2026年9月10日

Taman Hiburan “Disney ala China” Kini Milik Korea Selatan

Bagi banyak perusahaan besar di China, membangun taman hiburan seperti Disneyland adalah mimpi yang ...

Bagi banyak perusahaan besar di China, membangun taman hiburan seperti Disneyland adalah mimpi yang menggoda. Namun, kenyataan membuktikan—mimpi itu sulit diwujudkan.

Baru-baru ini, Huayi Brothers Film World di Suzhou resmi diakuisisi oleh raksasa investasi asal Korea Selatan, MBK Partners, dan kini berganti nama menjadi Suzhou Yangcheng Peninsula Park.

Dengan investasi baru sebesar 100 juta yuan, MBK berhasil menghidupkan kembali taman seluas 690 hektar yang dulunya merugi. Dalam uji coba musim panas 2025, taman ini mencatat 350.000 pengunjung, dengan pendapatan meningkat 68% dibanding tahun sebelumnya.

Sebelumnya pada 2021, MBK juga membeli beberapa taman hiburan milik Haichang Ocean Park senilai 6,53 miliar yuan. Bersamaan dengan masuknya modal dari Singapura dan Inggris, tren ini menunjukkan: investor asing percaya pada potensi wisata China, bahkan saat perusahaan lokal mulai mundur.

Mimpi Huayi Brothers yang Kandas

Pada masa kejayaannya di 2009, Huayi Brothers bercita-cita menjadi “Walt Disney versi China”. Mereka membangun taman bertema film dengan IP terkenal seperti If You Are the One dan Detective Dee.
Sayangnya, setelah dibuka pada 2018, taman ini terus merugi hingga akhirnya bangkrut pada 2024.

Masalah utamanya sederhana: pengunjung tidak lagi tertarik. IP film lokal sulit mempertahankan daya tarik jangka panjang seperti karakter global milik Disney.

Strategi MBK: Dari Aset Gagal Jadi Aset Bernilai

MBK terkenal sebagai pemain distressed investment, yang membeli aset bermasalah lalu mengembangkannya kembali. Contohnya, mereka pernah menyelamatkan Universal Studios Osaka, yang kini menjadi salah satu taman hiburan tersukses di dunia.

Untuk Suzhou, MBK memilih strategi adaptif:

  • Menambah IP ramah keluarga seperti “Nailong”
  • Menghadirkan pertunjukan budaya lokal seperti The Scholar’s Return
  • Mengembangkan pariwisata malam dan event musiman

Hasilnya, taman ini kembali ramai dan menguntungkan.

Modal Asing, Harapan Baru

Sejak 2021, pemerintah China mulai melonggarkan aturan investasi asing untuk sektor hiburan dan pariwisata. Kini, wilayah Delta Sungai Yangtze menjadi magnet investor global.

Fenomena “asing membeli aset gagal” sebenarnya menunjukkan satu hal: keyakinan terhadap masa depan pariwisata China.
Mungkin mimpi tentang “Disney versi China” belum mati—ia hanya berpindah tangan ke pemain baru yang lebih memahami bisnis。

接著讀