Bitcoin Tembus $120.000, Cetak Rekor Tertinggi — 100 Ribu Trader Rugi, Institusi Prediksi Naik ke $200.000 Akhir Tahun
Pada 14 Juli, harga Bitcoin untuk pertama kalinya melampaui $120.000, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Dalam 24 jam terakhir, lebih dari 100.000 trader mengalami likuidasi. Dorongan kuat dari pembelian institusi, sinyal kebijakan positif, dan kemungkinan pemotongan suku bunga oleh The Fed menjadi faktor utama di balik lonjakan harga ini. Beberapa lembaga kini memperkirakan Bitcoin dapat mencapai $200.000 sebelum akhir tahun. Meski begitu, analis memperingatkan risiko koreksi dan potensi “black swan” dari ketidakpastian global.
Kegilaan Kripto Kembali: Bitcoin Lampaui $120.000, 100 Ribu Trader Terlikuidasi
Pasar kripto kembali memanas pada 14 Juli ketika harga Bitcoin melewati angka $120.000 untuk pertama kalinya. Menurut data dari Coinglass, lebih dari 100.000 trader dilikuidasi dalam 24 jam terakhir, mencerminkan volatilitas ekstrem yang terjadi.
Kenaikan tak hanya dialami Bitcoin—Ethereum, Dogecoin, dan SUI juga mencatat lonjakan. SUI naik lebih dari 12% dalam sehari, sementara Ethereum dan Dogecoin masing-masing meningkat sekitar 3%, menunjukkan gairah risiko yang kembali menguat.
Institusi Borong Bitcoin, Kebijakan Dukung Lonjakan Harga
Jeffrey Ding, Kepala Analis di HashKey Group, menyebut lonjakan ini didorong oleh beberapa faktor utama. Setelah konsolidasi pasar yang cukup panjang, kekuatan beli yang terakumulasi memberikan dorongan tajam, ditambah dengan dominasi pemegang jangka panjang yang meminimalkan tekanan jual.
Ia juga menyoroti perbaikan dalam kepastian regulasi aset digital global, yang meningkatkan kepercayaan investor. Di AS, pengesahan “Big and Beautiful” Act serta langkah investasi baru dari perusahaan milik keluarga Trump turut memperkuat daya tarik institusional terhadap Bitcoin.
Pada 8 Juli, Trump Media & Technology Group (DJT) mengajukan dokumen ke SEC untuk meluncurkan ETF Bitcoin baru, yang ikut memicu sentimen positif pasar.
Arah Selanjutnya: $200.000 Akhir Tahun? Optimisme Institusi Meningkat
Data opsi menunjukkan mayoritas posisi pasar kini berpihak pada tren bullish. Adam Guren, pendiri Hunting Hill Global Capital, mengatakan bahwa Bitcoin kini kembali dinilai sebagai “emas digital”, apalagi menjelang siklus pemotongan suku bunga oleh The Fed. Menurutnya, permintaan saat ini bersifat struktural dan berjangka panjang.
Geoff Kendrick dari Standard Chartered bahkan memprediksi Bitcoin bisa mencapai $135.000 pada kuartal ketiga dan menyentuh $200.000 pada akhir tahun.
Tetap Waspada: Risiko Koreksi & Ketidakpastian Makro Mengintai
Meski pasar sedang euforia, Ding memperingatkan agar investor tak terlalu gegabah. “Rekor baru bukan berarti puncak langsung tercapai—butuh waktu konsolidasi,” ujarnya.
Ia juga menyoroti risiko-risiko eksternal: krisis geopolitik (seperti konflik Iran-Israel), gejolak keuangan global (inflasi, gagal bayar), hingga potensi ketidakstabilan politik di AS—semuanya bisa mengganggu pasar secara tiba-tiba.
Penutup: Sinyal Bull Market Nyaring—Atau Justru Awal Badai?
Tembusnya Bitcoin ke $120.000 menjadi titik balik penting dalam pasar kripto 2025. Namun di tengah lonjakan antusiasme, para investor harus tetap waspada. Di jalan menuju $200.000, setiap lonjakan adalah ujian baru—bukan akhir perjalanan.
Dari London Timur ke Penghormatan Kerajaan: David Beckham Dianugerahi Gelar Ksatria atas Jasa di Dunia Olahraga dan Kemanusiaan
“Gelar seperti ini tidak pernah ada dalam mimpi masa kecil saya di lingkungan tempat saya dibesarkan.” Pada 15 Juni, keluarga kerajaan Inggris secara resmi mengumumkan bahwa mantan kapten timnas Inggris David Beckham telah dianugerahi gelar Ksatria, sebagai pengakuan atas kontribusinya yang luar biasa dalam olahraga dan kegiatan kemanusiaan.
Penipuan di Taman: Benarkah Mengungkap Rahasia di Balik “Kesantunan Tinggi” Orang Jepang?
Temanku pernah mengalami penipuan di Jepang — dan yang menyakitinya serta yang menolongnya, sama-sam...
Zhang Hao Absen, Du Runwang Cedera! Guangdong Turunkan “Kartu As”—Bakat Terhebat dalam 10 Tahun Terakhir
Pada 16 Desember (waktu Beijing), CBA kembali bergulir dengan sebuah laga besar yang sangat dinantik...
Mulai 1 Januari 2026: Dari 5 Menjadi 6 Program Jaminan Sosial—Apa Dampaknya pada Gaji Bersih Anda?
Pada September tahun ini, Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional (otoritas jaminan kesehatan...
Siapa pelakunya? Tokoh-tokoh media menduga ada masalah di ruang ganti beberapa tim CBA, dan mungkin lebih dari satu tim.
Jurnalis Zhao Tanzhang menyatakan di media sosial bahwa ia memiliki kecurigaan wajar terkait masalah...
Vivian Hsu Terkejut Saat Kepala Shower Tiba-tiba Meledak Semburan Air Sangat Kuat, Hampir Melukai Tulang Rusuk
(Taipei, 11) Artis asal Taiwan, Vivian Hsu, baru-baru ini mengalami kejadian mengerikan yang nyaris ...
Hanya 1 Penalti dalam 8 Laga! Mengapa Performa Bintang Manchester City Haaland Menurun Drastis? Apakah Dia Telah Mencapai Batasnya?
Dini hari 21 Januari, putaran ke-7 fase pertama Liga Champions 2025/26 menghadirkan pertandingan pen...
Korea Selatan menempati peringkat ke-4 dunia dalam pemasangan robot industri, dengan komponen utama banyak diimpor dari Tiongkok.
Pada 25 Januari, laporan dari Institut Riset Perdagangan Internasional di bawah Korea International ...
Saham perbankan kembali menguat, membantu Bursa Malaysia bangkit dengan rebound yang kuat.
(Kuala Lumpur, 30)Mayoritas bursa Asia dibuka menguat pagi ini, dan pasar saham Malaysia ikut naik, ...
Interior Leapmotor D99 Terungkap, Lanjutkan Desain Mewah & Teknologi D19
Bocoran interior MPV pertama Leapmotor, D99, terungkap, menampilkan desain tech-lu...
Babak playoff Liga Champions memasuki hari penentuan
Empat tiket terakhir menuju 16 besar akan diperebutkan — dan menariknya, kali ini tanpa kehadiran ti...
Christopher Downs secara mengejutkan mengumumkan kabar bahagia—ia kembali menjadi ayah! Ia membagikan foto hangat saat menggendong bayi, dan menyebutnya sebagai “malaikat kecil keduanya.” Namun, identitas ibu dari bayi tersebut belum diungkap, sehingga memicu berbagai spekulasi di kalangan publik.
(Taipei, 2 April) Aktor asal Kanada berusia 54 tahun, Christopher Downs, kembali menjadi sorotan set...