【Kuda Merah Melukis Panorama Gemilang】Tahun Kuda, Malaysia tancap gas mengejar negara tetangga—kapan “unicorn” Malaysia bisa melaju “bak kawanan kuda berlari”?
(Kuala Lumpur, 15 Feb) Dalam mitologi, “unicorn” melambangkan kemurnian dan kekuatan. Namun di dunia...
(Kuala Lumpur, 15 Feb) Dalam mitologi, “unicorn” melambangkan kemurnian dan kekuatan. Namun di dunia teknologi modern, unicorn merujuk pada startup dengan valuasi lebih dari USD 1 miliar—sebuah “lencana” prestisius yang diidamkan para pendiri. Menjelang Tahun Kuda 2026, semangat “kecepatan” dan “terobosan” turut memunculkan pertanyaan: apakah ekosistem inovasi Malaysia siap melahirkan lebih banyak unicorn, khususnya di jalur kecerdasan buatan (AI)?
Dengan tema tersebut, Oriental Finance mewawancarai Lee Khai Chong, salah satu pendiri Petaling ASEAN–Technology Innovation Hub (HATI) sekaligus Anggota Parlemen Petaling Jaya, untuk membahas bagaimana Malaysia dapat memanfaatkan AI dan kerja sama regional demi mendorong perusahaan lokal berkembang lebih jauh.
Lee menyatakan Malaysia memang sudah memiliki unicorn, misalnya CARSOME. Namun untuk membangun “unicorn AI murni”, Malaysia masih menghadapi kekurangan beberapa prasyarat penting—terutama keterbatasan talenta.
Ia menekankan bahwa AI telah menjadi industri strategis dalam persaingan negara-negara besar. Amerika Serikat dan Tiongkok hampir pasti akan melahirkan lebih banyak unicorn. Agar Malaysia bisa mengambil peluang, Lee menilai Malaysia perlu “meminjam kekuatan” melalui kolaborasi, termasuk bersama ASEAN, dan fokus pada skenario penggunaan yang lebih spesifik agar memiliki keunggulan yang berbeda.
Lee juga menilai bahwa dibanding Vietnam, Singapura, bahkan Indonesia, jumlah unicorn Malaysia masih jauh dari memadai. Ini mencerminkan dorongan inovasi yang belum cukup kuat serta ekosistem sumber daya yang masih perlu diperkaya. Karena itu, ia menyarankan Malaysia belajar dari pengalaman negara lain, misalnya bagaimana perusahaan teknologi Tiongkok melakukan lokalisasi teknologi, sekaligus menempatkan Malaysia sebagai “batu loncatan” untuk memperluas solusi inovasi ke ASEAN maupun pasar global.
Terkait bagaimana AI dapat “memberi sayap” pada keuangan tradisional dan ekonomi riil, Lee mengatakan ini merupakan tema besar karena hampir semua industri akan terdampak AI. Ia memperingatkan bahwa dampak AI bersifat tanpa batas negara, dan bisnis yang tidak mengadopsi AI berisiko kehilangan daya saing bahkan tersingkir.
“Jika Anda tidak menggunakan AI, Anda akan tersisih,” ujarnya, sambil menyerukan perusahaan agar memahami perkembangan AI—baik ancaman maupun peluang—untuk melangkah lebih jauh dari para pesaing.
Di akhir wawancara, Lee turut menyampaikan ucapan Tahun Baru kepada pembaca, mendoakan rezeki melimpah, keluarga aman sejahtera, serta kesuksesan di Tahun Kuda. Ia juga berharap Malaysia tetap damai dan stabil, serta UMKM memiliki lingkungan pertumbuhan yang lebih mantap.
Lenovo Laiku BELLATOR Siap Luncurkan Produk Baru Oktober Ini — Diduga Sebuah PC Desktop All-in-One
4 Oktober — IT Home News — Sub-merek Lenovo, Laiku BELLATOR (dikenal sebagai “Fighter”), kembali mem...
Samai Rekor Karier! Bronny Cetak 5 Poin, 6 Asis & Tiga Angka Pertama Musim Ini — Benar-Benar Inspiratif!
Pada 4 November, Los Angeles Lakers yang kehilangan tiga pemain utama sukses melakukan comeback luar...
Menyusuri Sanya Pasca Penutupan Bea Cukai: Fakta di Balik Harga Durian Impor yang Turun 50%, Penjualan Toko Bebas Bea Tembus Rp1 Miliar+ per Hari
Pada pekan pertama setelah Hainan resmi memulai kebijakan penutupan kepabeanan (island-wide customs ...
Zidane Menyaksikan! Luka Zidane 27 Tahun Pertahankan Clean Sheet, Aljazair Lolos Lebih Awal Setelah 29 Tahun
Dini hari 29 Desember, Aljazair menang 1-0 atas Burkina Faso di Grup E Piala Afrika. Gol tunggal Riy...
Spesifikasi Xiaomi POCO M8 Bocor: Bodi Super Tipis dan Tahan Air, Penuh Fitur Unggulan!
Pada 3 Januari, IT Home melaporkan bahwa Xiaomi melalui sub-brand POCO akan merilis seri POCO M8 pad...
Anwar membuat pengumuman besar, saham-saham bertema e-invoicing langsung turun merespons.
(Kuala Lumpur, 5 Januari) Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim mengumumkan dalam pidato Tahun Ba...
1-0! Milan 20 Laga Tak Terkalahkan, Masih 3 Poin di Belakang Inter; Rekrutan Baru €8 Juta Cetak Gol dalam 3 Menit
Pada 19 Januari, putaran ke-21 Serie A menghadirkan sorotan: AC Milan menang 1-0 atas Lecce di kanda...
Tampilan Eksterior Great Wall Haval Menglong PLUS Resmi Diungkap: Desain Boxy Gagah + Ban Serep Gantung, Tetap Andalkan Sistem Plug-in Hybrid Hi4
IT Home melaporkan pada 8 Februari bahwa, pada pagi hari ini, lini SUV Haval milik Great Wall Motor ...
Komputer Jinjing Konsep Compal AI Book: Palmrest dengan Layar E-ink Besar
28 Februari – Compal memperkenalkan notebook konsep AI Book, dengan desain menonjol: area palmrest d...
Aktor James Tolkan dari Top Gun dan Back to the Future Meninggal Dunia pada Usia 94 Tahun
(Hollywood, 28 Maret) Aktor senior James Tolkan, yang dikenal lewat perannya dalam film ikonik Top G...