Meledak 42 Poin + 7 Rebound, Pecahkan Rekor Beruntun dan Jadi yang Pertama dalam Sejarah! Bakat No. 1 Draft Flag Tak Terbantahkan—Lampaui LeBron, Disandingkan dengan MJ
Pada 16 Desember waktu Beijing, NBA musim reguler menyajikan laga dramatis ketika Dallas Mavericks h...
Pada 16 Desember waktu Beijing, NBA musim reguler menyajikan laga dramatis ketika Dallas Mavericks harus menelan kekalahan 133–140 dari Utah Jazz setelah sempat memegang kendali pertandingan. Meski hasil akhir terasa pahit—karena Dallas tumbang di overtime—malam itu tetap menjadi panggung “career night” bagi pilihan No. 1 draft, Flag. Ia meledak dengan rekor pribadi 42 poin, ditambah 7 rebound dan 6 assist, sambil menorehkan sederet catatan bersejarah: pemain pertama berusia di bawah 19 tahun yang mencetak 40+ poin dalam satu gim, serta naik ke peringkat ketiga daftar pencetak angka terbanyak sebelum usia 19 tahun dengan melewati Tracy McGrady.
Flag langsung “panas” sejak tip-off. Pertahanan Jazz terlihat kurang memberikan penjagaan spesifik, dan ia memanfaatkannya dengan agresif menyerang area paint. Di kuarter pertama, Flag menembak 5 dari 7 percobaan, serta 4 dari 5 lemparan bebas untuk mengoleksi 14 poin, 2 rebound, dan 2 assist. Berkali-kali ia menembus hingga area dalam, nyaris tanpa hambatan, dan nyaman beroperasi di sekitar garis free throw.
Memasuki kuarter kedua, ritme Flag tetap terjaga. Ia bahkan memasukkan satu tripoin sambil terus “menghukum” Jazz lewat penetrasi dan pengambilan keputusan yang matang. Pada kuarter ini, ia menambah 10 poin, 2 rebound, dan 2 assist. Hingga turun minum, dalam 18 menit bermain saja, Flag sudah membukukan 24 poin, 4 rebound, 4 assist, dan 1 steal dengan efisiensi luar biasa: 7/9 tembakan, 1/2 tripoin, dan 9/11 free throw—persentase tembakannya mencapai 77,8%. Catatan ini menjadi rekor poin paruh pertama dalam kariernya, sekaligus membuatnya menjadi pemain Mavericks pertama musim ini yang menembus 20+ poin di babak pertama.
Sebelum paruh pertama berakhir, Flag juga sudah mengukir sejarah. Ia melampaui McGrady untuk menjadi pemain dengan total poin terbanyak ketiga dalam sejarah NBA sebelum usia 19 tahun, hanya berada di belakang LeBron James dan Kobe Bryant. Tak hanya itu, ia juga mencatatkan rekor lain: pada usia 18 tahun, ia sudah tiga kali menutup satu babak dengan 20+ poin—terbanyak sepanjang sejarah untuk kategori usia tersebut.
Kuarter ketiga menjadi satu-satunya fase ketika efisiensi skornya menurun. Flag hanya masuk 2 dari 8 tembakan, tripoin 0 dari 2, dan mencetak 4 poin. Namun, kontribusinya tetap terasa lewat 2 assist dan 2 blok, serta total 26 poin setelah tiga kuarter—angka yang tetap sangat impresif untuk seorang rookie.
Di awal kuarter keempat, Flag kembali langsung menambah 6 poin hanya dalam tiga menit. Ia menembus angka 30+, dan membantu Mavericks sempat unggul hingga 6 poin. Saat totalnya mencapai 37 poin, ia resmi mencetak rekor poin tertinggi dalam satu gim sepanjang kariernya. Namun, drama terjadi di 53 detik terakhir ketika Jazz berhasil membalikkan keadaan. Flag mendapatkan momen krusial lewat peluang 2+1, tetapi lemparan bebas penyama kedudukan gagal masuk. Dallas masih bisa memaksa overtime setelah Christie merebut offensive rebound penting, dilanggar, lalu memasukkan dua free throw untuk menyamakan skor.
Di overtime, Flag akhirnya mencapai 40+ poin dan menyalip LeBron sebagai pencetak 40+ termuda dalam sejarah NBA—karena pada usia 18 tahun, rekor poin tertinggi LeBron dalam satu gim adalah 37. Sayangnya, di 1 menit 30 detik terakhir, Jazz mengunci permainan, unggul 5 poin, dan Mavericks akhirnya tak mampu mengejar.
Secara keseluruhan, Flag bermain 42 menit dengan 13/27 tembakan, 1/4 tripoin, dan 15/20 free throw untuk total 42 poin, 7 rebound, 6 assist, 1 steal, dan 2 blok. Di overtime, ia 0/2 dari tembakan dan hanya menambah 2 poin dari garis free throw.
Media Dallas pun menegaskan betapa langkanya performa seperti ini. Dalam sejarah NBA, rookie yang mampu mencatat minimal 37 poin, 6 rebound, 6 assist, dan 1 steal dalam satu pertandingan—selain Flag—hanya ada dua nama: Kevin Durant dan Michael Jordan.
Apakah Modal Kembali Melirik Pasar Hotpot Mini?
Laporan kinerja semester pertama industri restoran baru saja dirilis, dan hasilnya membawa hawa ding...
Menjelajahi Fitur Baterai iOS 26: Lompatan Besar untuk Tingkatkan Daya Tahan dan Transparansi Konsumsi Daya iPhone
Media teknologi MacRumors (5/9) melaporkan kabar menarik: iOS 26 hadir dengan 5 fitur kunci optimasi...
Iklan Sosial di AS 2025: Pertarungan Antara Efisiensi dan Kepercayaan
Tahun 2025 menandai babak baru bagi dunia periklanan sosial di Amerika.AI membawa efisiensi luar bia...
Setelah meraih gelar ganda campuran di Pekan Olahraga Nasional untuk pertama kalinya, pasangan “Yasi” berhasil melengkapi Super Grand Slam mereka dan menutup perjalanan karier mereka dengan sangat sempurna.
Pasangan ganda campuran China yang mendominasi dunia, Zheng Siwei dan Huang Yaqiong, menutup karier ...
Kabar Olahraga
⚡ Kejutan Liga Inggris: Villa Menang 8 Kali Berturut-turut Aston Villa 2-1 Chelsea: Watkins cetak du...
ChatGPT Jualan Online ‘Flop’: Risiko di Balik AI Commerce
ChatGPT resmi memasuki tahap komersialisasi, tetapi tantangannya nyata. Akhir pekan lalu, OpenAI men...
Putri Yoyo Chen yang berusia 13 tahun kembali jadi sorotan setelah foto bersama teman pria muncul lagi, memicu rumor pacaran.
(Hong Kong, 22) Artis Hong Kong Yoyo Chen Sze-yiu menikah dengan aktor Vincent Wong Ho-shun pada tah...
Bocoran Foto Perbandingan: Dummy Unit iPhone Fold Lipat Pertama Apple vs Huawei Pura X
IT Home melaporkan pada 24 Januari bahwa sumber bocoran yeux1122 merilis sebuah postingan di hari ya...
Kuartal terakhir penuh tekanan — Petronas Chemicals berisiko kembali merugi.
(Kuala Lumpur, 28 Januari)Setelah mencatat rugi selama tiga kuartal berturut-turut, analis memperkir...
LeBron Gagal Buzzer-Beater, Magic Kalahkan Lakers dan Hentikan Rekor Tak Terkalahkan Kuarter 4
Orlando Magic menang tipis 110-109 atas Los Angeles Lakers, dengan LeBron James ga...
Hua Chenyu Dikabarkan Gelontorkan 500 Juta untuk “Taman Konser” — Dibatalkan Mendadak 9 Hari Sebelum Acara, Picu Perbincangan
(Beijing, 24 April) Penyanyi Tiongkok Hua Chenyu terpaksa menunda konser “Mars Concert Theme Park 2....
Tiga Tahun Go Public, Lim Ji-yeon dan Lee Do-hyun Kepergok Kencan Bermain Golf
(Seoul, 20 Juli) Pasangan aktor Korea Selatan Lim Ji-yeon dan Lee Do-hyun kembali mencuri perhatian ...