2026年9月10日

Pepatah mengatakan, “Tak ada asap tanpa api.”

Baru-baru ini, para penggemar menyadari bahwa Zheng Qinwen berhenti mengikuti pelatihnya Pere Riba d...

Baru-baru ini, para penggemar menyadari bahwa Zheng Qinwen berhenti mengikuti pelatihnya Pere Riba di Instagram dan menambahkan kutipan Nietzsche di bio-nya: “Seseorang yang tahu alasan hidupnya mampu menghadapi cara hidup apa pun.” Perubahan ini langsung memicu spekulasi bahwa pergantian pelatih bisa kembali terjadi.

Di dunia tenis profesional, tindakan unfollow sering kali menjadi tanda awal perpisahan. Beberapa bintang besar pernah melakukan hal serupa sebelum resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih mereka.

Hubungan Penuh Dinamika

  • Kerja Sama Pertama (2021)
    Zheng naik drastis dari peringkat 169 dunia ke Top 30 setelah berlatih bersama Riba di Spanyol.
  • Berpisah 2023
    Setelah performa naik turun di musim tanah liat, mereka berpisah dan Zheng sempat bekerja sama dengan Wim Fissette.
  • Bersatu Kembali (Akhir 2023)
    Masa ini menjadi puncak kariernya: final Australia Open, emas Olimpiade Paris, final WTA Finals, dan ranking tertinggi No.5 dunia.
  • Akhir 2024
    Riba menjalani operasi pinggul dan absen sementara, digantikan oleh pelatih interim dengan hasil yang kurang konsisten.
  • Babak Ketiga (Februari 2025–sekarang)
    Masa depan kerja sama kembali dipertanyakan.

Menariknya, Zheng pernah berkata bahwa hasil pertandingan tidak boleh bergantung sepenuhnya pada kehadiran pelatih. Pernyataan itu menunjukkan tekadnya untuk mandiri.

Dengan absennya Riba di Doha dan munculnya Jordi Arrese di sesi latihan, rumor semakin menguat. Namun apa pun keputusan akhirnya, Zheng kini berada di fase krusial kariernya — fase yang menuntut keseimbangan antara kestabilan dan transformasi.

接著讀