2026年9月10日

Singer 2026 Edisi Malaysia Resmi Mulai Syuting! Esther Fu disebut sebagai pesaing terkuat, sementara juri Julia Peng mengungkapkan ia selalu makan nasi sebelum pemanasan vokal.

(Kuala Lumpur, 6 April) Singer 2026 untuk pertama kalinya memperluas kolaborasi internasional. Astro...

(Kuala Lumpur, 6 April) Singer 2026 untuk pertama kalinya memperluas kolaborasi internasional. Astro bekerja sama dengan Mango TV menghadirkan Singer 2026: Malaysia Edition, yang mengumpulkan penyanyi terbaik Malaysia untuk bersaing menuju final di Tiongkok.

Episode perdana menghadirkan diva pemenang Golden Melody Award, Julia Peng sebagai juri, bersama Shila Amzah dan Guan Qi Yuan. Dari 26 peserta awal, hanya dua yang akan lolos ke jajaran penyanyi utama.

Julia Peng berbagi tips penting: tidur cukup dan makan dengan baik. Ia bahkan mengungkapkan bahwa ia selalu makan nasi sebelum tampil agar energi tetap stabil.

Episode pertama menggunakan format “battle”, di mana 26 penyanyi memperebutkan dua posisi dalam delapan besar. Miu Chu disebut-sebut sebagai pesaing terkuat oleh peserta lain.

Miu Chu mengakui sedikit gugup, namun ingin menikmati panggung dan memberikan penampilan terbaik, terutama untuk anaknya.

Zeng Jieyu yang kembali ke panggung mengatakan bahwa langkah pertama untuk tampil lagi adalah yang paling sulit, dan ia ingin menguji perkembangan dirinya melalui kompetisi ini.

YouTuber Soya Xu mengaku masih tidak percaya bisa tampil, dan merasa kekuatannya terletak pada menyampaikan cerita melalui musik, bukan sekadar teknik vokal.

Shila Amzah menegaskan bahwa bernyanyi bukan hanya soal nada, tetapi juga emosi. Guan Qi Yuan menambahkan bahwa identitas dan keunikan setiap penyanyi akan menjadi faktor penentu.

Singer 2026: Malaysia Edition akan tayang mulai 30 Mei, setiap Sabtu pukul 20.30 di Astro AEC, Astro GO, On Demand, dan sooka.

接著讀

Pengadilan Banding AS Izinkan Tarif Era Trump Berlaku Sementara Selama Proses Hukum

Pada 10 Juni, Pengadilan Banding Federal AS memutuskan untuk menangguhkan perintah larangan dari Pengadilan Perdagangan Internasional (CIT), sehingga tarif era Trump tetap berlaku selama proses banding. Kasus ini dipandang sebagai ujian penting atas kewenangan presiden dalam menetapkan kebijakan perdagangan, dengan sidang percepatan dijadwalkan pada 31 Juli yang berpotensi berdampak besar terhadap kebijakan perdagangan AS-Tiongkok dan biaya domestik.

456 天前

Trump Ungkap Serangan Rudal Iran: “Mereka Tanya, Jam 1 Dini Hari Boleh Tidak? Saya Bilang, Silakan”

Dalam KTT NATO di Den Haag pada 25 Juni, mantan Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa Iran memberi pemberitahuan kepada pihak AS sebelum meluncurkan rudal ke pangkalan militer di Qatar, bahkan sempat “berunding soal waktu.” Ia menyebut tindakan Iran itu sebagai “sangat bersahabat” dan menekankan bahwa semua rudal berhasil dicegat tanpa korban jiwa. Pernyataan ini menarik perhatian luas dan menyoroti kompleksitas hubungan AS-Iran yang penuh kontradiksi.

440 天前