2026年9月10日

Idola Nasional! Fans Kenakan Jersey CBA Dukung Han Sen Yang, Coach Billups Latih Langsung di Pinggir Lapangan

Pada 15 Oktober, laga pramusim NBA mempertemukan Portland Trail Blazers melawan Golden State Warrior...

Pada 15 Oktober, laga pramusim NBA mempertemukan Portland Trail Blazers melawan Golden State Warriors. Blazers kalah 111–118, namun bintang muda asal Tiongkok Han Sen Yang kembali menjadi sorotan utama.
Dalam 20 menit bermain, Yang mencatat 9 poin, 6 rebound, 1 assist, dan 1 blok, dengan akurasi 4/11 tembakan dan 1/4 dari tripoin.

Yang menarik perhatian bukan hanya permainannya, tetapi juga dukungan luar biasa dari para penggemar asal Tiongkok. Beberapa di antaranya mengenakan jersey CBA tim Qingdao milik Yang, bahkan ada yang membawa anak kecil sambil mengangkat kaus kebanggaan itu. Han Sen Yang kini benar-benar menjadi idola nasional bagi penggemar basket Tiongkok.

Sebelum pertandingan, mantan pemain NBA Boban Marjanović memberikan pujian tinggi:

“Dia akan menjadi fenomena baru di NBA. Seharusnya dia dipilih lebih tinggi dari urutan ke-16.”

Yang langsung tampil agresif sejak kuarter pertama, menembus pertahanan dari garis dasar dan mencetak layup indah. Di kuarter kedua, ia kembali menambah angka lewat serangan bawah ring. Dalam 8 menit babak pertama, ia sudah mengoleksi 4 poin dan 6 rebound, menyamai torehan debutnya melawan Warriors.

Jurnalis Tiongkok Mai Suifeng menulis: “Di CBA, saya hampir tak pernah melihat Yang bermain seperti ini. Dalam beberapa bulan bersama Blazers, dia sudah belajar gaya small forward — posisi di sudut, fake, langkah lambat, dan layup bawah tangan. Pengalaman di NBA benar-benar mengubahnya.”

Di babak kedua, Yang memasukkan satu tripoin dan menunjukkan kemampuan membaca pertahanan yang luar biasa. Komunikasinya dengan pelatih Chauncey Billups di pinggir lapangan juga sangat cair. Meski beberapa tembakannya di akhir tidak masuk, ia tetap memberikan kontribusi dengan satu steal, satu assist, dan satu blok besar.

Jika dibandingkan dengan performa brilian melawan Kings (16 poin, 3 blok), dua laga melawan Warriors memang sedikit menurun. Namun, perkembangan, kepercayaan diri, dan kemampuan adaptasi Han Sen Yang menunjukkan bahwa bintang muda Tiongkok ini sedang menuju panggung yang lebih besar.

接著讀

Macron: Trump Akhirnya Sadar Kebohongan Putin, Desak Sanksi Lebih Keras

Pada 25 Mei, Rusia melancarkan serangan besar-besaran dengan rudal dan drone ke Kyiv dan beberapa wilayah Ukraina lainnya, menewaskan sedikitnya 12 orang. Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengutuk tindakan Putin, menyatakan kemarahan, dan mempertimbangkan sanksi tambahan. Dalam kunjungannya ke Vietnam, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan bahwa Trump akhirnya menyadari bahwa Putin telah berbohong, dan mendesaknya untuk mengubah kemarahannya menjadi tindakan konkret guna mendorong sanksi yang lebih keras terhadap Rusia. Macron juga menyerukan penetapan tenggat waktu akhir, dan jika Putin terus melanjutkan agresinya, harus ada langkah balasan yang lebih keras. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan beberapa pejabat lainnya kembali menegaskan bahwa serangan Rusia adalah kejahatan perang dan mendesak komunitas internasional untuk tidak diam.

471 天前