2026年9月12日

Pada babak 1/16 final tunggal putri Singapore Smash, He Zhuojia harus mengakui keunggulan Hina Hayata dengan skor tipis 2-3.

Di gim pertama, He tampil agresif dengan posisi sangat dekat meja, mengandalkan kecepatan dan varias...

Di gim pertama, He tampil agresif dengan posisi sangat dekat meja, mengandalkan kecepatan dan variasi penempatan bola untuk unggul 3-1. Ia menjaga tekanan hingga 7-4. Meski sempat ragu dan disamakan 7-7, ia tetap berani bermain menekan saat deuce dan menang 12-10.

Gim kedua kembali menunjukkan dominasi awal He, unggul 4-0 berkat tempo cepat yang memaksa lawan melakukan kesalahan. Namun setelah Hayata menemukan ritme, situasi berubah. Setelah imbang 16-16, He lebih sering mundur dan kualitas serangan forehand menurun, sehingga kalah tipis 16-18.

Di gim ketiga, He kembali ke strategi dekat meja dan memimpin 5-1. Walau sempat terkejar 7-7 akibat inkonsistensi forehand, ia meningkatkan agresivitas dan menang 11-7.

Gim keempat memperlihatkan peluang besar ketika lawan melakukan beberapa kesalahan dan He unggul 3-1. Sayangnya, kesalahan pada tiga pukulan awal dan kurangnya keberanian menyerang membuat skor imbang 4-4. Setelah 6-6, Hayata bermain lebih stabil sementara He ragu mengambil inisiatif, kalah 7-11.

Di gim penentuan, pertandingan sangat ketat hingga 7-7. Pada poin-poin krusial, He tampak kurang tegas dan kualitas pukulan menurun, tertinggal 7-10. Ia sempat menyamakan menjadi 10-10 saat lawan juga bermain hati-hati. Namun pada 11-11, variasi servis panjang Hayata dan perbedaan kualitas pukulan tipis membuat He kalah 11-13.

Secara keseluruhan, He Zhuojia menunjukkan kecepatan dan kemampuan taktik yang menjanjikan. Meski gagal melangkah lebih jauh, pengalaman ini menjadi pelajaran berharga untuk meningkatkan ketegasan dan kualitas serangan pada poin-poin krusial.

接著讀