Gelombang IPO terkuat dalam hampir 20 tahun, Malaysia memimpin pasar IPO Asia Tenggara.
(Kuala Lumpur, 28 Januari)Malaysia mencatat kinerja paling aktif di pasar penawaran umum perdana (IP...
(Kuala Lumpur, 28 Januari)
Malaysia mencatat kinerja paling aktif di pasar penawaran umum perdana (IPO) Asia Tenggara tahun lalu berdasarkan jumlah transaksi, menurut laporan terbaru Deloitte.
Didukung aktivitas kuat di pasar ACE, Malaysia membukukan 59 IPO—jumlah tertinggi sejak 2006—dengan dana terhimpun sekitar US$1,4 miliar. Sebagai perbandingan, pada 2024 terdapat 55 IPO dengan total dana US$1,6 miliar.
Dalam Laporan Pasar Modal IPO Asia Tenggara 2025, Deloitte menyebut kinerja kuat Malaysia didorong oleh meningkatnya kepercayaan investor serta banyaknya perusahaan yang aktif mencari pendanaan melalui bursa.
Sektor industri memimpin jumlah IPO
Deloitte menyoroti keunggulan Malaysia dari sisi diversifikasi sektor, sentimen pasar yang positif, serta kerangka regulasi yang matang. Tahun lalu juga menandai sejumlah tonggak penting, termasuk IPO sekunder pertama dan pencatatan anak perusahaan dari emiten yang terdaftar di Korea Exchange (KRX).
Dari sisi sektor, industri menjadi penyumbang IPO terbanyak, diikuti sektor konsumen, energi dan sumber daya, serta teknologi, media dan telekomunikasi (TMT).
Untuk nilai dana yang dihimpun, sektor konsumen, energi dan sumber daya, serta industri menjadi tiga kontributor terbesar.
Menariknya, dua IPO terbesar Malaysia dalam dua tahun terakhir berasal dari sektor konsumen, yakni ECOSHOP pada 2025 dan 99SMART pada 2024.
Nilai dana masih di bawah Singapura
Meski unggul dari sisi jumlah IPO, Malaysia menempati peringkat kedua berdasarkan nilai dana yang dihimpun, dengan pangsa 22%. Singapura memimpin kawasan dengan 31%, disusul Indonesia (17%), Vietnam (15%), Filipina (9%), dan Thailand (6%).
Deloitte menilai keberhasilan Singapura didukung regulasi yang ramah pasar serta sejumlah IPO berskala besar yang bersifat ikonik.
Pemulihan IPO berbasis nilai
Deloitte juga mencatat bahwa tren IPO Asia Tenggara pada 2025 menunjukkan pemulihan yang lebih berorientasi pada nilai, dengan sektor properti, energi, dan jasa keuangan tampil menonjol.
Meski jumlah IPO besar meningkat, sentimen pasar tetap berhati-hati. Perusahaan yang berencana melantai di bursa kini lebih selektif dalam menentukan waktu, sehingga strategi penggalangan dana cenderung lebih “kecil namun fokus.”
Deloitte memperkirakan, meskipun ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global masih berlanjut, reformasi regulasi dan kepercayaan investor akan terus menopang pasar IPO Asia Tenggara, membuka peluang bagi lebih banyak perusahaan untuk menciptakan nilai melalui pencatatan saham.
Head-to-Head Kacamata Pintar: Rokid Paling Seimbang, Meta Kurang Cocok untuk Pasar China
Jika dulu kacamata pintar hanya milik para penggila teknologi, kini mereka mulai benar-benar fungsio...
Zheng Qinwen Kehilangan 430 Poin, Turun ke Peringkat 9 Dunia — Hadapi Tugas Berat Mempertahankan 2.340 Poin dan Hampir Pasti Absen di Final Akhir Tahun
Kejuaraan Wimbledon 2025 resmi berakhir hari ini, sekaligus menandai rilis terbaru peringkat dunia W...
Mengapa Pasar Saham AS Mendadak Anjlok Seperti “Kejatuhan Besar Bulan April”?
Dua “Badak Abu-abu” Menabrak Wall Street! Pada Jumat, 10 Oktober waktu AS, pasar saham Amerika Serik...
Wawancara Eksklusif: Ali Lee & Lai Lok-yi Bersatu Kembali dalam Triad Justice sebagai Duo Dunia Gelap Terkuat
(Kuala Lumpur, 21) Aktris pemenang penghargaan Ali Lee dan Lai Lok-yi kembali bekerja sama dalam dra...
Thunder dikejutkan tim peringkat 12 Wilayah Timur—ini kekalahan beruntun kedua mereka musim ini. Dari 37 laga sudah kalah 7 kali, target 70 kemenangan makin sulit.
Pada 6 Januari (waktu Beijing), Thunder dibantai Hornets dan mengalami dua kekalahan beruntun untuk ...
Influencer asal Tiongkok “Ni De Dukou” dikabarkan meninggal mendadak pada Hari Tahun Baru; pihak keluarga mengonfirmasi bahwa jenazah telah dikremasi.
(Beijing, 15 Januari) Influencer fashion asal Tiongkok 你的渡口, yang memiliki nama asli Zhang Chun, dik...
Romantisme gaun hitam ala Dilraba—momen yang benar-benar memukau, tertangkap begitu indah.
Saat senja mewarnai garis pantai dengan nuansa biru dingin, Dilraba Dilmurat melangkah di atas pasir...
Pertarungan Empat Lini Arsenal! Rebut Final Liga Champions Pertama dalam 16 Tahun
Setelah berhasil menghindari “zona maut” undian, Arsenal berpeluang untuk kembali ke final Liga Cham...
Midlife, Sing & Shine 4: Putaran Pertama “Pertarungan Pertukaran Kemuliaan Hitam & Putih” Berakhir — Tim Hitam Lolos Sepenuhnya
(Hong Kong, 24) Program populer Midlife, Sing & Shine! 4 menayangkan pusingan pertama “Black & White...
Orléans Masters — Lee Zii Jia Tumbang dari Dong Tianyao di Kualifikasi Putaran Kedua, Gagal Lolos ke Babak Utama
Pebulu tangkis Denmark Viktor Axelsen menghadapi masa depan yang tidak pasti setelah cedera punggung...
Li Jia Ding mengklaim membayar setidaknya 50.000 setiap bulan untuk menanggung keluarga Li Yonghan; mengecam menantu sulung sebagai “pembuat masalah dengan niat tersembunyi”
(Hong Kong, 21) Aktor Hong Kong berusia 79 tahun, Li Ka-ding, memberikan pernyataan kepada media men...