Kunjungan Charles III ke AS picu kontroversi — penolakan bertemu korban kasus Jeffrey Epstein membuat tekanan terhadap citra kerajaan meningkat
Menurut laporan terbaru, King Charles III tidak dijadwalkan bertemu dengan para penyintas kasus Jeff...
Menurut laporan terbaru, King Charles III tidak dijadwalkan bertemu dengan para penyintas kasus Jeffrey Epstein saat kunjungannya ke Amerika Serikat bulan depan, namun kemungkinan pertemuan di masa depan belum sepenuhnya ditutup.
Anggota Kongres AS Ro Khanna sebelumnya mengirim surat terbuka yang meminta agar Raja mengadakan pertemuan pribadi dengan para penyintas, agar mereka dapat menyampaikan pengalaman dan pandangan secara langsung.
Meski Buckingham Palace belum memberikan pernyataan resmi, sumber menyebutkan bahwa keputusan ini berkaitan dengan penyelidikan yang masih berlangsung di Inggris. Oleh karena itu, Raja dan Ratu “tidak dapat” bertemu dengan para penyintas selama kunjungan tersebut, guna menghindari potensi gangguan terhadap proses hukum.
Namun, penggunaan frasa tersebut menunjukkan bahwa kemungkinan pertemuan di masa depan masih terbuka.
Sumber juga menegaskan bahwa Raja sebelumnya telah menunjukkan perhatian terhadap isu para penyintas, sementara Ratu dikenal aktif mendukung korban kekerasan seksual dan domestik.
Dalam suratnya, Khanna juga menyinggung bahwa Prince Andrew pernah diminta memberikan kesaksian terkait hubungannya dengan Epstein, namun tidak memberikan respons. Selain itu, Peter Mandelson juga menolak menghadiri proses pemeriksaan terkait.
Khanna menilai bahwa pertemuan dengan para penyintas dapat membuka ruang dialog, memperkuat transparansi, serta membantu mengungkap jaringan internasional yang lebih luas.
Jika Iran Menutup Selat Hormuz, Bagaimana Nasib Jalur Energi Global?
Setelah serangan udara Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir utama Iran baru-baru ini, muncul ke...
Wang Chuqin Dukung Lin Shidong: Pemain Inti Sejati dengan Kekuatan Tak Terbantahkan — Lin Balas dengan Dua Putaran Mata!
Pada 5 Oktober waktu Beijing, dalam ajang WTT China Grand Slam 2025, pasangan Wang Chuqin dan Lin Sh...
Dua Laga Beruntun Cetak 20+! Zhang Boyuan Sumbang 20+4, Antar Tim Menang Telak dan Raih 4 Tawaran NCAA D1
Pada 8 Desember waktu Beijing, bintang muda Tiongkok berusia 18 tahun, Zhang Boyuan, kembali menunju...
Usai Penutupan Gerai Skala Besar, 85°C Mengincar Jalur Pertumbuhan Baru yang Menjanjikan
85°C yang belakangan ramai diberitakan melakukan penutupan gerai dalam skala besar, kini terlihat mu...
Sun Yingsha Raih Penghargaan: Satu-satunya Pemain Tenis Meja China yang Masuk Top 10 Atlet Xinhua 2025
Baru-baru ini, Xinhua Sports mengumumkan 10 Atlet Terbaik China tahun 2025. Sun Yingsha, peringkat d...
Beredar Kabar PM Jepang Akan Ambil “Langkah Besar” Yen Langsung Melemah Tajam!
(Tokyo, 12) Pasar ramai membicarakan laporan bahwa Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, berencana...
Raih Pendanaan US$1,4 Miliar, Skild AI Bangun “Otak” Umum yang Terwujud untuk Lintas Tugas dan Lintas Perangkat Keras
Perkembangan AI umumnya melalui tiga tahap: spesialis → umum → aplikasi bernilai tinggi. Di AI pera...
Warganet Ramai Beri Ide “Rombak Total” Program Lima Berkah Alipay, Desak Afu Hadirkan “Berkah Sehat”
Dalam beberapa tahun terakhir, “mengumpulkan Lima Berkah” sudah setara dengan bikin pangsit dan mene...
Lagi 0 Poin, Free Throw 0 dari 2! Performa Begini Digaji 18 Juta? Fans: “Mimpi Buruk bagi Pemilik Klub”
Sebagai pemain yang dibimbing oleh Liu Weiwei, Wang Yibo musim ini gagal menunjukkan prestasi setimp...
Jean Todt Kongsi Kisah Cinta 19 Tahun Bersama Michelle Yeoh, Imbau Persahabatan Erat dengan Michael Schumacher
(Shanghai, 28 Jun) Bekas ketua pasukan Ferrari, Jean Todt, yang juga suami kepada pemenang Anugerah ...