Pemerintah Jepang Kembali Salurkan Cadangan Beras untuk Kendalikan Lonjakan Harga
Untuk meredam lonjakan harga beras akibat gagal panen yang dipicu suhu ekstrem, pemerintah Jepang pada 11 Juni meluncurkan penyaluran cadangan beras kelima tahun ini, dengan total 120.000 ton beras hasil panen 2021. Jika permintaan tinggi, 100.000 ton beras dari panen 2020 akan menyusul. Penyaluran sebelumnya memicu antrean panjang dan pembelian massal di berbagai daerah.
Sejak musim panas 2024, Jepang mengalami gangguan besar pada pasokan beras akibat gelombang panas ekstrem yang menyebabkan penurunan hasil panen secara luas. Untuk menstabilkan harga pasar, Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang kembali mengandalkan cadangan nasional beras. Pada 11 Juni, pemerintah meluncurkan tahap kelima penyaluran beras cadangan dengan total 120.000 ton beras hasil panen tahun 2021 yang akan didistribusikan ke hampir 100 pengecer di seluruh negeri.
Jika seluruh stok diserap pasar, pemerintah siap menambah 100.000 ton lagi dari stok tahun 2020. Langkah ini mencerminkan kekhawatiran pemerintah terhadap ketahanan pertanian yang rentan akibat perubahan iklim serta ancaman inflasi pangan.
Penyaluran sebelumnya telah memicu kepanikan di berbagai kota. Di wilayah seperti Kagoshima dan Hiroshima, ribuan warga mengantri sejak malam untuk mendapatkan beras murah. Media Jepang menyebut fenomena ini sebagai “Perang Beras Jepang”, mencerminkan meningkatnya kecemasan publik akan ketahanan pangan di tengah krisis iklim yang terus berlangsung.
HKEX Catat Rekor Laba Setengah Tahun|Raih HK$8,5 Miliar, Pasar IPO Global Kembali Peringkat Satu
Pada 20 Agustus 2025, Hong Kong Exchanges and Clearing Limited (HKEX, 0388.HK) merilis laporan kiner...
Amarah Messi di Usia 38! Sang Legenda Bawa Inter Miami ke Final Piala Liga dengan Kebangkitan Spektakuler
Kamu selalu bisa percaya pada Lionel Messi.Pagi hari tanggal 28 Agustus (waktu Beijing), Inter Miami...
Apple Kembali Terapkan Strategi Layar Berjenjang: Versi Dasar MacBook Pro 14 Inci M6 Diduga Tanpa Panel OLED
Rumor terbaru tentang generasi selanjutnya dari MacBook Pro kembali mencuri perhatian. Berbagai sumb...
Visi Ambisius Elon Musk: Meluncurkan Satu Juta Ton Satelit AI Setiap Tahun
Seiring gelombang kecerdasan buatan (AI) dunia mulai menghadapi semakin banyak keterbatasan dari sis...
Mesin Kopi Pintar, Tapi Saya Malah Tak Bisa Minum Kopi
Pagi hari seharusnya dimulai dengan secangkir kopi dan energi yang membangkitkan semangat. Namun bag...
Lakers dan Nets Berpotensi Bertransaksi Lagi: Claxton dan Michael Porter Jr. Jadi Target Utama
Pada 21 Januari, jurnalis NBA Matt Moore melaporkan bahwa Los Angeles Lakers berpeluang kembali menj...
Dari Sony ke Tony: bagaimana raksasa Jepang berdamai—dan berjuang menyelamatkan diri.
Pada 20 Januari, Sony menandatangani MoU dengan TCL untuk menyerahkan 51% kendali bisnis hiburan rum...
Alcaraz Tembus Semua Semifinal Grand Slam, Hantam De Minaur dan Lolos ke Semifinal Australia Terbuka
Pada 27 Januari, babak perempat final tunggal putra Australia Terbuka kembali digelar. Unggulan tera...
Ringkasan isu yang ramai soal dugaan Jin Chen kabur usai kecelakaan: asisten diduga “menggantikan” pelaku, isu penipuan asuransi hingga pencabutan laporan—apakah sanksinya bisa lebih berat?
Pada 29 Januari, industri hiburan Tiongkok diguncang kabar bahwa aktris Jin Chen diduga terlibat dal...
Alasan Putusnya Luhan dan Guan Xiaotong Diduga Terungkap — Dikabarkan Sang Ibu Minta Jam Tangan Kenangan Dikembalikan
(Beijing, 24) Penyanyi China Lu Han dan pelakon Guan Xiaotong, yang menjalin hubungan sejak 2017, se...
Soya Xu Suxuan Kembali Rilis Lagu Menyentuh “I Once Pretended I Didn’t Hurt” — Ungkap Perasaan Nyata dari Seseorang yang Terlalu Tenggelam dalam Cinta
(Kuala Lumpur, 27 Maret) Kreator konten asal Malaysia yang kini beralih menjadi penyanyi, Soya Xu Su...
Cegah ancaman deepfake AI, Taylor Swift ajukan pendaftaran merek dagang untuk suara dan citranya
Di tengah ledakan konten kecerdasan buatan (AI), Taylor Swift mengajukan permohonan kepada United St...