2026年9月10日

Legenda “Ratu Horor” Shih Ming Meninggal Dunia — Menelusuri Karier Ikoniknya, dari Hollywood hingga Citra Bintang Aksi Era 70-an yang Melekat di Hati Publik

(Hong Kong, 31 Maret) Aktris senior Hong Kong, Shi Ming, meninggal dunia pada usia 74 tahun setelah ...

(Hong Kong, 31 Maret) Aktris senior Hong Kong, Shi Ming, meninggal dunia pada usia 74 tahun setelah kondisi kesehatannya tiba-tiba memburuk dan tidak tertolong akibat pneumonia. Perjalanan kariernya yang panjang, ditambah dengan citra unik sebagai sosok berdarah campuran serta kisah “kemampuan spiritualnya,” menjadikannya figur legendaris di industri hiburan.

Lahir pada tahun 1951, Shi Ming masuk ke kelas pelatihan artis RTV (Lai See Ying) angkatan kelima pada tahun 1970. Dengan wajah yang tegas dan aura eksotis, ia dengan cepat meraih popularitas dan menjadi salah satu ikon kecantikan berdarah campuran di era tersebut. Ia dikenal melalui berbagai peran klasik, termasuk sebagai Raja Naga Berjubah Ungu dalam The Heaven Sword and Dragon Saber serta Putri Xi Xia dalam Reincarnated.

Tidak hanya mengandalkan penampilan, Shi Ming juga dikenal sebagai aktris laga yang memiliki kemampuan bela diri nyata. Ia menguasai berkuda, judo, dan karate, serta berhasil menembus industri film Hollywood melalui film aksi The Incredible Kung Fu Master.

Kemampuannya bahkan diakui secara internasional. Saat aktor laga dunia Sylvester Stallone datang ke Hong Kong untuk mempromosikan film First Blood, Shi Ming dikabarkan pernah dipercaya menjadi pengawal pribadinya.

Namun, yang paling melekat pada dirinya adalah kaitannya dengan dunia supranatural. Ia sering mengungkapkan bahwa dirinya memiliki “mata batin” yang memungkinkannya merasakan keberadaan dunia lain. Hal ini membawanya menjadi pembawa acara program televisi supranatural terkenal Tales of the Supernatural.

Ia juga membintangi seri film horor terkenal Troublesome Night serta menulis sejumlah buku bertema supranatural, yang membuatnya dijuluki sebagai “Ratu Dunia Gaib.” Di usia senja, ia beralih ke dunia teater dan sempat tampil bersama putra sulungnya.

Kepergiannya menandai berakhirnya satu era, meninggalkan warisan mendalam dalam dunia hiburan dan genre supranatural.

接著讀