Membayar untuk “Kesederhanaan”: Kebangkitan iPhone 4S
Di pasar smartphone yang terus berkembang, iPhone 4S dari Apple yang diluncurkan 15 tahun lalu kemba...
Di pasar smartphone yang terus berkembang, iPhone 4S dari Apple yang diluncurkan 15 tahun lalu kembali populer pada 2026. Di Pinduoduo, penjualannya mencapai lebih dari 3.000 unit dalam 30 hari, dengan total 28.000 pemesanan grup.
Sebagai perangkat terakhir Apple dengan layar Retina 3,5 inci, iPhone 4S menyimpan nilai nostalgia bagi generasi Milenial dan Gen Z. Meskipun hanya mendukung iOS 7 dan tidak bisa menjalankan aplikasi modern seperti WeChat atau QQ, daya tarik retro membuatnya populer di kalangan muda.
Alasan utama kebangkitan ini:
- Modifikasi nostalgia: Penjual memasang game klasik seperti Fruit Ninja dan Where’s My Water?, bahkan beberapa game AAA awal, dengan perpustakaan game 2TB untuk memenuhi kebutuhan nostalgia.
- Harga terjangkau: Harga second-hand di Pinduoduo hanya ¥45–53, sangat murah dibandingkan iPhone baru dengan harga ribuan yuan, cocok untuk pengguna yang ingin pengalaman sederhana dan retro.
Dari sisi psikologi, iPhone 4S menghadirkan kenangan dan nilai emosional. Bagi Gen Z, ini adalah koneksi ke era yang lebih sederhana dan autentik. Orang tua juga menggunakan sebagai ponsel cadangan atau untuk anak-anak, membatasi akses ke fitur smartphone modern yang kompleks. Beberapa pengguna memodifikasi sebagai pemutar musik mobil atau pengendali rumah pintar, memanfaatkan nilai sisa perangkat.
Fenomena ini bukan kasus tunggal. Nokia 808 dan Canon IXUS130 juga mengalami kebangkitan. Para ahli menekankan bahwa meskipun pasar mainstream mengejar spesifikasi dan AI, sebagian pengguna lebih menghargai “ketidaksempurnaan” dan kesederhanaan, menjadikan perangkat retro simbol budaya lintas generasi. Seorang ahli berkata: “Nilai emosional iPhone 4S membuat orang bersedia membeli—meski tidak menyelesaikan semua masalah, ia memberikan jeda dalam kehidupan yang serba cepat.”
Kai Langer, Mantan Direktur Desain Seri BMW i, Bergabung dengan Xiaomi untuk Percepat Ekspansi Mobil Listrik
Kai Langer, mantan kepala desain untuk lini BMW i Series, resmi bergabung dengan raksasa teknologi a...
von der Leyen: Eropa Akan Membantu Ukraina Menjadi “Landak Baja” untuk Pertahanan Diri
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen melakukan panggilan telepon dengan Presiden Ukraina Volod...
Memperkenalkan Xiaomi Mijia Smart Airbag Foot Massager 2 Terbaru!
Xiaomi baru saja meluncurkan Mijia Smart Airbag Foot Massager 2, sebuah perangkat revolusioner sehar...
Terkait jajaran pengisi suara versi Mandarin Zootopia 2, pihak produksi mungkin salah memperhitungkan satu hal penting.
Jangan Sampai Pengisi Suara Jadi Satu-satunya Hal yang “Gila” di Zootopia 2 Setelah menunggu 9 tahun...
Setelah kebakaran Hong Kong, reputasi Su Bingtian melonjak drastis — ucapannya “seakar dan sejiwa” penuh makna, hingga mengejutkan Quan Hongchan
Berita kebakaran di Hung Fuk Court, Tai Po, Hong Kong membuat banyak orang terpukul. Hingga pukul 4 ...
Penerbitan Bon Berdenominasi Euro Cecah Rekod Tertinggi, Aliran Dana Global Semakin Pelbagai
(Frankfurt, 22 haribulan) Menjelang penghujung tahun, pasaran modal global menyaksikan satu perubaha...
Lenovo Bocorkan moto X70 Air Pro AI: Lensa Telefoto Periskop Mungkin Hadir
Pada 30 Desember, Lenovo moto secara resmi membocorkan smartphone moto X70 Air Pro AI yang akan data...
Pengguna Keluhkan Samsung Galaxy S24 Ultra: Sudut Tajam Bisa Sobek Jeans!
Pada 27 Januari, Android Headline melaporkan bahwa Samsung Galaxy S24 Ultra memiliki desain kotak de...
Balikkan keadaan di detik terakhir! Smith catat 36+8+8 bawa Shenzhen Leopards menang tipis atas Beijing Royal Fighters raih 9 kemenangan beruntun, Riller cetak 45 poin nyaris jadi penentu
Pada 4 April, pertandingan CBA berlangsung dramatis saat Shenzhen Leopards menang tipis 104-103 atas...
Aktor senior berusia 77 tahun yang dikenal sebagai “pemeran langganan tokoh konglomerat,” Yu Yang, baru-baru ini terlihat di Hong Kong dalam penampilan publik yang cukup jarang.
(Hong Kong, 8 April) Aktor veteran Yu Yang yang kini berusia 77 tahun, dikenal sebagai “tokoh konglo...
Pernah jadi kapten timnas dan pembawa bendera Piala Asia, kemudian jadi pelatih penuh kontroversi — Qi Wusheng
Nama Qi Wusheng sering mengingatkan peminat kepada era sukar bola sepak China, khususnya ketika beli...