2026年9月10日

Komentar Tidak Pantas Heison Picu Kemarahan, Sebagian Fans Vinícius Membela

Komentar tidak pantas Heison terus menimbulkan kontroversi, memicu kemarahan luas dari penggemar sep...

Komentar tidak pantas Heison terus menimbulkan kontroversi, memicu kemarahan luas dari penggemar sepak bola China. Namun, mengejutkan, sebagian kecil penggemar justru membela Heison dan Real Madrid, yang semakin memicu kemarahan publik.

Menurut netizen, di sebuah grup penggemar Vinícius domestik yang beranggotakan 423 orang, seorang penggemar berkata: “Saya masih tidak mengerti kenapa semua orang ribut. Ada apa dengan posting gambar? Apa yang Heison katakan? Bukankah orang itu orang China? Cabut saja kewarganegaraannya.” Penggemar lain menambahkan: “Orang China memang suka bereaksi berlebihan; mereka bilang ‘mata kecil’ itu diskriminasi.” Seorang lagi membalas dengan nada sarkastik: “Salam hormat untuk orang China paling tidak percaya diri dan sensitif.”

Beberapa penggemar bahkan membela Real Madrid: “Ini tindakan individu, tidak mewakili klub. Klub tidak memaksanya untuk membagikan atau menyanyikan lagu itu.” Ada juga yang menuding Barcelona “menyulut isu melawan Real Madrid,” yang menambah kontroversi.

Faktanya, konten yang dibagikan Heison tidak hanya menyinggung orang China, tapi juga mendiskreditkan seluruh orang Asia Timur, sebuah bentuk diskriminasi yang diakui secara global. Ini bukan soal “orang China terlalu sensitif.” Penggemar yang membela pemain meski jelas ada diskriminasi justru berdiri melawan negara dan bangsanya sendiri, memicu kemarahan publik. Perlu dicatat, Vinícius sendiri juga pernah mengalami diskriminasi rasial, namun jarang ada yang menuduhnya “sensitif,” menunjukkan adanya standar ganda.

接著讀

Trump Naikkan Tekanan: Ancam Tarif 25% untuk Jepang, Desak Buka Pasar

Menurut Jiji Press Jepang, Presiden AS Donald Trump kembali mendesak Jepang dalam wawancara pada 15 Juli, meminta pembukaan pasar dan penghapusan hambatan non-tarif. Ia memperingatkan bahwa jika Jepang tak mengalah, AS akan memberlakukan tarif hingga 25% mulai 1 Agustus. Ancaman ini muncul hanya beberapa hari sebelum pemilu majelis tinggi Jepang, meningkatkan tekanan pada PM Shigeru Ishiba.

421 天前