Kunjungan Grup Serangan Kapal Induk Inggris ke Indo-Pasifik Alami Malu Saat F-35B Jadi “Duta Wisata” India
Baru-baru ini, grup serangan kapal induk Inggris yang dipimpin oleh HMS Prince of Wales memulai pene...
Baru-baru ini, grup serangan kapal induk Inggris yang dipimpin oleh HMS Prince of Wales memulai penempatan pertamanya di Indo-Pasifik, memanfaatkan kesempatan mengikuti latihan militer “Defender” di Australia untuk dengan bangga menyatakan misinya menjaga “tatanan Indo-Pasifik.” Namun, tur berprofil tinggi ini segera mengalami serangkaian kejadian memalukan.
Pertama, grup serangan kapal induk Inggris ini sebenarnya adalah “kelompok gabungan” NATO yang terdiri dari kapal-kapal dari beberapa negara, sehingga menimbulkan keraguan tentang kekuatan dan kemandiriannya. Tak lama setelah berangkat, sebuah pesawat tempur F-35B harus melakukan pendaratan darurat di bandara India karena cuaca buruk dan kerusakan hidraulik, sehingga tidak bisa kembali ke kapal induk. Pesawat tersebut kini terdampar di India, menunggu pembongkaran sebagian dan pengiriman kembali ke Inggris. Sementara itu, pesawat ini menjadi bahan lelucon daring di India, dijuluki “duta wisata,” yang merusak citra Inggris.
Selanjutnya, kapal induk tersebut dijadwalkan mengikuti latihan bersama “Defender” di Australia, tetapi AS menunjukkan minat yang menurun terhadap aliansi “AUKUS,” yang menimbulkan ketegangan dalam hubungan trilateral. Angkatan Laut AS saat ini kelebihan beban dengan banyak grup serangan kapal induk, sehingga kemampuannya untuk mendukung operasi gabungan Inggris terbatas.
Grup serangan HMS Prince of Wales terdiri dari sekitar 4.000 personel militer dan 24 pesawat tempur F-35B, didampingi kapal-kapal pengawal multinasional. Namun, Angkatan Laut Kerajaan menghadapi tantangan serius dalam industri dan pemeliharaan, termasuk pencabutan peralatan antar kapal induk, sehingga kekuatan kapal induknya sebagian besar bersifat simbolis.
Baru-baru ini, Departemen Pertahanan AS meninjau kembali pakta keamanan trilateral “AUKUS,” yang menimbulkan ketidakpastian atas pembelian kapal selam nuklir Australia dan proyek pembangunan kapal selam bersama Inggris-Australia. AS telah mengalihkan tanggung jawab kepada sekutunya, membuat Inggris cemas tentang masa depan aliansi tersebut.
Singkatnya, upaya Inggris memperkuat pengaruhnya di Indo-Pasifik melalui kekuatan kapal induk menghadapi realitas yang keras. Masalah F-35B di India dan ejekan daring yang menyertainya hanyalah puncak gunung es. “Bluf memalukan” ini masih jauh dari selesai.
Huawei Luncurkan Tablet Unggulan Berukuran 8.8 Inci dengan Fitur Panggilan Telepon dan Dukungan Kartu SIM!
Pada 4 September, Huawei secara resmi meluncurkan Huawei MatePad Mini, tablet 8.8 inci andalan perta...
Giannis Resmi Absen! Pasar Transfer NBA Siap Bergejolak
Pada 5 Desember pukul 1 pagi waktu Beijing, wartawan NBA Shams melaporkan bahwa Giannis Antetokounmp...
Streamer ‘Hyperthyroid Bro’ Guncang Publik Setelah Rusak Parah Robot Humanoid Rizzbot Saat Live, Perusahaan Pengembang Langsung Ajukan Gugatan Ganti Rugi
Fast Technology melaporkan pada 7 Desember bahwa streamer ternama “Hyperthyroid Bro”, yang memiliki ...
Gala Teknologi & Sains 2025 CCTV Tayang 2 Januari, 10.000 Drone Siap Terbang
Menurut CCTV News, China Science & Technology Innovation Gala 2025 akan ditayangkan: CCTV-1: 2 Janua...
Disorot CCTV: Asisten ponsel “Doubao” di Nubia M153 viral dan mencuri perhatian, menunjukkan AI buatan lokal makin kuat.
Pada 23 Januari, nubia mengumumkan bahwa nubia M153 dengan Doubao Phone Assistant versi technical pr...
Eileen Gu Bidik Tiga Emas di Olimpiade Musim Dingin Milan, Ibunya Gu Yan Bergabung Sebagai Pelatih
Pada pagi 27 Januari, delegasi olahraga Tiongkok untuk Olimpiade Musim Dingin ke-25 secara resmi diu...
Hanya Satu Peringkat di Bawah China! Evaluasi Olimpiade Musim Dingin Korea Picu Kritik Tajam
Setelah penutupan Olimpiade Musim Dingin Milan, Korea Selatan finis di peringkat ke-13 klasemen meda...
Microsoft Kembangkan “Kaca Milenium”: 4,8TB Data dalam Satu Lembar
Tim peneliti Microsoft berhasil mengembangkan teknologi penyimpanan data berbasis kaca dengan menuli...
Tantang Pantangan Qingming? Pendatang Baru Malaysia Zou Yihan Rilis Lagu Baru di Hari Sembahyang Kubur
(Kuala Lumpur, 3 April) Penyanyi-penulis lagu pendatang baru asal Malaysia, Zou Yihan, akan merilis ...
Lin Min-Chen Pamer Rumah di Taipei Setelah Pindah, Jual Kasur Senilai RM40.000: “Tidur di Atasnya Bisa Membawa Hoki Seumur Hidup”
(Taipei, 29 Jun) Pelakon dan penyanyi Malaysia, Lin Min Chen, yang kini aktif mengembangkan kerjayan...
Jean Todt Kongsi Kisah Cinta 19 Tahun Bersama Michelle Yeoh, Imbau Persahabatan Erat dengan Michael Schumacher
(Shanghai, 28 Jun) Bekas ketua pasukan Ferrari, Jean Todt, yang juga suami kepada pemenang Anugerah ...