2026年9月10日

Stephen Chow beradu keterampilan dengan juara biliar, menghidupkan kembali adegan klasik dari Legend of the Dragon

(Hong Kong, 30 Maret) Aktor dan sutradara legendaris Stephen Chow baru-baru ini membagikan foto diri...

(Hong Kong, 30 Maret) Aktor dan sutradara legendaris Stephen Chow baru-baru ini membagikan foto dirinya bermain snooker bersama pemain profesional Tiongkok Zhao Xintong, yang langsung membangkitkan kenangan akan film klasiknya The Legend of the Dragon.

Dalam foto tersebut, Chow tampil santai dengan topi putih, fokus membidik bola putih di meja snooker, sementara Zhao memperhatikan dengan serius di sampingnya.

Chow menuliskan caption dengan gaya humor khasnya: “Saya selalu senang mengajari orang dalam berbagai jenis olahraga, tetapi hari ini ada ‘domba tersesat’ yang meminta bimbingan dalam snooker. Sayangnya bakatnya terlalu buruk, jadi saya tidak bisa berbuat banyak. Semoga dia fokus pada karya kreatif dan sepak bola wanita, serta segera menyerah pada snooker.”

Saat netizen mengira ia sedang bercanda menyindir Zhao, Chow justru mengungkapkan twist di akhir: “Tulisan di atas adalah isi diary Zhao Xintong yang saya baca,” sambil menandai akun Zhao.

Zhao pun membalas dengan santai dan cerdas, membagikan foto mereka serta menulis, “Akhirnya belajar super spin,” lengkap dengan emoji kacamata—referensi langsung ke adegan ikonik dalam film tersebut.

Interaksi ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menghadirkan kembali nostalgia film klasik ke dunia nyata, sekaligus menunjukkan chemistry dan humor keduanya.

Zhao Xintong sendiri dikenal sebagai salah satu pemain snooker terbaik Tiongkok dengan gaya permainan menyerang. Ia mencetak sejarah pada 2021 dengan menjuarai UK Championship sebagai juara Asia pertama, dan baru-baru ini kembali meraih gelar di World Grand Prix 2026.

接著讀

Perburuan Sembilan Tahun untuk “Cermin Ajaib”: Inovasi Tiongkok di Balik Potret HD Pertama Mars oleh Tianwen-1

Pada 2021, wahana Tianwen-1 Tiongkok berhasil memotret “potret” definisi tinggi Mars dari jarak sekitar 2,2 juta kilometer, menampilkan tekstur lembah dan retakan permukaan dengan kejernihan luar biasa. Sedikit yang tahu bahwa terobosan ini bergantung pada sistem optik tiga cermin off-axis yang sempat diblokir negara Barat—sekarang telah dikuasai secara mandiri oleh ilmuwan Tiongkok dan siap menjadi standar misi antariksa mendatang.

417 天前