2026年9月10日

Terseret Sengketa: Akun Resmi WeChat “Qianwen” Dilaporkan Alibaba Lima Kali atas Dugaan Pelanggaran Merek Dagang

AIPress.com.cn melaporkan pada 7 Februari bahwa seorang pemilik akun WeChat Official Account (公眾號) m...

AIPress.com.cn melaporkan pada 7 Februari bahwa seorang pemilik akun WeChat Official Account (公眾號) meluapkan keluhannya di media sosial, setelah Alibaba melayangkan laporan yang menuduh nama akun miliknya melanggar hak merek dagang.

Berdasarkan penelusuran AI Press, akun WeChat Official Account milik sang kreator bernama “Qianwen” telah terdaftar setidaknya sejak 11 tahun lalu, dengan pembaruan artikel terakhir tercatat pada tahun 2015.

Sang kreator menilai situasinya terasa “terbalik”. Menurutnya, justru produk Alibaba yang belakangan menggunakan nama serupa, tetapi kini ia yang dituding melakukan pelanggaran, bahkan disebut terus-menerus didorong untuk diproses oleh pihak platform WeChat.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa sejak November tahun lalu, Alibaba secara berkelanjutan mengajukan pengaduan dugaan pelanggaran terhadap akun tersebut. Namun, seluruh pengaduan itu ditolak oleh WeChat. Pengaduan terbaru diajukan pada 4 Februari tahun ini.

Lalu, bagaimana respons WeChat kali ini?

WeChat kembali menolak permintaan Alibaba. Mengacu pada informasi publik mengenai aturan platform, nama WeChat Official Account bersifat unik dan pada umumnya mengikuti prinsip “siapa lebih dulu mendaftar, dia yang berhak”, dengan penekanan pada penggunaan dan pendaftaran lebih awal.

AI Press juga menemukan bahwa Alibaba memang memiliki merek dagang “Qianwen” pada Kelas 35. Namun, waktu perolehan merek tersebut dinilai jauh lebih baru dibandingkan tanggal pendaftaran akun WeChat Official Account milik sang kreator.

Dengan demikian, akun tersebut tampak lebih dulu terdaftar dibanding merek dagang yang dijadikan dasar pengaduan. Selain itu, tidak terlihat adanya niat untuk menimbulkan kebingungan, tidak ada persaingan langsung dengan bisnis Alibaba, serta tidak terdapat indikasi bahwa publik telah disesatkan.

Dalam pandangan AI Press, pendekatan yang lebih konstruktif adalah Alibaba membuka komunikasi langsung dengan sang kreator dan menawarkan kompensasi yang wajar. Cara ini memungkinkan Alibaba memperoleh hak penggunaan nama melalui kesepakatan damai, sekaligus menghormati pihak yang lebih dahulu menggunakan nama tersebut.

Adapun untuk saat ini, penggunaan akun “Qianwen” versi resmi Alibaba di WeChat mungkin bukan pilihan paling ideal—namun tetap dapat dijalankan.

接著讀