Telepon Putin Buat Trump Marah: AS Ancam Tarif 100% Jika Gagal Capai Gencatan Senjata
Menurut laporan media AS, Presiden Rusia Vladimir Putin dalam panggilan telepon pada 3 Juli mengatakan kepada Donald Trump bahwa Rusia akan meningkatkan perang di Ukraina dalam 60 hari ke depan. Hal ini memicu perubahan sikap Trump yang kemudian menyetujui bantuan militer ke Ukraina dan mengancam akan mengenakan tarif sekunder hingga 100% terhadap Rusia jika tidak ada kesepakatan gencatan senjata dalam 50 hari.
Ancaman Putin Perluas Perang, Trump Kini Berpaling Dukung Ukraina
Konflik Rusia-Ukraina terus berlanjut, namun pendekatan Amerika Serikat menunjukkan perubahan besar. Menurut laporan Axios tanggal 13 Juli, Presiden Rusia Vladimir Putin dalam panggilan telepon dengan Trump mengungkapkan rencana untuk meningkatkan operasi militer dalam waktu 60 hari, menargetkan wilayah-wilayah strategis di dalam batas administratif Ukraina.
Pernyataan Putin dilaporkan membuat Trump frustrasi. Seorang narasumber mengungkapkan bahwa Trump kemudian mengatakan kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron: “Dia (Putin) ingin menguasai segalanya.”
Setelah panggilan itu, sikap Trump terhadap Rusia berubah drastis. Ia menyatakan kecewa berat atas hasil percakapan dan menyetujui pengiriman senjata defensif ke Ukraina. Trump juga mempertimbangkan sanksi tambahan terhadap Rusia.
AS Siapkan Tarif Sekunder 100% untuk Tekan Rusia
Pada 14 Juli, saat konferensi pers bersama Sekjen NATO Mark Rutte, Trump mengumumkan bahwa Amerika akan mengirim senjata ke Ukraina melalui NATO, yang akan menangani pembiayaan dan distribusinya. Ia juga memberikan ultimatum: jika dalam 50 hari tidak tercapai kesepakatan damai, AS akan mengenakan tarif sekunder hingga 100% terhadap Rusia dan negara lain yang masih berdagang dengan Moskow.
“Kalau tidak ada kesepakatan, ya kami akan kenakan tarif 100%,” kata Trump dengan tegas.
Perubahan Strategi: Trump Tunjukkan Ketegasan Terhadap Rusia
Trump yang selama ini sering dianggap lunak terhadap Rusia, kini menunjukkan perubahan arah strategi. Menjelang pemilu, pendekatan keras ini bisa menjadi cara untuk memperkuat citra kepemimpinannya dan menjawab kritik terhadap kedekatannya dengan Putin.
Perjuangan Seorang Bintang: Streamer Terkenal League of Legends Didiagnosis Penyakit Ginjal Serius
Dalam sebuah unggahan yang menyentuh hati di akun Douyin-nya, streamer League of Legends ternama, "C...
Trump Kecam Denda €2,95 Miliar Uni Eropa pada Google, Ancam Gunakan “Pasal 301”
Uni Eropa Jatuhkan Denda Besar pada GooglePada 5 September, Komisi Eropa menjatuhkan denda €2,95 mil...
Guardiola Mulai Menemukan Irama: Latih Foden & González Secara Personal, Kunci Kendali Manchester City
Musim ini tidak dimulai dengan mudah bagi Pep Guardiola. Setelah musim lalu tanpa gelar, tekanan bes...
Chip Revolusioner Dunia! Tim Fudan Berhasil Kembangkan Chip Flash Hibrida 2D–Berbasis Silikon Pertama di Dunia
Tim dari Laboratorium Nasional Chip Terpadu dan Sistem di Universitas Fudan kembali mencetak sejarah...
Laba Bersih BYD Kuartal III Capai ¥7,82 Miliar, Turun 32,6% Dibanding Tahun Lalu
Pada 30 Oktober, BYD (002594.SZ) merilis laporan keuangan kuartal III 2025. Pendapatan tercatat sebe...
Mengejutkan! Chen Zhen Pertanyakan Motif Donasi Xiaomi untuk Korban Kebakaran Hong Kong — Sensitif atau Cari Sensasi?
Pada 28 November, publik kembali heboh ketika nama Chen Zhen — seorang reviewer otomotif terkenal — ...
Harga Valuasi Triliun Dolar: OpenAI Kehilangan Para Pendiri
Steve Jobs pernah menyamakan Fairchild Semiconductor dengan bunga dandelion: saat angin bertiup, bij...
Momen bersejarah baru di Liga Champions!
21 Januari, Arsenal berhasil mengalahkan Inter Milan 3-1 di putaran ketujuh babak grup Liga Champion...
Arsenal Sempurna di Puncak: Mengapa Tim Premier League Begitu Nyaman di Liga Champions?
Sebanyak 18 laga penutup fase liga Liga Champions dimainkan dalam satu malam, menghadirkan tontonan ...
Udoka Dikritik karena Rotasi Pemain: Durant “Terbuang” di Kuarter Ketiga, Empat Pemain Cadangan Tidak Digunakan di Paruh Kedua!
Rockets kalah 99-111 dari Spurs, dengan performa buruk di kuarter keempat, baik dalam serangan maupu...
Sebak Mengenang Mendiang Isteri, Felix Wong Tampil Sebagai Tetamu Konsert, Cetus Spekulasi Kembali ke Dunia Hiburan
HONG KONG, 16 Juli – Pelakon Hong Kong Felix Wong, 64, akhirnya kembali membuat penampilan di pentas...