2026年9月10日

Mengapa Setién Belum Dipecat? Media: Kandidat Baru Tak Memuaskan, Musim Masih Punya Dua Target

Setelah menelan tiga kekalahan beruntun di Liga Super Tiongkok, Beijing Guoan praktis keluar dari pe...

Setelah menelan tiga kekalahan beruntun di Liga Super Tiongkok, Beijing Guoan praktis keluar dari persaingan juara. Namun, Quique Setién tetap bertahan, dan media mengungkap alasannya.

“Menyalahkan Orang Lain” Usai Kekalahan

Kekalahan dari Shanghai Port membuat Guoan turun ke peringkat 4 dengan 48 poin, tertinggal 6 poin dari dua besar. Dengan hanya 5 laga tersisa, peluang juara hampir sirna.

Yang memicu kemarahan fans adalah sikap Setién. Alih-alih menyemangati pemain, ia langsung masuk ke ruang ganti. Di konferensi pers, komentarnya dianggap “lempar tanggung jawab”:
“Sebelum laga ini, perebutan gelar sudah bukan di tangan kami. Yang bisa kami lakukan hanyalah fokus menuntaskan setiap pertandingan.”

Jurnalis Zhao Yu menilai, “Itu pernyataan yang sama sekali tidak bertanggung jawab. Pelatih seperti ini benar-benar kurang jiwa kepemimpinan.”

Mengapa Tidak Dipecat?

Meski publik ramai menuntut pemecatan, klub belum bertindak. Menurut Football News, Guoan sebenarnya sudah mendapat banyak rekomendasi pelatih, baik asing maupun lokal. Tetapi klub menilai pergantian saat ini harus dipikirkan jangka panjang, bukan sekadar solusi instan.

Media Li Pingkang menjelaskan:
“Alasan utama Setién belum dipecat adalah karena kandidat yang tersedia sekarang tidak cukup meyakinkan, juga sulit diterima fans. Sejak awal dia datang dengan filosofi taktiknya sendiri, yang idealnya didukung pemain sesuai kebutuhannya. Jika hanya memaksa dia beradaptasi dengan skuad lama, lebih baik ambil pelatih lokal.”

Menurutnya, klub seharusnya memberi Setién satu bursa transfer untuk merekrut pemain pilihannya. Jika hasil tetap buruk, barulah saat itu dipecat. “Kalau sekarang pisah jalan, baik uang maupun waktu yang sudah keluar akan terbuang sia-sia.”

Musim Masih Ada Dua Target

Meski demikian, sebagian jurnalis berbeda pendapat. Reporter Yong Fangfang menilai:
“Setién bahkan tidak menunjukkan sikap berbagi tanggung jawab dengan pemain. Habis kalah, langsung pergi tanpa memberi penguatan. Di konferensi pers pun hanya memuji lawan, menyalahkan keadaan, lalu bilang ‘lanjut saja main baik-baik’. Ini bukan sikap seorang pelatih utama.”

Ia mengingatkan, musim belum berakhir. Meski peluang juara tipis, Guoan masih punya final Piala FA serta target untuk mengamankan posisi 4 besar agar tidak disalip peringkat 5. Jika tetap bertahan dengan Setién tanpa perubahan, itu sama saja “menyerah pada nasib.”

接著讀