WeChat Tegas Berantas Penipuan “Jasa Chat Palsu”, Pelanggar Bisa Diblokir Permanen
Pada 11 Agustus, WeChat Security Center resmi merilis pengumuman penindakan terhadap maraknya prakti...
Pada 11 Agustus, WeChat Security Center resmi merilis pengumuman penindakan terhadap maraknya praktik penipuan yang melibatkan perekrutan “jasa chat palsu” (proxy chat). Langkah ini muncul setelah banyak laporan dari pengguna yang menemukan adanya sindikat kriminal yang memanfaatkan platform eksternal untuk merekrut orang demi melakukan aksi penipuan melalui WeChat.
Modus yang digunakan terbilang licik. Para pelaku akan mempublikasikan iklan lowongan “jasa chat” dengan alasan sepele seperti mencari hewan peliharaan, urusan perjodohan, atau masalah kendaraan. Setelah korban menambahkan akun WeChat mereka, pelaku berdalih “salah menambahkan teman” untuk memulai percakapan. Selanjutnya, “jasa chat palsu” ini diarahkan untuk terus membangun komunikasi dengan calon korban hingga berhasil mengelabui mereka agar mengunduh aplikasi eksternal. Melalui aplikasi tersebut, pelaku kemudian melancarkan berbagai skema penipuan, mulai dari investasi e-commerce lintas negara palsu, penipuan asmara, hingga sewa properti fiktif.
WeChat Security Center menegaskan kepada seluruh pengguna: jangan pernah mencoba-coba atau terlibat dalam aktivitas yang mendukung kejahatan siber. Akun yang terbukti ikut serta akan dikenai sanksi bertingkat sesuai dengan hukum yang berlaku serta ketentuan platform, termasuk Perjanjian Lisensi dan Layanan Perangkat Lunak Tencent WeChat dan Panduan Penggunaan Akun Pribadi WeChat. Bagi yang berulang kali melanggar, risikonya adalah pemblokiran permanen. Selain itu, pihak WeChat juga akan mengumpulkan bukti dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelaku.
Pusat keamanan juga mengingatkan bahwa “jasa chat palsu” pada dasarnya hanyalah jebakan yang dirancang kelompok kriminal online untuk memanfaatkan identitas pengguna biasa sebagai tameng kejahatan sekaligus menghindari pelacakan. Jika pengguna dengan sadar tetap mengikuti instruksi meski mengetahui adanya tindak kriminal, maka hal itu akan dianggap sebagai kesalahan yang disengaja dan dapat menimbulkan konsekuensi hukum.
Bagi pengguna yang menemukan aktivitas mencurigakan di WeChat, segera lakukan laporan melalui aplikasi WeChat atau Tencent Guardian. Setelah laporan diverifikasi, tim akan langsung mengambil tindakan. WeChat juga mengimbau pengguna untuk selalu melindungi data pribadi, berhati-hati saat menambahkan teman baru, tidak mudah percaya dengan alasan seperti “salah tambah teman,” dan menolak mengunduh aplikasi dari sumber tidak jelas. Langkah pencegahan sederhana ini penting untuk menjaga keamanan diri dan melindungi aset digital Anda.
Elon Musk Umumkan Grok 4 Gratis untuk Semua: Performa Terdepan, Kemampuan Akademis Setara Doktor
11 Agustus — Elon Musk hari ini mengumumkan di media sosial bahwa Grok 4, model AI skala besar terba...
Laba & Pendapatan NVIDIA Q2 Naik Lebih dari 55%, Tapi Penjualan di Tiongkok Anjlok 24% dan Nilai Pasar Hilang Rp 9.300 Triliun
Raksasa chip AI NVIDIA kembali mencatat kinerja kuat, namun perlambatan pertumbuhan dan lemahnya per...
Legenda Hidup! Striker Afrika Cetak 171 Gol di Liga China — Pernah Menyebut Wang Yudong sebagai “Ronaldo dari China”
Musim China League One 2025 resmi berakhir, dan daftar pencetak gol musim ini kembali melahirkan kis...
AC Milan Ketagihan “Efek Veteran”! Bek Legendaris Berusia 41 Tahun Siap Comeback — Pernah Disebut Pewaris Maldini
Musim ini, perekrutan Luka Modrić menjadi langkah jenius bagi AC Milan. Maestro Kroasia itu memberi ...
Rencana Antariksa China 2026 Resmi Diumumkan: Long March 10A dan Mengzhou-1 Siap Diluncurkan, Kendaraan Pendarat Bulan Jadi Sorotan
Fast Technology melaporkan pada 16 Desember, mengutip pengumuman resmi dari program antariksa berawa...
Di Balik Denda Rp16,98 Juta Yuan untuk Unit IB First Capital: Lebih dari 70 Perusahaan Sekuritas Kena Sanksi pada 2025, Dua Individu Didenda Hingga Ratusan Juta Yuan
Ada lagi perusahaan sekuritas yang menerima surat “merah” dari regulator. Pada 24 Desember 2025, Bir...
Jessica Hsuan dan Louis Koo (55) dipuji punya “chemistry” tinggi dan pernah terseret rumor menikah; teman-teman juga merasa mereka cocok—namun hubungan itu tidak berkembang karena satu alasan.
(Hong Kong, 4 Januari) Jessica Hsuan belakangan ini sibuk melakukan promosi film adaptasi A Step Int...
SC beri lampu hijau, MTT Shipping & Logistics bersiap “berlayar” ke Bursa Malaysia.
(KUALA LUMPUR, 26) MTT Shipping & Logistics mengumumkan bahwa perusahaan telah memperoleh persetujua...
nvestor asing menarik dana lebih dari 20 miliar tahun lalu, dan bursa menyiapkan enam langkah untuk menarik arus modal kembali.
(Kuala Lumpur, 29)Investor asing mencatat net sell lebih dari RM22 miliar di pasar saham Malaysia ta...
Gigi Lai merayakan ulang tahun ayahnya yang ke-88; sang ibu terlihat seperti 20 tahun lebih muda, dan keluarga ini memancarkan aura yang hangat serta ramah
Pada 2 Februari, aktris Hong Kong Gigi Lai membagikan serangkaian foto di media sosial untuk merayak...
Tertunda Selama 10 Tahun — Apakah Drama Zhao Wei Ini Benar-Benar Layak Ditonton?
Setelah menonton Honey Needle, muncul satu pertanyaan besar: seberapa putus asa seseorang hingga men...