Untuk pertama kalinya dalam lima tahun, Samsung memperluas jajaran manajernya — langkah strategis untuk memperkuat pengembangan AI?
(Seoul, 25) Samsung Electronics hari ini mengumumkan perubahan rutin dalam struktur organisasi, seka...
(Seoul, 25) Samsung Electronics hari ini mengumumkan perubahan rutin dalam struktur organisasi, sekaligus mengakhiri tren lima tahun terakhir yang cenderung mengurangi posisi manajerial. Perusahaan mempromosikan 161 eksekutif—lebih banyak dari 137 pada tahun sebelumnya—dengan sebagian besar promosi berfokus pada bidang kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor, termasuk para ahli analisis cacat dan peningkatan hasil produksi chip. Langkah ini bertujuan memperkuat inovasi perangkat mobile dan memulihkan daya saing di sektor semikonduktor.
Dalam siklus personel tahun 2026, Samsung menaikkan pangkat 51 wakil presiden eksekutif dan 93 wakil presiden. Perusahaan menegaskan bahwa banyak dari mereka yang dipromosikan merupakan talenta berusia 30–40 tahun, mencerminkan upaya untuk mempercepat regenerasi kepemimpinan.
Fokus promosi pada sektor AI dan semikonduktor
Banyak wakil presiden eksekutif yang baru berasal dari divisi AI, prosesor mobile, dan semikonduktor. Setelah Roh Tae-moon menjadi co-CEO divisi Device eXperience (DX), sejumlah besar promosi cepat terjadi di divisi Mobile eXperience (MX), yang mengelola bisnis smartphone. DX juga mempromosikan tokoh penting yang memimpin inovasi AI untuk perangkat mobile.
Di divisi semikonduktor, Samsung mempromosikan beberapa ahli analisis cacat dan peningkatan yield, termasuk Kim Yong-dae (terjemahan fonetik), yang dikenal sebagai “penyelesai masalah yield.” Langkah ini bertujuan meningkatkan hasil produksi dan merebut kembali posisi teratas di pasar DRAM.
Samsung Research juga menaikkan banyak pemimpin baru untuk mempercepat pengembangan teknologi masa depan, termasuk inovasi AI perangkat mobile dan perangkat lunak robotika.
Kering Jual Bisnis Kecantikan ke L’Oréal Senilai €4 Miliar — Lengkap dengan Lisensi Gucci 50 Tahun
Hanya sebulan setelah CEO barunya menjabat, raksasa mode asal Prancis Kering Group mengambil langkah...
Daftar Tier Pemain Legendaris Jadi Sorotan: Ronaldo “O Fenômeno” di Tier Kedua, Rooney & Bale Satu Tier
Baru-baru ini, football tweet merilis “daftar tier pemain legendaris,” menempatkan Messi dan Cristia...
Kontroversi Memanas! Juara Nasional Maraton Jadi “Peringkat 2” di Live Zhang Shuihua — Kena Sanksi Larangan Bertanding dan Mengaku Diperas Sang Murid Tercinta
Pada 24 Januari (waktu Beijing), Zhang Shuihua menggelar siaran langsung, dan nama pelari maraton Yi...
PayPal Resmi Meluncurkan Akun Penjual Individu di Tiongkok, Memungkinkan Pembayaran Lintas Negara Tanpa Website maupun Coding
IT Home melaporkan pada 25 Januari bahwa PayPal secara resmi mengumumkan pekan lalu (16 Januari) pel...
Bank “Investasi Bonus Akhir Tahun” Makin Panas—Sejumlah Produk Catat Imbal Hasil Tahunan >12% dalam Hampir Sebulan
Menjelang pergantian tahun, para pekerja mulai menerima bonus akhir tahun 2025 mereka, dan pasar pro...
Para Artis Tampil Bareng Nyanyi–Dance ‘HORSEH’ Bikin Penonton Pecah! Trio Ini Tak Sengaja Bongkar: Saat Imlek Mereka Malah Tak Saling Ucap Selamat
(Kuala Lumpur, 9) Ah Niu (Chen Ching Hsiang), 3P, Annie, Lai Yu Han (“Jamur Gigi”), dan Madison tamp...
🦁 Sporting CP Cetak Striker Tajam Lagi! Jual €66,9 Juta, Beli €22,2 Juta, Cetak 29 Gol
Jika berbicara soal “pabrik striker” Eropa, Sporting CP patut diperhitungkan. Musim panas lalu, mere...
Apakah Luka Dončić dan Anthony Edwards harus gagal masuk All-NBA hanya karena selisih satu pertandingan? Aturan baru NBA kini menuai kritik keras, dianggap merusak keadilan dan perlu segera diperbaiki.
Aturan 65 pertandingan di NBA kini menjadi sorotan besar setelah beberapa kasus terbaru. Dua contoh ...
Terjejas Akibat Skandal Kris Wu, The Golden Hairpin Akhirnya Selesai Penggambaran Semula Selepas 7 Tahun, Difahamkan Pihak Pengurusan Tertinggi Membisu Selepas Menonton Pratonton
BEIJING, 29 Juli – Drama kolosal Tiongkok The Golden Hairpin, yang diadaptasi dari novel populer The...