Masih ingat dia? Striker yang pernah dijuluki “nomor 9 terburuk dalam sejarah Brasil,” dihujani kritik hingga keluar dari tim nasional, namun tetap bermain sampai usia 38 tahun — Fred!
Sebagai raksasa sepak bola dunia, Brasil memang meraih kejayaan besar pada awal 2000-an lewat gelar ...
Sebagai raksasa sepak bola dunia, Brasil memang meraih kejayaan besar pada awal 2000-an lewat gelar Piala Dunia 2002. Namun setelah itu, performa mereka terus menurun. Lima edisi Piala Dunia berturut-turut tanpa mencapai final, prestasi terbaik hanya peringkat empat, dan tragedi kekalahan 7–1 dari Jerman pada 2014 menjadi luka mendalam bagi fans. Selain meningkatnya kekuatan tim-tim Eropa, Brasil juga menghadapi masalah internal — terutama kegagalan menemukan penerus sejati nomor 9 setelah Ronaldo.
Jika harus memilih “yang terburuk,” banyak fans akan menunjuk Fred pada 2014. Selain satu gol yang tidak terlalu penting di fase grup, ia hampir tidak memberi kontribusi dan akhirnya dihujani kritik sampai memutuskan keluar dari timnas. Namun bagaimana perjalanan kariernya setelah itu? Mari kita telusuri kisah penuh pasang surut ini.
🌟 Dari Bintang Muda hingga Merumput di Eropa
Lahir pada 1983, Fred memang bukan striker paling elit Brasil, tetapi ia memiliki bakat besar. Pada 2003, ia debut untuk América Mineiro dan mencetak gol hanya dalam 3,17 detik — rekor gol tercepat dalam sejarah sepak bola Brasil!
Ia bersinar di América Mineiro dan Cruzeiro dengan total 61 gol sebelum usia 22 tahun, menarik perhatian klub-klub Eropa. Pada 2005, ia bergabung dengan Lyon dengan harga €15 juta — salah satu transfer besar pada masa itu.
Di Lyon, ia meraih tiga gelar Ligue 1 dan mendapat panggilan untuk Piala Dunia 2006 serta Copa América 2007. Meskipun menit bermainnya terbatas, dipanggil ke timnas sudah menjadi pengakuan besar.
🌟 Peluang Kembali ke Eropa Hilang Usai Piala Dunia
Pada musim 2008–09, Fred tersisih karena kebangkitan Karim Benzema. Ia kembali ke Brasil dan bergabung dengan Fluminense, tempat ia kembali menunjukkan ketajamannya. Bersama Dario Conca, ia membentuk duet mematikan, meraih gelar liga, dan beberapa kali menjadi top skor.
Penampilannya membawa ia kembali ke timnas untuk Piala Dunia 2010, Piala Konfederasi 2013, dan Piala Dunia 2014. Pada 2013, ia mencetak 5 gol dan menghentikan rekor tak terkalahkan Spanyol selama 26 pertandingan — pencapaian yang membuatnya layak mengenakan nomor 9 Brasil.
Namun, bencana terjadi di Piala Dunia 2014. Bermain di rumah sendiri, Fred tidak memberikan kontribusi besar di fase gugur dan menjadi sasaran kritik setelah kekalahan 7–1. Tekanan mental yang sangat besar membuatnya memutuskan mundur dari tim nasional.
🌟 Legenda Liga Brasil, Pensiun di Usia 38
Setelah meninggalkan timnas, Fred tetap melanjutkan karier klubnya dengan konsisten. Baik di Fluminense, Atlético Mineiro, maupun Cruzeiro, ia terus tampil produktif hingga akhirnya pensiun pada usia 38 tahun.
Dalam kariernya, ia bermain 786 pertandingan dan mencetak 399 gol, menjadikannya pencetak gol terbanyak kedua dalam sejarah Liga Brasil, melampaui legenda seperti Romário.
Jika kita menilai secara objektif, terlepas dari kegagalannya di panggung dunia, Fred sebenarnya adalah striker hebat — bahkan seorang legenda — yang hanya gagal pada saat terpenting dalam kariernya.
Saudara Zong Qinghou, Zong Zehou, Luncurkan Merek “Wawa Smart” — Telah Gandeng 153 Distributor untuk Bersaing Langsung dengan “Wawa Zong” Milik Zong Fuli
Menurut laporan Blue Whale News pada 11 Oktober, kisah “Wahaha” tampaknya belum berakhir meski Zong ...
Dua Nasib yang Bertolak Belakang: Henan Disambut Hangat Meski Kalah, Jalan Juara Guoan Masih Penuh Tantangan
Final Piala FA China musim 2025 resmi berakhir dengan hasil gemilang bagi Beijing Guoan. Tim ibu kot...
Meledak 42 Poin + 7 Rebound, Pecahkan Rekor Beruntun dan Jadi yang Pertama dalam Sejarah! Bakat No. 1 Draft Flag Tak Terbantahkan—Lampaui LeBron, Disandingkan dengan MJ
Pada 16 Desember waktu Beijing, NBA musim reguler menyajikan laga dramatis ketika Dallas Mavericks h...
Michelle Chen (42) merayakan Natal sendirian dan membagikan foto wajah putranya yang berusia 9 tahun—warganet memuji sang anak sebagai “kembaran Chen Xiao.”
(Beijing, 27) Aktris Michelle Chen (42) mengumumkan perceraian dengan aktor Chen Xiao pada Februari ...
Istri Chow Yun-fat, Jasmine Tan, tampak semakin kurus; foto ulang tahun ke-66 memperlihatkan pipi cekung
(Hong Kong, 2 Jan) Chow Yun-fat (70) dan istrinya, Jasmine Tan, telah menikah hampir 40 tahun dan di...
Jackie Chan yang berusia 71 tahun mengungkap ia sudah menyiapkan “lagu perpisahan”. Ia berkata kini pikirannya tidak lagi banyak ragu.
(Hong Kong, 7 Januari) Di usia 71 tahun, bintang internasional Jackie Chan telah berkarier selama 63...
Gaya putri sulung Little S berubah drastis; penampilan barunya yang lebih dewasa membuatnya nyaris tak dikenali.
Putri sulung Dee Hsu, Elly Hsu, kini berusia 20 tahun. Baru-baru ini, ia membagikan foto di pantai C...
Zhang Yuqi Dihantam Rumor Lama, Boikot Menguat—Posisi di Variety Show Terancam?
Dalam beberapa waktu terakhir, Zhang Yuqi kembali terseret pusaran kontroversi di dunia maya. Berbag...
Rp 7,5 Miliar: Brand Self-Heating Hotpot Paling Populer Kini Bangkrut
Siapa sangka, “Zihai Guo”, yang dulu begitu populer dan sempat menjadi pemain paling bersinar di kat...
Li Jia Ding hadir bersama menantu perempuan untuk memberi penghormatan terakhir kepada Shi Ming; istri Li Yonghao tertahan di luar ruang duka dan menunggu dengan tenang
(Hong Kong, 22) Shi Ming meninggal dunia pada pagi 21 Maret akibat pneumonia dalam usia 74 tahun. Up...
Mesej Peribadi Tom Holland Kepada Erling Haaland Hanya Dibaca Tanpa Balasan, Akui Ia Pengalaman yang Merendahkan Diri
HOLLYWOOD, 15 Juli – Pelakon Britain Tom Holland mengesahkan bahawa bintang bola sepak Norway, Erlin...