Leapmotor Ditetapkan sebagai Debitur Bermasalah: Sang Pendiri Terkena Larangan Konsumsi Mewah, Anak Perusahaan Menunggak Rp7,3 Miliar!
Menurut data dari China Enforcement Information Disclosure Network, pada 25 September, Pengadilan Ra...
Menurut data dari China Enforcement Information Disclosure Network, pada 25 September, Pengadilan Rakyat Distrik Baiyun, Guangzhou, resmi menetapkan Zhejiang Leapmotor Technology Co., Ltd. (Leapmotor, 09863.HK) dan anak perusahaannya yang sepenuhnya dimiliki, Lingpao Auto Trading Co., Ltd. (“Lingpao Auto Trading”), sebagai debitur bermasalah dengan nomor perkara (2025) Yue 0111 Zhi 13502 dan referensi putusan (2023) Yue 0111 Minchu 25175.
Yang menarik perhatian, putusan ini juga membuat pendiri sekaligus ketua Leapmotor dikenai pembatasan konsumsi mewah, sebuah sanksi yang menambah sorotan publik.
Kewajiban Utang
Berdasarkan putusan hukum yang sudah berkekuatan tetap, Lingpao Auto Trading diwajibkan membayar total 3,6181 juta yuan (sekitar Rp7,3 miliar) kepada Guangzhou Shouqi Automobile Service Co., Ltd. Rinciannya meliputi:
- 416.000 yuan untuk biaya sewa,
- 2,7157 juta yuan untuk pembayaran kendaraan,
- 446.400 yuan untuk denda keterlambatan, dan
- 40.000 yuan untuk biaya hukum.
Perusahaan telah menyetujui pembayaran penuh secara sekaligus paling lambat 27 Juni 2024. Leapmotor sendiri turut memikul tanggung jawab sebagai penjamin pembayaran utang tersebut.
Tindakan Tambahan
Selain kewajiban finansial, Leapmotor dan Lingpao Auto Trading juga diwajibkan—dalam waktu tiga bulan setelah pelunasan—untuk membantu Guangzhou Shouqi melakukan perubahan registrasi kepemilikan atas 73 unit kendaraan yang terkait perkara ini, dengan seluruh biaya administrasi ditanggung oleh Lingpao Auto Trading.
Latar Belakang Korporasi
Data perusahaan menunjukkan bahwa Guangzhou Shouqi Automobile Service Co., Ltd. adalah anak perusahaan sepenuhnya dari Shouqi Car Rental Co., Ltd., yang dikendalikan oleh Beijing Shouqi Group Co., Ltd.. Pengendali utama grup ini adalah Pemerintah Kota Beijing.
Perubahan Strategis NATO: AS Kembali Siagakan Bom Nuklir B61-12 di RAF Lakenheath Setelah 17 Tahun
Pada 21 Juli, RIA Novosti dan Jane’s Defence Weekly melaporkan bahwa Amerika Serikat telah menempatkan kembali beberapa bom nuklir taktis B61-12 di RAF Lakenheath, Suffolk—menandai kembalinya kehadiran nuklir AS di Inggris sejak 2008 dan mengisyaratkan penyesuaian strategi besar NATO di Eropa.
[Bintang Tak Terduga] Pemain Naturalisasi Saudi, Rahman, Cetak 32 Poin dan Hampir Kalahkan Timnas Tiongkok
[Olahraga Guangdong | 6 Agustus 2025]Dalam pertandingan pembuka babak grup FIBA Asia Cup, timnas Tio...
Legenda Hidup! Striker Afrika Cetak 171 Gol di Liga China — Pernah Menyebut Wang Yudong sebagai “Ronaldo dari China”
Musim China League One 2025 resmi berakhir, dan daftar pencetak gol musim ini kembali melahirkan kis...
Setelah 13 Tahun Berjalan Mandiri, Nestlé Resmi Menggabungkan Bisnis Wyeth Nutrition di Tiongkok
Nestlé, raksasa industri makanan global, baru-baru ini mengonfirmasi langkah penyesuaian strategis b...
Yu Genwei benar-benar berani: ia melirik pemain liga amatir yang kontroversial—pernah dihukum larangan bermain 5 tahun karena menendang wasit, dan memicu perdebatan.
Belakangan ini, kabar bahwa Tianjin Jinmen Tiger mengundang pemain etnis Yi, Rihuo Wati, untuk menja...
Emas Meroket ke $4781, Bursa Futuros Lakukan Penyesuaian Margin
Pada pagi 21 Januari, emas spot melonjak tajam, mencapai rekor $4781,24 per ons. Hingga pukul 07:58,...
Uji Langsung GPT-5.3-Codex: Model “Berisiko Tinggi” Pertama dalam Sejarah OpenAI—Bahkan Akses API-nya Masih Ditahan
Peluncuran GPT-5.3-Codex pada dini hari ini dapat dipandang sebagai respons keras OpenAI terhadap ge...
Pasar Tiongkok sulit ditembus, laba Maserati menyusut hampir separuh.
(Stuttgart, 13) Mercedes-Benz Group melaporkan keuntungan operasi 2025 merosot 57% kepada €5.8 bilio...
Liu Yifei dan Anne Hathaway Berpose Mesra Berpelukan, Foto Mereka Dijuluki “Gambar Ikonik Abad Ini”
(Milan, 25) Aktris Tiongkok Liu Yifei baru-baru ini menghadiri acara fashion BVLGARI di Milan, Itali...