Masih Ada yang Pakai Kalkulator? Casio Ternyata Menjual 39 Juta Unit Setiap Tahun
Pasar kalkulator global ternyata masih menunjukkan vitalitas yang kuat hingga hari ini, terutama di ...
Pasar kalkulator global ternyata masih menunjukkan vitalitas yang kuat hingga hari ini, terutama di negara-negara yang pasokan listrik dan koneksi internetnya belum sepenuhnya stabil. Di tengah gempuran teknologi canggih, keberadaan kalkulator tetap relevan dan dibutuhkan.
Meski berbagai alternatif modern telah bermunculan, penjualan kalkulator di sejumlah wilayah dunia masih tergolong tinggi. Senior General Manager Divisi Edukasi Casio, Tomoaki Sato, menegaskan bahwa kalkulator tetap menjadi alat paling andal untuk perhitungan matematika. Berbeda dengan chatbot yang berpotensi menghasilkan “halusinasi”, kalkulator selalu memberikan jawaban yang akurat dan konsisten. Ia juga mengakui bahwa kalkulator pribadi untuk kebutuhan bisnis kini memang kian jarang digunakan karena telah tergantikan oleh ponsel pintar dan peramban web. Sementara itu, kemampuan model kecerdasan buatan bahkan telah berkembang hingga mampu menyaingi manusia dalam kompetisi matematika tingkat internasional.
Walaupun permintaan pasar secara umum menunjukkan tren penurunan, Casio tetap mempertahankan skala produksi dan penjualan yang besar. Pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2025, Casio berhasil menjual sekitar 39 juta unit kalkulator standar dan ilmiah ke lebih dari 100 negara di seluruh dunia. Sebagai perbandingan, pada tahun fiskal 2019–2020 penjualan masih mencapai 45 juta unit, sebelum pandemi COVID-19 sempat menekan angka penjualan hingga turun ke level 31 juta unit.
Casio sendiri didirikan oleh Tadao Kashio pada tahun 1946, dan sepuluh tahun kemudian mencetak sejarah melalui peluncuran Model 14-A, kalkulator meja elektronik pertama di dunia yang menggunakan teknologi relai. Dalam beberapa tahun terakhir, Casio juga menghadirkan kembali salah satu produknya yang paling legendaris, yakni Casio Mini versi modern. Produk yang pertama kali dirilis pada 1972 ini dahulu langsung meraih popularitas berkat desainnya yang ringkas serta harga yang terjangkau.
Managing Director Casio Thailand, Ryohei Saito, menjelaskan bahwa kalkulator masih sangat diminati di wilayah-wilayah dengan koneksi internet yang tidak stabil. Hal ini karena kalkulator merupakan perangkat yang dirancang khusus untuk tujuan tertentu, dengan optimalisasi tinggi terhadap fungsi dan aturan matematika yang spesifik.
Keunggulan lain yang tak kalah penting adalah faktor harga. Kalkulator jauh lebih murah dibandingkan ponsel pintar, apalagi komputer desktop atau laptop. Banyak model juga dapat beroperasi dengan baterai biasa atau tenaga surya, sebuah keunggulan krusial bagi negara berkembang. Sato mengonfirmasi bahwa Casio kini secara aktif memfokuskan ekspansi bisnisnya ke pasar-pasar tersebut demi mendorong pertumbuhan jangka panjang.
Bagi pelajar dan profesional yang masih mengandalkan kalkulator, kecepatan respons dan umpan balik sentuhan menjadi nilai tambah yang sulit tergantikan. Andal, fokus pada tugas, serta ekonomis, kalkulator tetap mempertahankan posisinya sebagai perangkat bernilai tinggi—bahkan bagi sebagian orang, lebih bermakna dibandingkan banyak teknologi lain yang pernah mereka gunakan sejak masa sekolah.
Pemerintah Jepang Kembali Salurkan Cadangan Beras untuk Kendalikan Lonjakan Harga
Untuk meredam lonjakan harga beras akibat gagal panen yang dipicu suhu ekstrem, pemerintah Jepang pada 11 Juni meluncurkan penyaluran cadangan beras kelima tahun ini, dengan total 120.000 ton beras hasil panen 2021. Jika permintaan tinggi, 100.000 ton beras dari panen 2020 akan menyusul. Penyaluran sebelumnya memicu antrean panjang dan pembelian massal di berbagai daerah.
Perbaikan Lapisan Ozon Ternyata Punya Efek Samping: Penelitian Ungkap Bumi Bisa Semakin Panas
Pemanasan global diperkirakan akan berlangsung lebih cepat daripada yang diprediksi para ilmuwan seb...
Lenovo Laiku BELLATOR Siap Luncurkan Produk Baru Oktober Ini — Diduga Sebuah PC Desktop All-in-One
4 Oktober — IT Home News — Sub-merek Lenovo, Laiku BELLATOR (dikenal sebagai “Fighter”), kembali mem...
Lebih Banyak Waktu untuk Keluarga! Legenda F1 Jenson Button Resmi Umumkan Pensiun
30 Oktober — Mantan juara dunia F1 dan legenda balap asal Inggris, Jenson Button, resmi mengumumkan ...
Raja Baru Duke Meledak dengan 35+9 Pecahkan Rekor 30 Tahun! Dua Kali MVP Buktikan Kualitasnya, Media AS Dukung Calon Pilihan Nomor 1 Draft!
Pada 28 November waktu Beijing, kompetisi NCAA kembali berlanjut, dan Duke University berhasil menga...
Update Liga Champions: Mbappé Samai Rekor Ronaldo, Real Madrid Keok vs Benfica, 5 Tim Premier League di 8 Besar
Dini hari 29 Januari, putaran terakhir babak grup Liga Champions 2025-26 berlangsung dengan 18 perta...
Kapten Timnas Tiongkok U-23 Akan Dipinjamkan ke Klub League One Inggris—Jangan Diremehkan! Liga Peringkat 31 Dunia Ini Jelas Mengungguli CSL
Pada 31 Januari (waktu Beijing), sejumlah media domestik yang kredibel mengonfirmasi bahwa kapten Ti...
Kenaikan harga tak mengusir pendengar; Spotify membukukan kinerja yang mengesankan
(Stockholm, 11) Spotify mencatat kinerja yang mengejutkan pasar, dengan strategi kenaikan harga terb...
🏓 Lin Yun-Ju Tak Terbendung: 10 Kali Bertemu, 10 Kali Menang!
Di WTT Singapore Smash, Lin Yun-Ju kembali menunjukkan kelasnya dengan mengalahkan Patrick Franziska...
LeBron James Bertahan di Lakers Satu Musim Lagi? Daya Tarik Uang dan Keluarga Sulit Ditolak
LeBron James kembali mencetak sejarah. Dengan kemenangan terbarunya, total kemenangan gabungan musim...
Song Hye-kyo Tampil Elegan di Acara Perhiasan Paris — Di Usia 44 Tahun Dipuji sebagai “Dewi Awet Muda”
(Paris, 24 April) Aktris Korea Selatan Song Hye-kyo yang kini berusia 44 tahun tampil memukau di seb...
Bernice Liu Dikhabarkan Bercinta dengan Hartawan Berusia 70 Tahun, Kemunculan Bersama di Instagram Berulang Kali Cetus Spekulasi Hubungan
HONG KONG, 3 Juli – Bekas pelakon TVB Bernice Liu, 47, menjadi perhatian selepas dilaporkan menjalin...