2026年9月10日

Harga Labubu Anjlok! Saham Pop Mart Turun 6%, Calo Mainan Koleksi Panik

Pada 20 Juni, Pop Mart (9992.HK) anjlok lebih dari 6% di awal perdagangan setelah pre-order online besar-besaran untuk seri populer Labubu 3.0 dibuka. Lonjakan suplai langsung menurunkan harga pasar sekunder, membuat para calo panik dan pembeli awal merasa “merugi”. Sebaliknya, pembeli sabar merayakan kemenangan strategi “tunggu dan lihat”.

Peluncuran pre-order Labubu 3.0 secara daring melalui toko resmi Pop Mart, Tmall, dan siaran langsung di Douyin memicu lonjakan penjualan besar-besaran. Jadwal pengiriman bahkan mundur hingga September. Hanya di Tmall, lebih dari 700.000 unit terjual, menghasilkan hampir 70 juta RMB dengan harga satuan 99 RMB.

Dengan perkiraan total stok ulang mencapai 4–5 juta unit, kelangkaan Labubu seolah lenyap dalam semalam. Data QianDao App menunjukkan, harga rata-rata karakter tersembunyi dalam seri “High Energy Ahead” turun 45%, sementara versi reguler anjlok lebih dari 50%.

Di grup calo, harga satu kotak yang dulu mencapai 2.000 RMB kini ditawar hanya 700–800 RMB. Beberapa penjual bahkan mengaku tidak bisa menjual barang mereka meskipun sudah menurunkan harga drastis.

Reaksi warganet pun beragam. Ada yang senang karena akhirnya bisa beli Labubu harga normal, sementara yang lain kecewa karena beli di harga tinggi. “Beli mahal, sekarang harganya jeblok… rugi banget!”

Saham Pop Mart pun tertekan, sempat anjlok 6.19% di awal dan masih turun 2.74% hingga tengah hari, dengan nilai pasar menyusut lebih dari 100 miliar HKD. Analis memperingatkan bahwa gangguan terhadap persepsi “kelangkaan” ini dapat merusak citra premium Pop Mart dalam jangka panjang.

接著讀