2026年9月10日

Penilaian pemain timnas China telah dirilis! Hu Hetao berada di posisi terbawah dan menuai kritik, sementara Yan Junling mencatat nilai tertinggi 7,3. Tiga pemain pengganti juga tampil menonjol dengan skor tinggi.

(Beijing, 31 Maret) Asosiasi Bola Basket China dilaporkan telah menggelar rapat reformasi terkait si...

(Beijing, 31 Maret) Asosiasi Bola Basket China dilaporkan telah menggelar rapat reformasi terkait sistem liga domestik, dengan rencana perubahan pada CBA dan NBL yang langsung memicu perhatian publik.

Menurut laporan media, reformasi ini akan dilakukan dalam tiga tahap:

  • 2025–2027: Fase persiapan
  • 2027–2029: Fase uji coba
  • Mulai 2029: Implementasi penuh

Salah satu poin utama adalah penerapan sistem promosi dan degradasi yang lebih terstruktur. Mulai musim 2026–27, akan diadakan babak playoff antara tim CBA dan NBL.

Format yang diusulkan:

  • Empat tim terbawah CBA melawan empat tim teratas NBL yang memenuhi syarat;
  • Pertandingan menggunakan sistem kandang-tandang atau turnamen terpusat;
  • Hasil akhir menentukan promosi dan degradasi.

Aturan kompetisi:

  • Regulasi pemain tetap konsisten, dengan penggunaan pemain asing “7 kali dalam 4 kuarter”;
  • Evaluasi ketat melalui sistem seleksi, daftar negatif, dan mekanisme veto.

Saat ini, empat tim terbawah CBA adalah Nanjing Tongxi, Jiangsu Kendiya, Tianjin Pioneers, dan Sichuan Fenggu Winery. Sementara itu, empat tim teratas NBL adalah Hong Kong Bulls, Hefei Kuangfeng, Shanghai Xuanniao, dan Jiangsu Jingyu.

Menariknya, tim NBL telah menunjukkan daya saing tinggi. Hefei Kuangfeng dan Hong Kong Bulls bahkan pernah mengalahkan tim CBA dalam ajang Club Cup, dengan Hong Kong Bulls hampir menembus babak delapan besar.

Jika terealisasi, reformasi ini berpotensi membawa perubahan besar dalam struktur liga bola basket profesional di China.

接著讀