2026年9月10日

Setelah kekalahan telak timnas China dari Kamerun, Shao Jiayi langsung angkat bicara dan mengambil keputusan penting, yang mendapat pujian luas dari para penggemar

Dalam laga kedua FIFA International Series, Timnas China menghadapi tim kuat Kamerun. Namun, sorotan...

Dalam laga kedua FIFA International Series, Timnas China menghadapi tim kuat Kamerun. Namun, sorotan utama bukan hanya pertandingan, melainkan kebocoran susunan pemain dan taktik sebelum laga yang dilakukan oleh media domestik—hal ini membuat pelatih Shao Jiayi sangat kecewa.

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Shao menyampaikan:
“Ini adalah pelajaran penting bagi tim. Ke depan, kami harus berusaha semaksimal mungkin untuk mencegah kejadian seperti ini. Kebocoran informasi sebelum pertandingan sangat merugikan persiapan dan strategi kami.”

Dampaknya langsung terasa. Dengan formasi lima bek yang sudah diketahui lawan, Kamerun mampu membaca kelemahan China dan mencetak dua gol dalam sepuluh menit pertama. Pada babak kedua, Shao mengubah strategi menjadi empat bek, yang berhasil menahan serangan lawan agar tidak bertambah parah.

Sementara itu, rumor mengenai undangan wildcard ke Piala Dunia 2026 bagi China dan kemungkinan satu grup dengan Argentina telah dipastikan tidak benar.

Meski kalah, penjaga gawang Yan Junling tampil luar biasa dengan sejumlah penyelamatan penting. Tanpa dirinya, kemungkinan skor akan jauh lebih besar.

Ke depan, pemain muda seperti Li Hao akan menjadi pesaing di posisi kiper. Namun, dengan performa stabil yang ditunjukkan saat ini, Yan Junling tetap menjadi andalan utama lini pertahanan timnas China. Para penggemar pun berharap ia terus tampil konsisten di pertandingan mendatang.

接著讀