2026年9月10日

Timnas Tenis Meja China Sapu Bersih Gelar Juara & Runner-up! Wang Manyu Perpanjang Rekor 10 Kemenangan Beruntun atas Miwa Harimoto, Wang Yidi Turun ke Peringkat Dunia 7

Pada pukul 13.00 waktu Beijing, 8 Februari, ajang 2026 ATTU (Asian Table Tennis Union) Haikou Asian ...

Pada pukul 13.00 waktu Beijing, 8 Februari, ajang 2026 ATTU (Asian Table Tennis Union) Haikou Asian Cup memasuki laga semifinal tunggal putri kedua. Dalam duel berintensitas tinggi, Wang Manyu tampil solid dan menaklukkan bintang Jepang, Miwa Harimoto, dengan skor 4-2. Kemenangan ini memastikan langkah Wang ke final, sekaligus kembali mempertemukannya dengan rekan setimnya, Sun Yingsha, dalam perebutan gelar juara.

Dengan hasil tersebut, tim tenis meja China (Guoping) resmi mengamankan posisi juara dan runner-up untuk nomor tunggal putri di Asian Cup edisi kali ini.

Wang Manyu 4-2 Miwa Harimoto
(7-11, 11-3, 14-12, 8-11, 11-8, 11-8)

Pertandingan ini menjadi pertemuan ke-10 sepanjang karier kedua pemain. Duel terbaru mereka terjadi pada Hong Kong Finals 2025, dan saat itu Wang Manyu juga menang 4-2. Kali ini, Wang kembali menunjukkan performa yang stabil dan matang, memperpanjang rekor sempurnanya atas Harimoto menjadi 10 kemenangan dari 10 pertemuan.

Harimoto membuka laga dengan agresif dan unggul 5-2 di gim pertama. Wang Manyu terlihat melakukan cukup banyak kesalahan sendiri hingga tertinggal 3-8, sebelum Harimoto mengamankan gim pembuka. Namun gim kedua menjadi titik balik: Wang sempat tertinggal 0-2, lalu meledak dengan rentetan 9 poin beruntun untuk menjauhkan jarak dan menyamakan kedudukan dengan sangat meyakinkan.

Gim ketiga berlangsung dramatis. Harimoto unggul 3-1 di awal, tetapi Wang segera menyesuaikan ritme dan berbalik memimpin 6-4. Setelah itu, Harimoto sempat merebut kembali keunggulan, namun Wang mampu bertahan di momen krusial dan mencuri gim ini dengan kemenangan tipis. Gim keempat pun tak kalah ketat—kedua pemain beradu reli hingga 3-3, lalu bergantian poin sampai 8-8. Pada poin-poin penentuan, Harimoto tampil lebih tajam untuk menyamakan skor menjadi 2-2.

Memasuki gim kelima, Wang Manyu memimpin 6-2, tetapi Harimoto terus menempel hingga memperkecil jarak menjadi 6-7. Di fase penting tersebut, Wang tampil tenang, mengeksekusi dengan rapi, dan mengunci gim. Gim keenam, Wang kembali unggul 5-2. Harimoto mengambil timeout dan mengejar dua poin, namun Wang segera menstabilkan permainan, menjaga keunggulan, dan menutup pertandingan dengan kemenangan.

Dampak pada peringkat dunia

Harimoto terhenti di semifinal dan memperoleh 175 poin peringkat dunia dari turnamen ini, namun poin tersebut tidak cukup untuk menggantikan poin tertentu pada pekan depan. Karena tidak ada poin Harimoto yang kedaluwarsa minggu depan, total poinnya tetap tidak berubah, yaitu 4.000.

Sementara itu, Wang Yidi tersingkir lebih awal di Asian Cup sehingga tambahan poinnya terbatas. Pekan depan, Wang Yidi akan kehilangan 700 poin yang kedaluwarsa, namun poin pengganti yang tersedia hanya 175. Akibatnya, total poin Wang Yidi akan turun dari 4.400 menjadi 3.875.

Dengan perubahan ini, Harimoto diperkirakan akan melampaui Wang Yidi—naik dari peringkat dunia 7 ke peringkat 6—sementara Wang Yidi turun ke peringkat 7.

Final tunggal putri

Sun Yingsha vs Wang Manyu
8 Februari, 19.30 (waktu Beijing)

Final kini telah ditentukan: Sun Yingsha akan menghadapi Wang Manyu, memastikan China mengunci posisi 1-2 di Haikou Asian Cup. Menariknya, final edisi sebelumnya juga mempertemukan pasangan yang sama—dan kala itu Wang Manyu menang telak 4-0 untuk merebut gelar juara.

接著讀