2026年9月10日

Raja Baru Duke Meledak dengan 35+9 Pecahkan Rekor 30 Tahun! Dua Kali MVP Buktikan Kualitasnya, Media AS Dukung Calon Pilihan Nomor 1 Draft!

Pada 28 November waktu Beijing, kompetisi NCAA kembali berlanjut, dan Duke University berhasil menga...

Pada 28 November waktu Beijing, kompetisi NCAA kembali berlanjut, dan Duke University berhasil mengalahkan Arkansas 80–71 untuk meraih delapan kemenangan beruntun. Sorotan utama pertandingan ini langsung tertuju pada raja baru Duke, Cameron Boozer, yang sejak awal tip-off langsung mendominasi lapangan. Ia mampu melakukan segalanya—tembakan tiga angka, driving kuat ke ring, menciptakan assist, hingga pertahanan agresif. Pemain muda setinggi 6’8’’ berusia 18 tahun ini benar-benar luar biasa.

Dalam laga ini, Boozer bermain selama 36 menit, mencetak 35 poin, 9 rebound, 3 assist, dan 2 steal dari 18 tembakan dengan 13 yang masuk, serta 2 dari 4 tembakan tiga angka. Ia mencatat efisiensi mencengangkan: 72.2% field goal dan 50% dari garis tiga angka. Siapa pun yang menonton cuplikan pertandingannya pasti merasakan betapa eksplosif bakat anak ini—ia baru berusia 18 tahun pada bulan September lalu, namun sudah tampil seperti pemain profesional matang.

Sebelum memasuki dunia kampus, Boozer telah menjadi sosok dominan dalam kompetisi internasional junior: di U16 FIBA Americas, ia rata-rata mencetak 16.8 poin, 9.8 rebound, dan 1.2 assist sambil membawa AS menjadi juara; di Piala Dunia U17, ia kembali membantu AS juara dengan rata-rata 20.1 poin, 9.9 rebound, dan 2.1 assist. Ia juga menyandang gelar MVP U16, MVP U17, serta dinobatkan sebagai National Player of the Year pada 2023 dan 2025—prestasi yang membuat namanya dikenal di seluruh negeri bahkan sejak masa SMA.

Dalam dua minggu membela Duke, ia telah menorehkan dua pertandingan dengan 35 poin. Dalam sejarah Duke, hanya nama-nama besar seperti Zion Williamson yang pernah mencetak angka serupa, sementara rekor poin terbanyak satu pertandingan masih dipegang Kyle Filipowski dengan 42 poin.

Bukan hanya itu, Boozer juga menjadi satu-satunya pemain dalam 30 tahun terakhir NCAA Divisi I yang mampu mencatat minimal 175 poin, 75 rebound, 25 assist, dan tidak lebih dari 10 turnover dalam delapan pertandingan pertama musim—dan melakukannya sambil menjaga tim tetap tak terkalahkan.

Sehari sebelumnya, Bleacher Report merilis prediksi NBA Draft 2026, menempatkan Cameron Boozer di posisi kedua untuk Atlanta Hawks lewat pick dari Pelicans, sementara pilihan pertama jatuh kepada Patterson. Namun media AS, FV, mengunggah data dan highlight Boozer dan menulis: “Menonton pertandingan ini membuat saya merinding—ini mungkin salah satu performa pemain kampus terbaik musim ini. Beginilah seharusnya penampilan calon pilihan nomor satu draft.”

Saat ini Boozer mencatat rata-rata 22.8 poin, 9.8 rebound, 3.9 assist, dan 1.87 steal dalam 29.5 menit per pertandingan, dengan akurasi tembakan 57% dan tiga angka 39%. Angka-angkanya berbicara sendiri—bintang muda Duke ini benar-benar luar biasa.

接著讀