2026年9月10日

Media Tiongkok meragukan bahwa penampilan “stadion kosong” Ayumi Hamasaki adalah palsu, memicu perdebatan sengit di kalangan warganet.

Beijing, 2 Des — Kontroversi mengenai dugaan “konser tanpa penonton” Ayumi Hamasaki di Shanghai masi...

Beijing, 2 Des — Kontroversi mengenai dugaan “konser tanpa penonton” Ayumi Hamasaki di Shanghai masih terus bergulir. Sejumlah media Tiongkok pada Senin mengutip laporan dari The Paper yang menegaskan bahwa klaim viral — bahwa Hamasaki menyanyikan satu konser penuh di arena kosong — tidak sesuai fakta. Mereka menjelaskan bahwa rekaman yang beredar sebenarnya adalah cuplikan latihan (rehearsal) yang kemudian disalahartikan, sehingga memicu perdebatan besar di internet. Laporan tersebut juga dibagikan ulang oleh Hu Xijin, mantan pemimpin redaksi Global Times, yang semakin memperbesar diskusi serta memicu pertikaian antara dua kubu netizen.

Menurut laporan, insiden ini bermula dari seorang staf fotografer konser Shanghai bernama Lai Zonglong. Melalui akun Weibo “煙火瀕海”, ia menyampaikan permintaan maaf dan mengakui telah melanggar aturan dengan mengambil foto dan video saat latihan secara diam-diam. Pada 28 November, ia mengunggah rekaman tersebut ke Douyin dan keliru menyebutnya sebagai “Hamasaki merekam konser seorang diri di stadion kosong.”

Ia menambahkan bahwa banyak akun media sosial kemudian menyebarkan video itu tanpa verifikasi, bahkan membesar-besarkannya menjadi narasi “Hamasaki menyanyikan satu konser penuh di venue tanpa penonton,” sehingga membuat situasi semakin memanas dan menyulitkan pihak penyelenggara serta tim produksi. Ia menyatakan penyesalan mendalam dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan tersebut.

Setelah klarifikasi muncul, sebagian netizen Tiongkok merasa bahwa kejadian ini menunjukkan “betapa bahayanya rumor daring.” Ada yang mengkritik informasi tersebut karena dinilai terlalu dibesar-besarkan, sementara yang lain mengaitkannya dengan isu “kepercayaan dalam pertukaran budaya.” Bahkan ada yang mencurigai motif pengunggah pertama, menyebut insiden ini sebagai “rekayasa sendiri.”

Namun, kubu lain dari netizen dan penggemar melontarkan pandangan berbeda. Mereka menegaskan bahwa Hamasaki sendiri telah menyatakan di Instagram resmi bahwa setelah konser secara tiba-tiba dibatalkan, ia dan seluruh tim tetap memutuskan untuk membawakan seluruh setlist seperti rencana semula, serta mengunggah foto-foto suasana venue. Mereka mempertanyakan klarifikasi tersebut:

“Kalau konser dibatalkan mendadak, bagaimana masih ada ‘latihan’?”
“Itu bukan latihan, itu konser penuh, kan?”
“Kalau artisnya sudah bicara langsung, bagaimana bisa disebut tidak benar?”

Sebagian juga menuduh media tertentu sengaja membuat publik bingung.

Sebelumnya diberitakan bahwa konser Hamasaki di Shanghai dibatalkan sehari sebelum acara karena alasan “force majeure” menurut penyelenggara. Hamasaki kemudian mengungkap melalui media sosial bahwa demi tidak mengecewakan staf dan para penggemar yang datang dari luar negeri, ia memutuskan untuk tetap menyanyikan seluruh konser di hadapan 14.000 kursi kosong. Ia menyebut pengalaman itu sebagai “salah satu penampilan paling berkesan dalam hidupnya.”

Dalam beberapa bulan terakhir, hubungan Tiongkok–Jepang memburuk setelah pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi tentang “krisis Taiwan adalah krisis Jepang.” Banyak artis Jepang akhirnya terkena imbas dengan pembatalan acara mereka di Tiongkok. Konser Hamasaki pun tak luput; usai pembatalan, pihak penyelenggara mengumumkan pengembalian dana penuh dalam 30 hari. Hamasaki menyampaikan bahwa hal yang paling membuatnya sedih adalah tidak bisa meminta maaf langsung kepada para penggemar.

接著讀

Tom Cruise Akhirnya Raih Oscar! Di Usia 63 Tahun, Ia Dianugerahi Lifetime Achievement Award Atas Empat Dekade Karya Legendaris

Pada 18 Juni waktu Beijing, Academy of Motion Picture Arts and Sciences mengumumkan bahwa Tom Cruise, 63 tahun, akan menerima Oscar Lifetime Achievement Award 2024. Ini menjadi penghargaan Oscar pertamanya dalam lebih dari 40 tahun karier. Cruise akan dianugerahi bersama koreografer Debbie Allen dan penata artistik Wynn Thomas atas kontribusi luar biasa mereka terhadap dunia film.

449 天前