2026年9月10日

Apple Music menindak tegas kecurangan “boosting” stream, sanksi kini digandakan

Manipulasi streaming telah lama menjadi masalah di industri musik. Dalam wawancara terbaru, eksekutif Apple Oliver Schusser, yang membawahi Apple Music dan Apple TV, menyatakan bahwa Apple telah menggandakan sanksi terhadap praktik pemutaran palsu di Apple Music.

Modus paling umum adalah penggunaan jaringan bot oleh musisi atau label untuk memutar lagu secara terus-menerus guna meningkatkan jumlah stream dan royalti. Selain itu, ada pula manipulasi trafik untuk menaikkan posisi di tangga lagu atau masuk ke daftar putar rekomendasi.

Apple pertama kali menerapkan mekanisme penalti anti-fraud pada 2022 dan terus memperketat penegakan aturan. Sebelumnya, denda dimulai dari 5% dengan batas maksimum 25%. Mulai bulan ini, rentang denda naik menjadi minimal 10% dan maksimal 50%. Artinya, jika seseorang memperoleh 1 juta dolar AS dari praktik curang, denda bisa mencapai 500 ribu dolar AS. Stream palsu juga tidak akan dibayarkan.

Schusser menyebut langkah ini sebagai “zero-sum game,” karena uang yang ditarik dari pelaku kecurangan akan kembali mengalir kepada kreator yang jujur. Ia mengungkapkan bahwa sepanjang 2025, Apple Music telah menghapus miliaran stream yang dimanipulasi.

Ia juga menegaskan bahwa masalah ini terjadi di seluruh industri, karena persaingan untuk naik chart dan masuk playlist sangat ketat. Apple menekankan komitmennya untuk menjaga kualitas platform dan tidak mentoleransi praktik curang.

接著讀