2026年9月10日

Hatchback Lafa 5 Debut di Eropa — CEO Leapmotor Zhu Jiangming Targetkan Penjualan 100 Ribu Unit per Bulan Tahun Depan

Jika sepuluh tahun dari sekarang kita menoleh kembali ke ajang pameran mobil Munich tahun ini, mungk...

Jika sepuluh tahun dari sekarang kita menoleh kembali ke ajang pameran mobil Munich tahun ini, mungkin saja momen ini akan dikenang sebagai titik balik penting dalam pergeseran kekuatan antara industri otomotif Tiongkok dan Eropa. Pameran bergengsi yang mewarisi tradisi Frankfurt Motor Show ini dihadiri oleh 103 perusahaan Tiongkok—bertambah 30 peserta dibandingkan tahun 2023. Nama-nama besar seperti BYD, Geely, Chery, GAC, Xpeng, Leapmotor, AITO, Changan, dan Dongfeng tampil penuh percaya diri. Tak ketinggalan, raksasa baterai seperti CATL, EVE Energy, Gotion High-Tech, inovator teknologi otonom seperti Horizon Robotics dan Momenta, serta penyedia perangkat lunak dan keras seperti iFLYTEK, Carlink, dan Goodix turut meramaikan ajang ini.

Seperti yang dikatakan CEO Mercedes-Benz Ola Källenius dalam pidatonya, “Persaingan ‘gaya Darwin’ yang dibawa industri otomotif Tiongkok kini tengah menyapu dunia.”

Di antara deretan model “edisi khusus” yang difokuskan untuk pasar internasional, sorotan utama jatuh pada debut Leapmotor Lafa 5, hatchback dua pintu yang digadang-gadang sebagai “hot hatch” masa depan. Lafa 5 dibangun di atas platform terbaru LEAP 3.5, berdimensi 4430/1880/1520mm dengan jarak sumbu roda 2735mm, dan siap bersaing dengan VW Golf, VW ID.3, hingga BMW Mini. Desainnya simpel namun sporty, dengan lampu depan LED garis penuh yang dipadukan DRL tiga titik di kedua sisi, lampu utama di tengah, hidung yang sedikit menonjol, dan lips depan berwarna hitam.

Tampilan sampingnya mengalir dengan garis bodi melengkung, overhang pendek, distribusi bobot 50:50, gagang pintu tersembunyi, pintu tanpa bingkai, velg 19 inci, serta lidar di atap. Bagian belakang membawa identitas khas Leapmotor dengan lampu LED penuh, spoiler besar di atap, dan diffuser ala mobil sport. Untuk pecinta performa, tersedia varian Lafa 5 Ultra dengan lips depan lebih agresif, body kit penuh, dan spoiler belakang yang lebih mencolok—mirip konsep VW Golf GTI.

Lafa 5 diperkirakan akan menggunakan arsitektur 800V dengan kemampuan fast charging, memberikan keunggulan signifikan dibanding pesaing seperti VW ID.3. Lebarnya yang mencapai 1880mm menjadikannya salah satu hatchback paling lebar di kelasnya, menawarkan ruang kabin yang lebih lega. Leapmotor juga menegaskan bahwa mobil ini telah mendapatkan sentuhan kalibrasi sport dari tim teknik papan atas Stellantis di Eropa, menghasilkan pengendalian dan karakter berkendara yang sesuai dengan selera pengemudi Eropa. Peluncuran di pasar Tiongkok dijadwalkan pada kuartal IV 2025, disusul penjualan global pada 2026. Lafa 5 Ultra direncanakan rilis pada paruh pertama 2026.

CEO Leapmotor Zhu Jiangming menyebut Lafa 5 sebagai produk yang lahir dari strategi globalisasi perusahaan, dirancang khusus untuk anak muda. Nama “Lafa” sendiri melambangkan jiwa sporty dan gaya yang mencuri perhatian. Dengan spesifikasi yang lebih tinggi dibanding model seperti C10 dan C01, harga jualnya di Tiongkok diperkirakan sedikit lebih tinggi.

Keunggulan Leapmotor di Eropa didukung hubungan eratnya dengan Stellantis—perusahaan induk Peugeot, Citroën, dan Fiat Chrysler—hingga membuat sebagian media dan konsumen Eropa menganggap Leapmotor sebagai “merek ke-15” Stellantis. Melalui kemitraan ini, Leapmotor telah membangun 1.700 outlet penjualan di luar negeri, jauh lebih banyak dibanding sekitar 900 outlet di dalam negeri.

Selama pameran Munich berlangsung, Leapmotor mengumumkan penjualan domestik pada Agustus mencapai 57.066 unit, naik lebih dari 88% dibanding tahun lalu. Ini menjadi rekor pertumbuhan selama 8 bulan berturut-turut dan 2 bulan berturut-turut menembus angka 50 ribu unit. Zhu optimistis menyatakan, “Tahun depan, penjualan domestik akan berlipat ganda, pasar luar negeri juga setidaknya berlipat ganda, dan titik penting 100 ribu unit per bulan akan tercapai.” Dengan Lafa 5 sebagai ujung tombak global, Leapmotor jelas menunjukkan ambisinya menaklukkan pasar Tiongkok dan internasional—dimulai dari Munich.

Kalau mau, aku bisa buatkan juga versi ringkas bergaya rilis pers supaya cocok untuk publikasi media otomotif Indonesia. Mau aku buatkan?

接著讀