Strategi Bajak Talenta Mulai Mandek? Meta Siap Gaet Model AI Eksternal
30 Agustus – Laporan oleh Zhu Ling, Sci-Tech Innovation Board Daily Mark Zuckerberg kini menyadari s...
30 Agustus – Laporan oleh Zhu Ling, Sci-Tech Innovation Board Daily
Mark Zuckerberg kini menyadari satu hal penting: untuk membangun aplikasi AI kelas dunia, gaji tinggi dan perekrutan talenta terbaik saja tidak cukup. Kunci kemenangan justru terletak pada pemanfaatan teknologi AI mutakhir—apa pun sumbernya.
Awal bulan ini, laporan analisis mengungkap bahwa Zuckerberg seakan “mengibarkan bendera putih”, di mana Meta mulai mundur dari persaingan langsung di area inti ChatGPT milik OpenAI.
Kini, kabar terbaru membawa kejutan baru—Meta disebut tengah menjajaki kerja sama dengan dua rival lamanya, OpenAI dan Google, demi menyuntikkan kemampuan AI yang lebih bertenaga ke dalam ekosistem aplikasinya.
Membuka Pintu untuk Kolaborasi Eksternal
Tim manajemen Meta Superintelligence Lab telah membahas kemungkinan penggunaan model Google Gemini atau OpenAI di Meta AI—platform chatbot milik Meta—untuk menjawab pertanyaan pengguna dan memperkuat fitur AI lain di aplikasi media sosial Meta. Jika rencana ini terwujud, Meta akan secara langsung mengintegrasikan teknologi pesaing ke dalam produk andalannya.
Juru bicara Meta menegaskan bahwa perusahaan mengadopsi strategi menyeluruh untuk memimpin di bidang AI, meliputi pengembangan internal, kolaborasi dengan pihak eksternal, dan pemanfaatan teknologi open-source.
Langkah ini sebenarnya sudah mulai dilakukan. Dalam alat internalnya, Meta telah menyediakan pilihan model dari Anthropic dan OpenAI untuk asisten pemrogramannya, sehingga karyawan bisa memilih model sesuai kebutuhan. Selain itu, asisten produktivitas internal lainnya juga telah terintegrasi dengan teknologi OpenAI.
Tak berhenti di situ, minggu lalu Chief AI Officer Meta, Alexander Wang, mengumumkan bahwa Meta telah menandatangani perjanjian lisensi dengan Midjourney, perusahaan AI pembuat gambar dan video, untuk memanfaatkan teknologinya.
Dilema Strategis Zuckerberg
Langkah menuju kerja sama eksternal ini menyoroti dilema besar yang dihadapi Zuckerberg. Walau Meta memiliki pengaruh besar di dunia media sosial, di arena AI yang bergerak cepat, posisinya masih belum sekuat para pemimpin industri—ditandai dengan rasa urgensi dan sikap yang kadang reaktif.
Awal tahun ini, pengembangan model AI andalan Meta, Behemoth, menemui hambatan besar sehingga peluncurannya berkali-kali tertunda. Zuckerberg kabarnya kecewa dengan kinerja tim Llama 4 yang dinilai gagal membawa terobosan signifikan bagi Behemoth.
Sebagai respons, ia melakukan perombakan besar di tim AI, merekrut mantan CEO Scale AI Alexander Wang dan mantan CEO GitHub Nat Friedman untuk memimpin Superintelligence Lab—dengan dukungan investasi miliaran dolar.
Meta juga agresif membajak talenta AI kelas atas dari Apple, Anthropic, xAI, Google, dan OpenAI, dengan tujuan mempersempit jarak dengan para pemimpin industri.
Saat ini, Meta tengah mengembangkan model generasi berikutnya, Llama 5, yang ditargetkan mampu bersaing langsung dengan GPT dari OpenAI dan Gemini dari Google. Namun, proses pengembangan sebesar ini membutuhkan waktu.
Tantangan yang Harus Segera Diatasi
Meta AI menghadapi tantangan mendesak: meski memiliki basis pengguna bulanan mencapai 1 miliar orang, hanya sekitar 10% yang berinteraksi setiap hari. Sebelum Llama 5 siap diluncurkan, Meta perlu langkah sementara untuk meningkatkan daya saing produknya—dan mengadopsi model AI eksternal mungkin menjadi pilihan paling realistis saat ini.
[MPV Mewah Modern] Interior Buick GL8 Avenir Diperkenalkan: Nuansa “Ungu Senja & Putih Rembulan” dengan Kulit Nappa Premium
Di tengah meningkatnya persaingan di pasar MPV premium Tiongkok, Buick kembali unjuk gigi. Hari ini, mereka secara resmi merilis gambar interior dari Buick GL8 Avenir MPV terbaru, menampilkan perpaduan estetika Timur klasik dengan teknologi masa kini. Model ini diperkirakan akan segera diluncurkan.
Apple 2025: Peluncuran “Panas” di Tahun yang Paling Sulit
Pada 10 September pukul 1 pagi waktu Beijing, Apple mengadakan acara peluncuran produk musim gugur t...
Dari Wonderkid €60 Juta ke Pinjaman Murah? Real Madrid Lepas Endrick ke Ligue 1 Senilai €1 Juta, Tanda Kesabaran Raksasa Mulai Habis
Siapa sangka, baru sekitar enam bulan lalu masih dielu-elukan sebagai “penerus Pelé” dengan valuasi ...
Pukul 04.15 WIB, Premier League menghadirkan pertandingan puncak
Arsenal, pemimpin klasemen, menjamu Aston Villa yang berada di peringkat ketiga, hanya tertinggal 3 ...
Australian Open: Sabalenka Dihukum karena Berteriak, Namun Tetap Lolos ke Final
Pada 29 Januari, semifinal tunggal putri Australian Open menghadirkan momen dramatis. Pemain peringk...
Gigi Lai merayakan ulang tahun sang ayah dengan kebersamaan tiga generasi; ayahnya yang berusia 88 tahun mencuri perhatian berkat daya ingatnya yang luar biasa.
(Hong Kong, 4)Gigi Lai, 54 tahun—yang kerap dijuluki “dewi awet muda”—pada tanggal 2 membagikan sera...
Satu unggahan ulang memicu gelombang kritik internasional — dan permintaan maaf yang dianggap “khusus wilayah” justru memperbesar kontroversi.
Bek muda berusia 20 tahun dari Real Madrid diketahui sempat membagikan ulang sebuah unggahan yang me...
Setelah 10 Bulan, ATEEZ Kembali Konser di Malaysia — Siap Mengguncang Stadion Bersama Penggemar
(Kuala Lumpur, 23) Kumpulan K-pop terkenal ATEEZ kembali ke Malaysia selepas 10 bulan, kali ini memb...
Foto Mesra Wajah Berdekatan Tular, Idola Wanita Jepun Ditamatkan Kontrak Selepas Bertemu Peminat Lelaki Secara Rahsia
(Tokyo, 21) Anggota girl group Jepang W. DoubleV, Noa, menjadi sorotan setelah foto dirinya yang did...
Jennifer Tse Dedah Wajah Penuh Anak Lelaki 7 Bulan, Wajah Kacukan Dipuji “Tahap Tertinggi”
(Vancouver, 21) Aktris Hong Kong Jennifer Tse yang kini berusia 43 tahun telah menetap di Vancouver ...
Awal yang buruk bagi timnas China! Sejumlah komentator menilai “menambah pengalaman internasional memang baik,” namun perubahan ke formasi lima bek justru membuat para pemain kebingungan dan permainan menjadi tidak terarah, memicu kritik.
Pada laga putaran kedua seri internasional, timnas China kebobolan dua gol dalam sembilan menit pert...
Leehom Wang kembali hadirkan gebrakan baru dalam tur terbarunya; tiket konser di Hangzhou ludes dalam hitungan detik
(Hangzhou, 22) “Raja Pop Asia” Wang Leehom resmi meluncurkan tur konser terbarunya “The Best Place I...