2026年9月10日

Trump Terima “Daftar Tidak Loyal” dan Lakukan Pembersihan Besar-Besaran, Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Terdampak Berat

Pada 23 Mei waktu setempat, beberapa sumber mengungkapkan bahwa pemerintahan Trump melakukan pembersihan besar-besaran di Dewan Keamanan Nasional (NSC) Gedung Putih. Langkah ini bertujuan untuk memangkas secara drastis ukuran lembaga tersebut, serta memperkuat kontrol politik dengan standar “kesetiaan” yang lebih tinggi.

Menurut laporan The Washington Post dan Reuters, yang dipecat termasuk pejabat karier yang ditugaskan di NSC serta beberapa pejabat politik yang diangkat. Juru bicara Gedung Putih belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

NSC adalah lembaga kunci bagi presiden AS dalam mengoordinasikan strategi keamanan nasional, biasanya memimpin tanggapan terhadap konflik global paling sensitif. Pergeseran personel kali ini dipandang sebagai restrukturisasi terbesar dalam lingkaran inti Trump sejak menjabat kembali pada Januari. Pada 1 Mei, Trump baru saja memecat Penasihat Keamanan Nasional Michael Waltz dan menunjuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio untuk sementara waktu merangkap jabatan itu.

Sejak 1 April, sedikitnya 20 staf NSC telah diberhentikan, sementara Direktur Badan Keamanan Nasional dan tiga pejabat politik senior di Pentagon juga dicopot.

Menurut sumber, lebih dari sebulan lalu, teoretikus konspirasi sayap kanan Laura Loomer menyerahkan kepada Trump daftar “personel NSC yang tidak loyal” saat pertemuan di Gedung Putih. Setelah itu, empat direktur senior—yang menangani intelijen, teknologi, organisasi internasional, dan urusan legislatif—langsung dipecat. Dua sumber langsung mengatakan bahwa pejabat veteran ini sebenarnya telah lama bekerja di lingkaran kebijakan konservatif dan tidak menunjukkan permusuhan terhadap Trump, tetapi tetap diberhentikan mendadak, membuat rekan-rekan mereka kaget. Dalam minggu-minggu berikutnya, lebih dari 20 staf NSC lainnya dari berbagai level juga dipecat tanpa peringatan.

Beberapa pejabat pemerintah menambahkan, pembersihan ini secara serius merusak moral di beberapa lembaga keamanan nasional dan memicu kekhawatiran kehilangan talenta tinggi di posisi-posisi penting. Dengan semakin ditekankannya standar “kesetiaan” di lingkungan nasional oleh pemerintahan Trump, beberapa posisi kunci mungkin semakin sulit diisi oleh para profesional keamanan yang berkualifikasi tinggi.

接著讀