2026年9月12日

Dari ritel ke teknologi, Walmart lintas sektor demi pertumbuhan.

(Bentonville, 29 Januari)Walmart mengumumkan bahwa pada 9 Desember 2025 perusahaan akan memindahkan ...

(Bentonville, 29 Januari)
Walmart mengumumkan bahwa pada 9 Desember 2025 perusahaan akan memindahkan pencatatan sahamnya dari New York Stock Exchange ke Nasdaq. Meski terlihat sebagai keputusan teknis, pasar menilainya sebagai pergeseran besar dalam identitas korporasi dan cara valuasi Walmart dipahami. Langkah ini dipandang sebagai upaya Walmart untuk melepaskan citra lama sebagai peritel tradisional dan menegaskan posisinya sebagai perusahaan berbasis teknologi.

Selama terdaftar di NYSE, Walmart diklasifikasikan sebagai saham consumer staples dengan rasio P/E sekitar 20–25 kali. Setelah berpindah ke Nasdaq, investor mulai menilai Walmart dengan kerangka saham teknologi, mendorong valuasinya mendekati 40 kali laba. Para analis menilai ini sebagai upaya sadar untuk mengubah narasi pasar, bukan sekadar pergantian bursa.

Supermarket tradisional memasuki masa senja

Sebaliknya, industri supermarket AS tengah mengalami penurunan struktural. Kroger gagal mengakuisisi Albertsons senilai US$24,6 miliar setelah diblokir regulator antimonopoli, memaksa perusahaan menutup puluhan gerai dan mencatat penurunan aset.

Albertsons, yang kembali berdiri sendiri, menghadapi tekanan biaya tenaga kerja, persaingan harga dengan Walmart, serta kewajiban utang besar pada 2026. Bersamaan dengan kebangkrutan Joann Fabrics dan penutupan besar-besaran Rite Aid, para analis melihat pola yang sama: peritel yang tidak memiliki skala, data, dan teknologi semakin tersingkir.

Transformasi berbasis teknologi dan data

Lebih dari separuh pesanan online Walmart kini dipenuhi melalui fasilitas otomatis, sementara lebih dari 40% kode baru dikembangkan dengan bantuan AI. Perusahaan menegaskan bahwa meski jumlah karyawan relatif stabil, struktur pekerjaan akan berubah drastis.

Pada 2026, Walmart melakukan perombakan kepemimpinan penting dengan menunjuk David Guggina untuk memimpin pasar AS dan John Furner sebagai CEO. Hasilnya, untuk pertama kalinya, operasi e-commerce Walmart di AS dan global mencatatkan laba secara bersamaan.

Walmart kini mampu menjangkau 95% rumah tangga AS dalam waktu tiga jam, berkat integrasi toko fisik dan logistik otomatis. Kerugian e-commerce AS pun turun 80% pada 2025.

Ritel yang menumbuhkan teknologi

Masuknya Walmart ke indeks Nasdaq-100 pada Januari 2026 menegaskan transformasinya menjadi pemain teknologi. Dengan kapitalisasi pasar sempat menembus US$1 triliun, Walmart kini kerap dibandingkan dengan Amazon, bukan sekadar jaringan supermarket.

Keunggulan Walmart terletak pada data dunia nyata—sekitar 240 juta pelanggan mingguan dengan kebutuhan konsumsi berulang. Data ini mencerminkan kebutuhan aktual, menjadi fondasi penetapan harga dinamis, manajemen stok, dan personalisasi.

Para analis menyimpulkan: Amazon membangun ritel dari teknologi, sementara Walmart menumbuhkan teknologi dari ritel. Ke depan, ritel AS diperkirakan hanya menyisakan dua jalur utama—model algoritma Amazon dan model berbasis permintaan fisik Walmart—dengan sedikit ruang bagi pemain tradisional lainnya.

接著讀

Uji Kekerasan Ekstrem Switch 2: Dihantam Tang Lebih dari 50 Kali Baru Retak — Nintendo Bikin Konsol Tahan Banting

Di tengah tren teknologi yang mengejar desain tipis dan estetika elegan, Nintendo diam-diam menghadirkan sebuah konsol yang sangat tahan banting — secara harfiah. Baru-baru ini, Zack Nelson dari channel YouTube terkenal JerryRigEverything melakukan pembongkaran menyeluruh dan uji ketahanan ekstrem terhadap Nintendo Switch 2. Hasilnya? Konsol ini jauh lebih kuat dari yang dibayangkan.

454 天前

U.S. Government Can’t “Cut Off” Musk’s SpaceX: Billion-Dollar Contracts “Indispensable,” Subsidy Row Revived

On July 19, the Wall Street Journal reported that U.S. officials reviewing Elon Musk’s Space Exploration Technologies Corp. (SpaceX) federal contracts concluded they cannot cancel most of them because they are “vital” to the Department of Defense and NASA. The announcement comes after former President Trump threatened in early June to sever ties over Musk’s lucrative subsidies, igniting a fresh debate over the government’s reliance on SpaceX.

419 天前