2026年9月10日

Xiao Shenyang menanggapi dengan candaan permintaan maaf Shen Jiarun kepada Mao Buyi: “Saya saja belum sempat kerja bareng, kamu sudah bisa senang duluan.”

Satu kalimat bercita rasa khas Timur Laut Tiongkok—“Saya saja belum sempat kerja bareng, kamu malah ...

Satu kalimat bercita rasa khas Timur Laut Tiongkok—“Saya saja belum sempat kerja bareng, kamu malah bisa senang duluan”—berhasil mengubah kontroversi panas akibat kesalahan panggung menjadi percakapan keluarga yang hangat dan menghibur. Candaan Xiao Shenyang kepada putrinya, Shen Jiarun, langsung menyentuh sisi emosional sekaligus humor para warganet.

Peristiwa ini bermula dari konser malam tahun baru Jiangsu TV pada 31 Desember 2025. Malam itu, Shen Jiarun tampil membawakan lagu Bu Ran bersama Mao Buyi. Diduga karena gugup tampil di panggung besar untuk pertama kalinya, ia melakukan beberapa kesalahan seperti masuk tempo terlalu cepat dan nada yang kurang tepat. Tak lama kemudian, berbagai topik terkait langsung menjadi trending, menempatkan penyanyi berusia 19 tahun itu di pusat sorotan publik.

Pada dini hari 1 Januari 2026, Shen Jiarun memilih untuk terbuka. Ia mengunggah permintaan maaf, mengungkapkan ketegangan yang ia rasakan di atas panggung dan rasa kecewa setelah turun panggung, serta secara khusus meminta maaf kepada Mao Buyi. Sikap jujur dan bertanggung jawab ini membuat banyak orang bersimpati.

Respons Mao Buyi pun menuai pujian. Ia menenangkan Shen, mengakui usahanya, dan menyampaikan pesan bahwa panggung adalah seni yang tak lepas dari ketidaksempurnaan. Penonton juga mencatat sikap profesionalnya saat tampil, di mana ia berusaha membantu lewat gestur dan kontak mata.

Ketika suasana mulai mereda, Xiao Shenyang hadir dengan gaya khasnya. Lewat komentar bernada bercanda, ia menggunakan humor dan kerendahan hati untuk mengurangi tekanan yang dirasakan putrinya, sekaligus menyiratkan kebanggaan sebagai seorang ayah. Banyak netizen memuji pendekatan ini sebagai bentuk dukungan emosional yang sehat.

Shen Jiarun sendiri bukan figur “anak artis” yang tiba-tiba muncul. Sejak kecil, ia relatif jarang terekspos dan lebih fokus pada pendidikan serta pelatihan seni. Pada 2025, ia resmi debut di Korea Selatan dengan album mini Never Afraid, menandai keseriusannya di dunia musik. Penampilan di konser tahun baru ini menjadi langkah penting dalam perjalanan kariernya di tanah air.

Pada akhirnya, insiden ini menunjukkan lebih dari sekadar kesalahan teknis. Ia mencerminkan bagaimana generasi muda menghadapi tekanan, bagaimana senior memberi ruang dan dukungan, serta bagaimana humor keluarga dapat menjadi penyangga emosional. Karena dalam proses tumbuh, siapa pun pasti pernah “fals”—yang terpenting adalah bagaimana kita belajar darinya.

接著讀