2026年9月10日

Mengejutkan! Chen Zhen Pertanyakan Motif Donasi Xiaomi untuk Korban Kebakaran Hong Kong — Sensitif atau Cari Sensasi?

Pada 28 November, publik kembali heboh ketika nama Chen Zhen — seorang reviewer otomotif terkenal — ...

Pada 28 November, publik kembali heboh ketika nama Chen Zhen — seorang reviewer otomotif terkenal — kembali naik ke trending karena komentar kontroversialnya.

Ya, teman-teman. Kali ini pun masih soal Xiaomi.

Pada 26 November sore, terjadi kebakaran besar di beberapa blok perumahan di Hong Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, menyebabkan korban jiwa yang tidak sedikit dan membuat masyarakat luas sangat terpukul.

Keesokan paginya pada 27 November, akun resmi filantropi Xiaomi mengumumkan bahwa Xiaomi Foundation Hong Kong menyumbangkan 10 juta dolar Hong Kong untuk bantuan darurat. Dana ini difokuskan untuk kebutuhan medis, bantuan penampungan sementara, serta dukungan masa transisi bagi para korban. CEO Xiaomi, Lei Jun, juga menyampaikan doa dan harapannya agar para korban bisa segera bangkit dari musibah ini.

Setelah kejadian tersebut, banyak perusahaan lain juga mengumumkan donasi dan bantuan, menunjukkan rasa tanggung jawab sosial perusahaan yang kuat. Ini sebenarnya adalah momen penuh nilai kemanusiaan yang patut diapresiasi.

Namun pada 27 November, Chen Zhen membuat postingan yang menyinggung donasi Xiaomi dan menuliskan:
“Tidak peduli apa pun motivasinya, yang jelas hal ini tidak bisa disalahkan — thumbs up.”

Sekilas terlihat seperti pujian, tetapi frasa “tidak peduli apa motivasinya” dan “tidak bisa disalahkan” terdengar seperti sindiran terselubung. Dalam situasi bencana, ketika perusahaan berinisiatif memberikan bantuan, mengapa harus menyiratkan niat yang diragukan?

Tak butuh waktu lama, komentarnya langsung menjadi viral dan memicu diskusi panas.

Menurut pandangan banyak pihak, donasi sebesar itu adalah bentuk kebaikan nyata. Dan pada saat tragedi kemanusiaan, memancing sensasi dengan insinuasi sinis adalah tindakan yang tidak pantas.

Sepertinya menyadari reaksi publik yang negatif, Chen Zhen kemudian meminta maaf dan menyatakan bahwa menurutnya Xiaomi masih memiliki masalah terkait “spirit kontraktual” dalam urusan tertentu, sehingga kedermawanan mereka mungkin terasa membingungkan bagi sebagian orang — namun ia tetap menegaskan donasinya patut diapresiasi.

Melihat reaksi warganet, banyak yang tetap tidak bisa menerima logika Chen Zhen. Sengketa hukum Xiaomi dan kontribusi kemanusiaan Xiaomi adalah dua hal berbeda. Lagi pula, Xiaomi bukan pertama kalinya melakukan aksi donasi.

Beberapa contoh donasi sebelumnya:

  • Juli 2025, banjir besar di Tiongkok Utara: donasi tunai 5 juta RMB + 350 ribu RMB bantuan logistik
  • 2023, hujan ekstrem di Beijing dan Hebei: donasi 25 juta RMB
  • 2023, gempa bumi di Gansu: donasi 5 juta RMB untuk rekonstruksi

Semua donasi tersebut tercatat secara resmi dan dapat diverifikasi publik.

Sesungguhnya, aksi sosial perusahaan seharusnya tidak dijadikan ajang permainan moral. Sikap Xiaomi yang selalu bergerak cepat dalam situasi bencana patut dihargai.

Yang menarik, Chen Zhen dulunya dikenal sebagai pendukung Xiaomi yang cukup militan — sering memuji produk Xiaomi di media sosial dan menyebut dirinya pengguna setia. Namun dalam dua tahun terakhir, ia berulang kali menyerang Xiaomi, terutama dalam isu Xiaomi Auto, dan sering memperbesar narasi negatif. Perubahan sikapnya benar-benar mencolok.

Kenapa bisa begitu? Besar kemungkinan karena faktor traffic. Mengkritik Xiaomi biasanya memancing interaksi dan diskusi — dan diskusi berarti popularitas.

Tetapi sekalipun ada perselisihan sebesar apa pun, memanfaatkan musibah sebagai kesempatan menyindir donasi kemanusiaan adalah tindakan yang menurunkan martabat.

Mencari perhatian dengan gaya sindiran memang bisa meningkatkan exposure, tetapi tidak heran jika kali ini ia menuai hujatan. Netizen pun sudah paham polanya: buat provokasi → viral → minta maaf → ulang lagi nanti.

Pada akhirnya, menjadikan bencana manusia sebagai bahan permainan kata adalah tindakan tanpa empati. Dan bila pelakunya adalah figur publik, respons tegas dari masyarakat adalah wajar.

Sebagai penutup, bagaimana menurutmu? Apakah tanggapan Chen Zhen yang mempertanyakan motif donasi Xiaomi ini layak dikritik? Silakan tinggalkan pendapatmu di kolom komentar dan mari berdiskusi.

接著讀