaan tinggi badan sering menjadi bahan candaan publik, namun tidak memengaruhi hubungan mereka. Wang melamar pada 2014, menikah pada 2015, dan kini memiliki dua putri. Setelah menikah, Leanne lebih jarang tampil bekerja dan banyak berfokus pada keluarga serta mendukung karier suaminya, sehingga Wang bisa mengembangkan pekerjaan sambil menjaga kestabilan rumah tangga.

接著讀