Terseret Sengketa: Akun Resmi WeChat “Qianwen” Dilaporkan Alibaba Lima Kali atas Dugaan Pelanggaran Merek Dagang
AIPress.com.cn melaporkan pada 7 Februari bahwa seorang pemilik akun WeChat Official Account (公眾號) m...
AIPress.com.cn melaporkan pada 7 Februari bahwa seorang pemilik akun WeChat Official Account (公眾號) meluapkan keluhannya di media sosial, setelah Alibaba melayangkan laporan yang menuduh nama akun miliknya melanggar hak merek dagang.
Berdasarkan penelusuran AI Press, akun WeChat Official Account milik sang kreator bernama “Qianwen” telah terdaftar setidaknya sejak 11 tahun lalu, dengan pembaruan artikel terakhir tercatat pada tahun 2015.
Sang kreator menilai situasinya terasa “terbalik”. Menurutnya, justru produk Alibaba yang belakangan menggunakan nama serupa, tetapi kini ia yang dituding melakukan pelanggaran, bahkan disebut terus-menerus didorong untuk diproses oleh pihak platform WeChat.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa sejak November tahun lalu, Alibaba secara berkelanjutan mengajukan pengaduan dugaan pelanggaran terhadap akun tersebut. Namun, seluruh pengaduan itu ditolak oleh WeChat. Pengaduan terbaru diajukan pada 4 Februari tahun ini.
Lalu, bagaimana respons WeChat kali ini?
WeChat kembali menolak permintaan Alibaba. Mengacu pada informasi publik mengenai aturan platform, nama WeChat Official Account bersifat unik dan pada umumnya mengikuti prinsip “siapa lebih dulu mendaftar, dia yang berhak”, dengan penekanan pada penggunaan dan pendaftaran lebih awal.
AI Press juga menemukan bahwa Alibaba memang memiliki merek dagang “Qianwen” pada Kelas 35. Namun, waktu perolehan merek tersebut dinilai jauh lebih baru dibandingkan tanggal pendaftaran akun WeChat Official Account milik sang kreator.
Dengan demikian, akun tersebut tampak lebih dulu terdaftar dibanding merek dagang yang dijadikan dasar pengaduan. Selain itu, tidak terlihat adanya niat untuk menimbulkan kebingungan, tidak ada persaingan langsung dengan bisnis Alibaba, serta tidak terdapat indikasi bahwa publik telah disesatkan.
Dalam pandangan AI Press, pendekatan yang lebih konstruktif adalah Alibaba membuka komunikasi langsung dengan sang kreator dan menawarkan kompensasi yang wajar. Cara ini memungkinkan Alibaba memperoleh hak penggunaan nama melalui kesepakatan damai, sekaligus menghormati pihak yang lebih dahulu menggunakan nama tersebut.
Adapun untuk saat ini, penggunaan akun “Qianwen” versi resmi Alibaba di WeChat mungkin bukan pilihan paling ideal—namun tetap dapat dijalankan.
Neymar Tak Masuk Skuad Baru Brasil! Ia Tegaskan Keputusan Murni Teknis, Bukan Karena Kondisi Fisik
1 September – Federasi Sepak Bola Brasil baru saja merilis daftar skuad terbaru tim nasional, dan na...
Selisih Waktu 1 Nanodetik Saja Bisa Bikin Ponsel Tak Bisa Menelepon atau Online — Media Pusat “Yuyuantantian” Ungkap Alasan AS Menyerang Pusat Penyeragaman Waktu China
IT Home melaporkan pada 19 Oktober bahwa menurut informasi dari akun resmi Kementerian Keamanan Nasi...
Lelang Kilat 6 Menit! Perusahaan Baru Berusia 3 Bulan Caplok Kendali ST Zhongdi, Saham 000609 Langsung Bergejolak
Sebuah lelang pengambilalihan kendali perusahaan A-share ST Zhongdi (SZ000609, harga saham ¥5,68, va...
Tinjauan Industri Kesehatan: AI Membantu Menurunkan Biaya Secara Signifikan, Efisiensi Pengurusan Sertifikat Registrasi Alat Kesehatan Meningkat Lebih dari 70% — Hasil Survei Industrialisasi Baru di Hunan
Biomedis dan perangkat medis kini menjadi fokus persaingan teknologi global.Di Hunan, terdapat lebih...
Malaysia Umumkan Larangan Media Sosial bagi Pengguna di Bawah Usia 16 Tahun
Menteri Komunikasi Malaysia, Fahmi, mengumumkan pada hari Minggu bahwa pemerintah berencana melarang...
Bermain di Batas: Strategi Diam-Diam Raksasa Internet dalam Dunia Embodied Intelligence
Hari ini, para raksasa teknologi berada di sebuah persimpangan penting: apakah mereka akan terus mem...
Pendiri MINISO Ye Guofu: Perusahaan Sedang Mengembangkan Robot Humanoid “YOYO”
Pada 30 Januari, MINISO menggelar “Konferensi Mitra Global 2026” di Guangzhou. Pendiri MINISO, Ye Gu...
CEO Mercedes-Benz Tolak Pindahkan Kantor Pusat ke AS: Akar Tetap di Jerman
Pada 30 Januari, CEO Mercedes-Benz Ola Källenius menolak usulan pemerintah Trump untuk memindahkan k...
Influencer motor berusia 35 tahun meninggal saat uji coba di jalur pegunungan, insinyur sempat memperingatkan agar tidak naik ke sana
(Beijing, 22) Influencer motor besar asal Tiongkok yang dikenal sebagai “Huang You Ni” dilaporkan me...
Kabar Baik Besar! Stanciu Diragukan Tampil, Dua Pemain Asing Inti Dalian Yingbo Absen—Han Peng Dapat Kesempatan Bangkit, Shandong Taishan Diunggulkan Menang
Taishan Wajib Bangkit, Yingbo Terancam Tanpa Pemain Kunci Laga pekan ke-4 Liga Super China mempertem...
Zhang Ruonan Dikritik Tidak Profesional hingga Trending — Studio Balas Tegas ke Pihak Produksi: “Ungkap Fakta Sebenarnya”
(Beijing, 18 April) Aktris Tiongkok Zhang Ruonan menjadi sorotan setelah video di balik layar dari d...
JOY Manjakan Penggemar di Penutup Tur Asia — Bocorkan Comeback Formasi Lengkap Red Velvet**
(Kuala Lumpur, 26) JOY sukses memeriahkan ZEPP Kuala Lumpur lewat tur Asia 2026 JOY SPLASH. Sebagai ...