2026年9月10日

Dalai Lama meraih penghargaan Grammy Award

(New Delhi, 2 Februari) — Pemimpin spiritual pemerintahan Tibet di pengasingan, Tenzin Gyatso, Dalai...

(New Delhi, 2 Februari) — Pemimpin spiritual pemerintahan Tibet di pengasingan, Tenzin Gyatso, Dalai Lama ke-14, mengatakan pada hari Senin bahwa ia merasa bersyukur setelah untuk pertama kalinya meraih GRAMMY Awards. Ia memenangkan salah satu penghargaan tertinggi di industri musik lewat kategori audiobook, narasi, dan penceritaan.

Menurut AFP, kemenangan tersebut diumumkan dalam seremoni yang berlangsung di Los Angeles, California. Dalai Lama dinyatakan sebagai pemenang melalui karya berjudul Meditations: The Reflections of His Holiness the Dalai Lama.

Dalam unggahan di media sosial, ia menulis bahwa ia menerima kehormatan itu “dengan rasa syukur dan rendah hati,” serta menegaskan bahwa ia tidak memandangnya sebagai pencapaian pribadi, melainkan sebagai pengakuan atas tanggung jawab universal yang dipikul bersama.

Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa perdamaian, welas asih, kepedulian terhadap lingkungan, dan pemahaman tentang kesatuan umat manusia sangat penting bagi kesejahteraan delapan miliar orang di dunia.

AFP menyebut proyek tersebut melibatkan sejumlah seniman, termasuk Rufus Wainwright yang mewakili Dalai Lama menerima penghargaan di panggung, serta penyanyi Maggie Rogers.

Peraih Nobel Peace Prize itu juga menyatakan ia percaya masih dapat berumur panjang, meski komunitas Tibet di pengasingan disebut telah mulai menyiapkan langkah-langkah menghadapi masa depan setelah ia tiada.

Laporan itu turut menyinggung sejarah pengakuan Dalai Lama yang melibatkan tanda-tanda, pencarian, dan proses penetapan, sekaligus dinamika perebutan pengaruh. Pada masa Dinasti Qing di bawah Kaisar Qianlong, diberlakukan mekanisme undian “Golden Urn” dengan persetujuan akhir dari otoritas pusat; Dalai Lama ke-14 juga disebut pernah diakui oleh Pemerintah Nasionalis Republik Tiongkok.

Kini berusia 90 tahun, Dalai Lama telah hidup dalam pengasingan di India sejak meninggalkan Tibet pada 1959.

接著讀