2026年9月10日

Momen Kocak di Liga Champions Asia: Usai Ricuh, Pemain Hanoi Minta Air ke Beijing Guoan Ditolak—Akhirnya Harus Memungut Botol

Dua hari lalu, Beijing Guoan menghadapi klub Vietnam, Hanoi Police, di ajang Liga Champions Asia. Pe...

Dua hari lalu, Beijing Guoan menghadapi klub Vietnam, Hanoi Police, di ajang Liga Champions Asia. Pertandingan yang semula tegang berubah panas ketika kedua tim terlibat bentrokan sengit di lapangan. Namun, kejadian paling mengejutkan justru terjadi setelah keributan usai—salah satu pemain Hanoi yang kehausan mencoba meminta air dari staf Guoan, namun ditolak mentah-mentah.

Pada 18 September malam, Guoan menjamu Hanoi Police di laga perdana fase grup Liga Champions Asia kasta kedua. Demi mempersiapkan diri menghadapi laga krusial kontra Shanghai Port di Liga Super Tiongkok akhir pekan nanti, Guoan melakukan rotasi besar-besaran dengan 10 perubahan di susunan starter. Dampaknya langsung terlihat: Guoan kebobolan lebih dulu di babak pertama.

Memasuki babak kedua, Guoan bangkit dan mencetak dua gol untuk membalikkan keadaan. Namun, semangat juang Hanoi tak surut, mereka berhasil menyamakan skor pada menit ke-73. Hanya tujuh menit berselang, tensi memuncak—hampir seluruh pemain kedua tim terlibat dalam adu fisik. Beberapa pemain bahkan saling banting, sementara dari tribun, suporter Guoan melempar botol air ke arah pemain Hanoi, meski tak ada yang mengenai sasaran. Wasit pun meredakan situasi dengan serangkaian kartu kuning, sebelum laga berakhir imbang 2-2.

Namun, sorotan utama justru datang dari sebuah video yang viral keesokan harinya. Setelah keributan reda, staf medis dan ofisial Guoan membawa air ke tepi lapangan. Gelandang Guoan, Zhang Yuan, langsung diberi sebotol air. Di sisi lain, penyerang Hanoi, Victor, yang juga maju untuk meminta air, malah ditolak.

Kehausan dan kelelahan, Victor lalu mencoba meminta kepada Zhang Yuan. Sayangnya, Zhang tampak tidak menyadari gerakan Victor. Ia menenggak habis airnya dan melemparkan botol kosong ke samping. Tak punya pilihan lain, Victor pun mengambil botol bekas tersebut dan meminumnya sampai tandas.

Meski momen itu terbilang canggung, performa Victor di lapangan tetap impresif. Bermain penuh 90 menit, ia mencatat empat percobaan tembakan, dua di antaranya tepat sasaran, dan menyumbang satu gol penting bagi timnya.

接著讀