Qualcomm Kembali Berkompetisi di Pasar Chip AI, Bekerja Sama dengan Humain Arab Saudi Tantang Dominasi Nvidia
Pada 17 Mei, Kechuangban Daily melaporkan bahwa raksasa prosesor smartphone Qualcomm secara resmi bergabung dalam persaingan melawan Nvidia di pasar chip AI. Qualcomm baru-baru ini mengumumkan kemitraan dengan perusahaan AI baru asal Arab Saudi, Humain, untuk bersama-sama mengembangkan chip komputasi AI berkinerja tinggi yang ditujukan untuk pusat data AI.
Berdasarkan nota kesepahaman, Qualcomm dan Humain berencana membangun pusat data AI mutakhir di Arab Saudi, memanfaatkan solusi edge dan pusat data Qualcomm untuk menyediakan layanan inferensi AI hybrid cloud-ke-edge yang efisien dan skalabel bagi pelanggan lokal maupun internasional. Mereka juga akan berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi Arab Saudi (MCIT) untuk mendirikan pusat desain teknologi semikonduktor Qualcomm.
Yang menarik, Humain juga baru-baru ini menjalin kemitraan dengan pesaing utama Qualcomm, Nvidia dan AMD, menggunakan chip mereka dalam pusat data AI-nya, menunjukkan strategi kerjasama yang beragam.
Sebenarnya, Qualcomm pertama kali mencoba masuk pasar chip komputasi AI pada 2019 dengan meluncurkan chip pusat data pertamanya, AI 100, memanfaatkan teknologi hemat daya dan efisien dari sektor chip mobile untuk memasuki pasar komputasi inferensi AI. Pelanggan awal termasuk Meta. Meskipun Meta mengakui performa AI 100 per watt yang impresif saat pengujian, kekhawatiran terhadap kematangan perangkat lunak Qualcomm dan stabilitas jangka panjang menyebabkan kerja sama batal.
Posisi terdepan Nvidia di bidang chip AI sangat didukung oleh ekosistem perangkat lunak kuat — platform CUDA dan alat pendukungnya memberikan dukungan komprehensif bagi pengembang, meningkatkan efisiensi pelatihan dan penerapan model AI. Sebaliknya, platform perangkat lunak chip AI Qualcomm masih dalam tahap awal dan menghadapi tantangan signifikan.
Namun, AI 100 telah menunjukkan beberapa keberhasilan, dengan Industrial Fulian (Foxconn Industrial Internet) sebagai pelanggan publik pertama yang menggunakan AI 100 pada server untuk analisis video pemantauan lalu lintas dan keamanan, menunjukkan potensi aplikasi nyata chip tersebut.
Komputasi inferensi AI berfokus pada pengambilan keputusan waktu nyata berdasarkan model yang telah dilatih, seperti sistem rekomendasi, pengenalan suara, dan analisis gambar. Ini membutuhkan efisiensi komputasi tinggi dengan batasan ketat pada latensi dan konsumsi daya — bidang di mana keahlian Qualcomm dalam chip mobile hemat daya sangat menguntungkan.
Menurut laporan Gartner, pasar chip AI global diperkirakan mencapai 119,4 miliar dolar AS pada 2027, menunjukkan peluang pasar besar tetapi juga persaingan yang ketat. Meski Nvidia masih kuat, perusahaan ini harus terus menghadapi tantangan dari raksasa tradisional dan pemain baru.
Indonesia Teken Kontrak $10 Miliar untuk 48 Jet Siluman KAAN dari Turki, J-10C Tiongkok Tersingkir
Pada 11 Juni di Pameran Pertahanan Internasional Jakarta, Indonesia secara resmi menandatangani perjanjian dengan Turki untuk membeli 48 jet tempur siluman generasi kelima KAAN. Kontrak senilai $10 miliar ini merupakan ekspor internasional pertama untuk KAAN dan menjadi kesepakatan pertahanan terbesar dalam sejarah Turki. Ini juga menandai tersingkirnya jet J-10C buatan Tiongkok dari pertimbangan.
Pemerintahan Trump Hentikan Survei Tahunan Kelaparan, Picu Kontroversi
Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) resmi mengumumkan penghentian Laporan Keamanan Pangan Ru...
Putri sulung Wang Feng, “Little Apple”, baru-baru ini mengunggah foto bersama seorang teman pria di media sosial. Unggahan tersebut memicu spekulasi publik mengenai kemungkinan hubungan mereka, namun belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait.
Pada 25 November, “Little Apple”, putri sulung Wang Feng, mengunggah foto di tepi pantai pada hari u...
2026: Gelombang Besar Perombakan Karier! Hinton Peringatkan: “Mula-mula Mereka Mengambil Milikmu—Lalu Kembali untuk Merebut Lebih Banyak.”
Seorang pengembang baru-baru ini membagikan pengalaman yang membuat bulu kuduk merinding di sebuah k...
AFC Pilih 10 Pemain Terbaik Piala Asia U-23: Li Hao Masuk Daftar
Situs resmi AFC baru-baru ini merilis daftar 10 pemain paling menonjol di Piala Asia U-23 edisi kali...
Memanaskan Rivalitas? Barcelona Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Gavi dan Yamal Tersenyum Melihat Madrid Terpeleset
Barcelona memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions pada Kamis malam dengan performa meyakin...
Belum genap 10 hari menikah, Chen Xuening dikabarkan terseret kontroversi: suami konglomeratnya disebut menghapus semua foto mesra, dan diduga mengakui punya anak di luar nikah.
(Beijing, 1 Februari) Penyanyi Tiongkok 陳雪凝 dikenal luas lewat lagu viral seperti “綠色” dan “你的酒館對我打了...
Aksi Brilian Yang Hansen Jadi Perbincangan! NBA Puji IQ Basketnya, Media AS Optimistis dengan Potensi Batas Atasnya di Masa Depan
Pada 7 Februari (waktu Beijing), Portland Trail Blazers meraih kemenangan meyakinkan 135-115 atas Me...
Putri dari Dee Hsu mendapat komentar sinis dari netizen yang menuduhnya “tidak belajar dan ingin menikah dengan orang kaya.” Namun sang adik, yang dikenal sebagai “Lao San,” membalas dengan tegas, “Sudah,” dan aksinya membela sang kakak pun menuai pujian luas.
(Taipei, 31 Maret) Alice Hsu, putri bungsu selebriti Taiwan Dee Hsu (Little S), baru-baru ini mengha...
Hawick Lau dan Li Xiaofeng dikabarkan telah putus, sehingga menarik perhatian publik.
(Beijing, 9 April) Pernikahan masa lalu antara aktor Hong Kong Hawick Lau dan mantan istrinya, aktri...