2026年9月10日

“Kanté Putih” 20 Tahun Bersinar! João Neves Cetak Hat-Trick, PSG Hajar Toulouse 6-3

Pada 31 Agustus, Paris Saint-Germain melanjutkan start sempurna mereka di Ligue 1 musim 2025/26 deng...

Pada 31 Agustus, Paris Saint-Germain melanjutkan start sempurna mereka di Ligue 1 musim 2025/26 dengan kemenangan tandang 6-3 atas Toulouse. Ini menjadi kemenangan ketiga beruntun PSG dan memastikan mereka tetap di puncak klasemen. Bintang pertandingan tak lain adalah gelandang muda Portugal berusia 20 tahun, João Neves, yang mencetak dua gol salto dan satu tendangan jarak jauh indah untuk melengkapi hat-trick pertama dalam kariernya — membuktikan julukannya, “Kanté Putih.”

PSG Kuasai Sejak Awal

Dengan catatan dominan atas Toulouse (9 kemenangan dari 12 pertemuan terakhir), PSG langsung menggebrak. Baru 7 menit laga berjalan, João Neves membuka skor lewat sepakan salto spektakuler. Dua menit kemudian, Fabián Ruiz memberi assist kepada Bradley Barcola untuk gol kedua. Pada menit ke-14, Neves kembali mencetak gol dengan tendangan akrobatik, membuat PSG unggul cepat 3-0.

Menit ke-31, Ousmane Dembélé menambah gol lewat penalti. Toulouse sempat memperkecil kedudukan, namun kiper Chevalier melakukan penyelamatan ganda dari titik putih di masa injury time babak pertama, memastikan PSG unggul 4-1 saat turun minum.

Neves Lengkapi Hat-Trick Perdana

Memasuki babak kedua, PSG tetap dominan. Pada menit ke-51, Barcola kembali mendapat penalti yang dieksekusi sempurna oleh Dembélé untuk gol keduanya. Menit ke-78, Neves melepaskan tembakan jarak jauh melengkung dari luar kotak penalti yang menghujam ke pojok gawang, menyempurnakan hat-trick pertamanya di level profesional.

Meski Toulouse mencetak dua gol di menit-menit akhir, PSG tetap menang telak 6-3. PSG mencatat 13 tembakan dengan 8 tepat sasaran dan berhasil mengonversi 6 gol. Neves sendiri mencatat 4 tembakan, 3 tepat sasaran, menghasilkan 3 gol, dengan akurasi operan mencapai 97%. Ia pun diganjar nilai sempurna 10/10 sebagai pemain terbaik laga.

Bintang Muda di Lini Tengah

Bagi seorang gelandang bertahan, mencetak hat-trick adalah prestasi langka. Seusai laga, Neves berkata dengan rendah hati: “Kemenangan lebih penting daripada gol saya, tetapi saya akan selalu mengingat hat-trick pertama ini.” Pelatih PSG, Luis Enrique, menambahkan pujian: “Bukan hanya jumlah golnya, tetapi cara dia mencetaknya sungguh luar biasa.”

Lahir pada September 2004, Neves adalah produk akademi Benfica dan pernah tampil 75 kali dengan 4 gol dan 3 assist sebelum diboyong PSG seharga hampir €60 juta pada musim panas 2024. Meski hanya memiliki tinggi 1,74 m, ia menutupi kekurangannya dengan agresivitas dan kecerdasan bermain. Musim lalu, ia tampil 59 kali dengan 7 gol dan 10 assist, menjadi salah satu kunci PSG meraih treble bersejarah (Ligue 1, Piala Prancis, dan Liga Champions).

Dengan gaya main agresif yang berbanding terbalik dengan wajah kalemnya, Neves dijuluki fans sebagai “Kanté Putih.” Kini, lewat hat-trick gemilangnya, Neves seakan memberi sinyal: PSG siap mempertahankan gelar mereka, dan ia akan menjadi motor utama.

接著讀