Catat Rekor Terburuk dalam 4 Edisi Terakhir! Tim Voli Putri Tiongkok Tersingkir dari Perempat Final usai Kalah dari Prancis, Tiga Pemain Dapat Sorotan Keras
Pada malam 31 Agustus waktu Beijing, kejutan besar terjadi di babak 1/8 final Kejuaraan Dunia Voli P...
Pada malam 31 Agustus waktu Beijing, kejutan besar terjadi di babak 1/8 final Kejuaraan Dunia Voli Putri. Tim voli putri Tiongkok secara mengejutkan kalah 1-3 dari Prancis dan gagal melangkah ke perempat final — sebuah hasil yang menjadi pencapaian terburuk mereka dalam empat edisi terakhir turnamen ini.
Sejarah Gemilang, Tantangan Masa Transisi
Sepanjang sejarah Kejuaraan Dunia, tim voli putri Tiongkok telah meraih 2 gelar juara, 3 kali runner-up, dan 1 kali peringkat ketiga. Namun, penampilan terakhir mereka di partai final terjadi pada tahun 2014. Saat ini, tim sedang berada dalam masa transisi antara pemain senior dan junior, sehingga sulit untuk segera kembali ke masa keemasan.
Di fase grup, Tiongkok tampil perkasa dengan menyapu bersih kemenangan atas Meksiko, Kolombia, dan Republik Dominika, keluar sebagai juara grup tanpa terkalahkan. Meski demikian, dari segi permainan terlihat beberapa masalah penting: servis yang kurang agresif dan eksekusi strategi yang kurang rapi. Kedua faktor ini menimbulkan kekhawatiran jelang fase gugur.
Jelang Laga dan Rekor Pertemuan
Pelatih kepala Zhao Yong menegaskan sebelum pertandingan bahwa semua tim yang masuk 16 besar memiliki kekuatan dan kualitas permainan yang tinggi. Ia menekankan bahwa Tiongkok harus fokus pada performa sendiri, menjaga semangat juang, dan menerapkan strategi dengan baik.
Catatan pertemuan menguntungkan bagi Tiongkok — mereka mengalahkan Prancis pada babak grup Olimpiade Paris tahun lalu dan di ajang Volleyball Nations League Beijing tahun ini. Namun, Prancis tidak bisa diremehkan. Mereka hampir membuat kejutan di fase grup dengan memaksa Brasil bermain lima set sebelum akhirnya kalah tipis.
Jalannya Pertandingan
Set Pertama
Tiongkok terlihat gugup sejak awal dan gagal menemukan ritme permainan, melakukan serangkaian kesalahan yang membuat mereka tertinggal 3-8 dan harus menggunakan dua time-out lebih awal. Masuknya pemain pengganti Tang Xin dan Li Yingying memberi dorongan, namun set pertama tetap berakhir 20-25 untuk keunggulan Prancis. Tiongkok mencatat 9 kesalahan di set ini, dengan 5 kesalahan terjadi di awal laga.
Performa Kunci (Set 1)
- Tang Xin: 4 poin (5 spike, 4 kill, tanpa error) – penampilan impresif dari bangku cadangan.
- Li Yingying: 3 poin (5 spike, 3 kill) – cukup solid meski belum maksimal.
- Wu Mengjie: 2 poin (12 spike, 2 kill, 4 error) – kurang efisien.
- Zhuang Yushan: 0 poin (6 spike, tanpa kill, 2 error) – kontribusi minim.
Set Kedua
Tiongkok mulai menemukan permainan dan sempat unggul hingga 4 poin. Namun, keunggulan itu menguap setelah Prancis menyamakan kedudukan di 15-15 dan 21-21. Bahkan saat unggul 24-22 dan punya set point, mereka gagal menutup set dan kalah 25-27. Kesalahan sendiri kembali jadi masalah, dengan total 7 kali di set ini.
Li Yingying belum menemukan ritme terbaiknya di penerimaan bola, Gao Yi gagal memanfaatkan peluang serangan, sementara Wu Mengjie dan Zhuang Yushan tetap kesulitan.
Set Ketiga
Dengan posisi terjepit, Tiongkok menurunkan susunan starter awal: Wu Mengjie, Zhuang Yushan, Wang Yuanyuan, Gao Yi, Gong Xiangyu, setter Zhang Zixuan, dan libero Wang Mengjie. Kali ini permainan lebih kompak di penerimaan bola, blok, dan serangan. Pemain tengah tampil menonjol, dan meski Prancis sempat mendekat di skor 22-24, Tiongkok menutup set dengan kemenangan 25-22.
Statistik Set 3
- Poin serangan: Tiongkok 15, Prancis 18
- Blok: Tiongkok 3, Prancis 1
- Serve Ace: masing-masing 1
- Kesalahan sendiri: Tiongkok 2, Prancis 6
Set Keempat
Awal yang buruk kembali menghantui Tiongkok. Mereka tertinggal sejak awal dan tidak mampu membalikkan keadaan. Prancis menjaga keunggulan hingga akhir, menutup pertandingan dengan skor 3-1, dan memastikan Tiongkok tersingkir dari turnamen.
PM Thailand Paetongtarn Diskors oleh Mahkamah Konstitusi karena Rekaman Bocor, Krisis Politik Mengguncang
Pada 1 Juli 2025, Mahkamah Konstitusi Thailand secara resmi menerima petisi yang menuduh Perdana Men...
Lemborexant: Obat Tidur Baru yang Bebas dari “Kategori II”
Bagi banyak penderita insomnia, obat tidur sering menjadi satu-satunya cara untuk bisa beristirahat....
Raup Untung Ratusan Juta dari Buffet Seafood? Kafe Internet, KTV, dan Teater Kini Dipadati Anak Muda yang Datang untuk Makan!
Beberapa waktu lalu, sebuah warnet di Wuhan bernama X-GAME Esports Hall mendadak viral karena satu h...
Kejutan di Final Basket Wanita: Guangdong 74-68 Kalahkan Sichuan, Penampilan Li Meng Jadi Sorotan
Di final Divisi Senior Basket Wanita Pekan Olahraga Nasional, Guangdong mengalahkan Sichuan 74-68, m...
Insinyur Honor Mengulas Doubao Phone: Menjelajahi Model Interaksi Baru di Era AI
Fast Technology melaporkan pada 7 Desember bahwa model AI milik ByteDance, Doubao, telah resmi meril...
Konser Jolin Tsai di Beijing sudah lolos izin, namun tetap dilaporkan; beredar kabar ratusan surat keluhan masuk ke dinas pariwisata dan kebudayaan
Beijing, 13 Januari —Penyanyi papan atas Taiwan Jolin Tsai kembali menjadi sorotan di Tiongkok menje...
Xiang Hanzhi Kurus hingga Mirip Zhong Chuxi? Dipuji sebagai “Dewi Wajah Natural”, Dipanggil “Mama” oleh Fans—Dari Cewek Dingin nan Elegan Sekejap Jadi Gadis Malu-Malu
Aktris kelahiran 2000-an Xiang Hanzhi kini benar-benar mencuri perhatian, bukan lewat gosip, melaink...
Durant Cetak Dua Tonggak Sejarah: Total Tembakan Tiga Angka ke-10 Sepanjang Masa, 37 Tahun Masih Cetak 30+ Beruntun
Pada 27 Januari, dalam pertandingan reguler NBA, Houston Rockets menampilkan comeback spektakuler me...
Usai heboh “konflik keluarga” Brooklyn Beckham, David Beckham dikabarkan meneken kontrak parfum senilai 2,8 miliar yuan—karier sekeluarga pun disebut sama-sama melejit
Pada 30 Januari 2026, Mirror melaporkan bahwa David Beckham telah menandatangani kontrak parfum bern...
Hari Panas CSL: Tieren Menang, Hainiu Bangkit
2-1, 1-0! Dua Kejutan Besar di Pekan Ke-4 Liga Super China Pada pukul 15.30, 4 April, dua pertanding...
Usia 46 tahun, Tang Wei dikabarkan hamil anak kedua setelah 12 tahun menikah, mantel longgar tak mampu menyembunyikan perutnya
Aktris pemenang penghargaan Tang Wei, yang menikah dengan sutradara Korea Selatan Kim Tae-yong pada ...