2026年9月10日

Betul-Betul Buruk! 1/6 Tembakan, Dua Layup Tanpa Penjaga Gagal, dan Dribel Keluar Lapangan — Netizen Geram: “Ini Pemain Profesional?”

Piala Klub CBA sedang berlangsung sengit. Pada 4 Desember, laga panas terjadi saat Guangdong bertemu...

Piala Klub CBA sedang berlangsung sengit. Pada 4 Desember, laga panas terjadi saat Guangdong bertemu rival lamanya, Shanxi. Setelah duel ketat selama empat kuarter, Shanxi akhirnya menang 106–93 berkat performa solid di menit-menit krusial.

Sejak tip-off, Shanxi tampil agresif seperti tim yang harus menang. Mereka menekan di kedua sisi lapangan dan langsung memimpin. Guangdong sempat membalikkan keadaan, tetapi Shanxi kembali menghantam dengan serangan deras dan unggul 7 poin saat turun minum.

Memasuki babak kedua, Xu Jie memimpin kebangkitan Guangdong. Ia menembak dari luar, menembus ke dalam, dan membawa skor mendekat hingga selisih 3 poin. Sayangnya kuarter keempat menjadi bencana bagi Guangdong: kesalahan-kesalahan sederhana membuat mereka kehilangan pertandingan.

Xu Jie tampil luar biasa: 36 menit bermain, 10/17 tembakan, 4/8 tiga poin, mencetak 25 poin, 5 rebound, dan 11 assist. Ia hampir sendirian menarik timnya bertahan. Namun bantuan dari rekan-rekannya sangat minim…

Pemain yang paling mengecewakan? Tanpa ragu: Zhang Haojia.

Dengan absennya Cui Yongxi, Zhang mendapat menit bermain lebih banyak — tapi performanya buruk total. Hampir 16 menit bermain, ia hanya mencetak 4 poin dengan akurasi 1/6, ditambah 1 turnover dan 4 foul. Benar-benar tampilan “bencana”.

Saat Guangdong mencoba mengejar, Zhang bukan hanya gagal saat tembakan tiga poin kosong, ia bahkan dua kali gagal layup tanpa penjagaan: satu reverse layup gagal, satu fast break layup pun meleset. Dua peluang emas itu mematikan momentum tim.

Yang paling membuat geleng kepala: di momen penentuan, ia mengambil rebound belakang tanpa ada pemain lawan di dekatnya… lalu men-tap bola keluar lapangan sendiri. Sullinger hanya bisa tertegun, sementara pelatih Du Feng tersenyum pahit.

Tembakan kosong meleset, layup kosong gagal, rebound tak bisa dipegang — performa Zhang membuat netizen marah besar:

  • “Turunin saja!”
  • “Pensiun saja, masa layup kosong saja gagal?”
  • “Dia sebenarnya melakukan apa di lapangan?”
  • “Kalau pemain seperti ini masih main di liga top, gimana level basket kita?”

Perdebatan pun semakin memanas.

Bagaimana pendapatmu soal performa Zhang Haojia?

接著讀

Emosional! Enzo Fernández Juara 6 Final Internasional, Jadi Pemain Pertama yang Raih Piala Dunia & Piala Dunia Antarklub Format Baru

Pada 14 Juli waktu Beijing, Chelsea menaklukkan Paris Saint-Germain dengan skor meyakinkan 3-0 dalam final perdana FIFA Club World Cup edisi baru. Gelandang Chelsea, Enzo Fernández, tak kuasa menahan tangis setelah pertandingan. Di usia 24 tahun, bintang Argentina ini bukan hanya membawa timnya meraih trofi, tapi juga mencetak rekor sempurna: menang di semua 6 final internasional yang diikutinya. Ia kini menjadi pemain pertama yang memenangkan Piala Dunia dan Piala Dunia Antarklub format baru—sebuah pencapaian luar biasa yang menjadikannya juara sejati di usia muda.

423 天前