2026年9月10日

von der Leyen: Eropa Akan Membantu Ukraina Menjadi “Landak Baja” untuk Pertahanan Diri

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen melakukan panggilan telepon dengan Presiden Ukraina Volod...

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen melakukan panggilan telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden AS Donald Trump. Setelah pembicaraan tersebut, von der Leyen menyampaikan di media sosial bahwa Eropa akan memberikan jaminan keamanan yang kuat dan kredibel kepada Ukraina, menjadikannya “landak baja” yang mampu mempertahankan diri dalam jangka panjang.

Jaminan Keamanan bagi Ukraina

Von der Leyen menekankan bahwa Rusia harus kembali ke meja perundingan untuk mencapai perdamaian yang adil dan berkelanjutan. Namun, sebelum hal itu tercapai, Eropa bertekad memastikan Ukraina memiliki kemampuan pertahanan yang memadai.

Ia menambahkan bahwa Uni Eropa tidak hanya akan terus memberikan dukungan finansial dan militer, tetapi juga akan memanfaatkan sepenuhnya instrumen pertahanan UE untuk memperkuat angkatan bersenjata Ukraina.

Makna Metafora “Landak Baja”

Istilah “landak baja” menggambarkan Ukraina yang dipersenjatai dengan pertahanan begitu kuat sehingga setiap agresi eksternal akan menimbulkan biaya yang sangat besar bagi pihak penyerang. Dengan memperkuat militer Ukraina, UE berharap dapat menciptakan efek jera sekaligus menjamin kemampuan Ukraina untuk bertahan.

Peran Eropa Semakin Penting

Panggilan telepon ini menegaskan peran strategis Eropa yang semakin menonjol dalam krisis Ukraina. Von der Leyen menekankan bahwa Eropa harus bertindak di dua jalur: mendorong negosiasi secara diplomatik sekaligus memberikan dukungan keamanan secara militer untuk menjaga stabilitas kawasan.

Kesimpulan

Seiring berlanjutnya konflik Rusia-Ukraina, sikap Eropa semakin jelas: mendesak Rusia untuk berunding, namun di saat yang sama memperkuat pertahanan Ukraina. Pernyataan von der Leyen menunjukkan tekad UE untuk mengambil peran sentral dalam membangun “garis pertahanan baja” Ukraina.

接著讀